rivalitas

Ternyata, Lionel Messi Senang Bersaing dengan Ronaldo

POJOKSATU.id, CAMP NOU – Kapten Barcelona, Lionel Messi kini mulai berani bicara blak-blakan soal rivalitas ‘abadinya’ dengan Cristiano Ronaldo.
Dalam sepuluh tahun terakhir, Messi dan Ronaldo adalah selebritis lapangan hijau dan bersaing sengit di dalam dan di luar lapangan.
Mereka silih berganti memenangkan berbagai penghargaan dan trofi, baik untuk klub maupun untuk diri mereka sendiri.
Mengejutkan, Ini Pengakuan Lionel Messi Soal Neymar
Sejauh ini, baik Messi maupun Ronaldo sendiri telah mengoleksi masing-masing 5 Ballon d’Or setelah dominasi duopoli tersebut dipatahkan gelandang Real Madrid, Luka Modric yang sukses memenangkan Bola Emas tersebut tahun ini.
Namun, rivalitas keduanya kini sedikit surut menyusul kepergian Ronaldo dari Real Madrid menuju raksasa Serie A Italia, Juventus.
Pasalnya, kini tak ada lagi pertarungan langsung di dalam lapangan yang selama ini telah tersaji dalam satu dekade terakhir, baik di La Liga, Copa del Rey, maupun ajang-ajang lainnya.
Messi sendiri kini mengaku sedikit merindukan momen rivalitas tersebut, karena baginya kondisi tersebut tidak hanya berdampak positif bagi keduanya, namun juga bagus untuk fans.
“Rivalitas saya dengan Cristiano terasa sangat sehat dan bagus untuk fans,” tutur Leo Messi dikutip Pojoksatu.id dari Marca.
Namun, Messi memberikan sinyalemen jika era dirinya perlahan sudah mulai berlalu, seiring hadirnya sosok-sosok baru yang akan segera menggantikan era keemasan Messi-Ronaldo.
Karena itu, Messi menegaskan saat namanya tak masuk dalam tiga nominasi besar Ballon d’Or tahun ini, ia tak merasa kaget.
“Ketika mendengar nomine Ballon d’Or, saya langsung tahu bahwa saya tidak punya peluang (untuk menang),” ucapnya.
Lagipula, ia mengaku telah mendapatkan segalanya di lapangan hijau. “Saya mencintai sepakbola, tetapi keluarga di atas segalanya,” ujar pemain yang kini berusia 31 tahun itu.
(qur/pojoksatu)

Tanpa Rivalitas Lionel Messi dan Ronaldo, La Liga Lebih Berkualitas!

POJOKSATU.id, MADRID – Pentas La Liga akan kehilangan megabintang Barcelona, Lionel Messi setidaknya dalam tiga pekan ke depan.
Leo Messi harus menepi setelah mengalami cedera cukup parah di laga kontra Sevilla di Camp Nou dalam lanjutan La Liga pekan ke 9, akhir pekan kemarin.
Daya tarik La Liga pun diyakini akan menurun terlebih mereka baru saja kehilangan Cristiano Ronaldo yang memutuskan hengkang dari Real Madrid menuju Juventus.
Lionel Messi – Cristiano Ronaldo
Praktis La Liga kehilangan rivalitas kelas atas antara Messi dan Ronaldo yang selama ini menjadi daya tarik dan pasar yang sangat menjanjikan bagi La Liga.
Namun demikian, menurut pelatih Atletico Madrid, kondisi tersebut justru sangat bagus dalam menciptakan iklim kompetisi yang kompetitif.
Terbukti, persaingan di papan atas kini tak lagi didominasi oleh timnya, Real Madrid dan Barcelona. Tim seperti Sevilla, Espanyol dan Deportivo Alaves pun turut memanaskannya.
Barcelona berada di puncak klasemen dengan 18 poin, namun cuma terpaut satu poin dari Deportivo Alaves, dua poin dari Sevilla dan Atletico Madrid, dan empat poin dari Real Madrid.
“Saat ini La Liga terasa fantastis, mungkin boleh dikatakan semrawut dalam arti positif, karena semua tim bersaing ketat untuk merebut poin,” kata Simeone seperti dikutip dari Diario AS.
“La Liga terasa lebih kompetitif ketimbang saat Ronaldo dan Messi menjadi penentu jalannya kompetisi,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)