W88top casino trực tuyến

Robin Van Persie

Robin Van Persie Sebut Dua Mantan Klubnya Berpotensi Juarai Liga Europa

POJOKSATU.id, JAKARTA – Robin van Persie mengatakan, dua mantan klubnya Manchester United dan Arsenal berpotensi menjuarai Liga Europa.
Manchester United dan Arsenal tengah berjuang keras di Liga Inggris untuk masuk zona Liga Champions musim depan.
Saat ini, tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer berada di urutan ketujuh, sementara pasukan Mikel Arteta tertinggal empat poin di urutan ke-10.
Meski begitu, Van Persie masih mendukung kedua tim tersebut sebagai klub favorit untuk mengangkat trofi pada Mei mendatang.
Selain itu, Persie menilai Ajax juga memiliki potensi untuk menjadi juara setelah terlempar dari Liga Champions.
“Arsenal dan Manchester (United) tentu saja favorit untuk memenangkan kompetisi,” kata Persie kepada Omnisport.
“Ajax tersingkir dari Liga Champions dengan cara yang sulit, yang juga merupakan bagian dari sepakbola, sayangnya. Mereka juga memiliki peluang untuk memenangkan Liga Europa, mereka memiliki skuad yang sangat bagus,” sambungnya.
Untuk diketahui, Setan Merah dan Arsenal akan kembali berjuang di Liga Europa pada Jumat (21/2) dini hari WIB.
Sesuai jadwal, Setan Merah akan berhadapan dengan Club Brugge, Arsenal menghadapi Olympiakos dan Ajax akan menghadapi Getafe.
(zul/pojoksatu)
The post Robin Van Persie Sebut Dua Mantan Klubnya Berpotensi Juarai Liga Europa appeared first on Pojoksatu.id.

MU Kalah, Robin Van Persie Kritik Solskjaer

POJOKSATU.id, JAKARTA – Robin van Persie melontarkan kritik pada Ole Gunnar Solskjaer usai kekalahan Manchester United dari Newcastle.
Mantan pemain United ini mempertanyakan kemampuan Solskjaer dalam menangani tim.
“Anda dapat melihat dia mengalami kesulitan di sana, jika saya boleh jujur,” ujarnya kepada Optus Sport.
“Saya mengerti jika Anda adalah manajer Manchester United di periode yang sulit. Jadi dia mencari kata-kata, mungkin dia memilih beberapa yang salah. Karena sebagai pemain, apa artinya itu, ‘menjernihkan pikiran pemain’, apa artinya?
“Jika Anda seorang pemain Anda berpikir, ‘pikiran saya baik-baik saja’,” sambungnya.
Menurut Persie, sebagai manejer, memang tugasnya untuk memperbaiki keadaan dan membuat kepercayaan diri pemain yang rendah menjadi tinggi.
“Ketika tim Anda terlalu percaya diri, hingga menjadi berlebih (jemawa), Anda harus membuatnya kembali imbang lagi,” tuturnya.
“Berdasarkan wawancara, dan apa yang saya lihat di pertandingan, saya tidak yakin apakah dia benar-benar tahu bagaimana menemukan tombol di sana,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Robin Van Persie Yakin Ajax Bisa Kalahkan Tottenham Hotspur

POJOKSATU.id, JAKARTA – Robin van Persie memberikan dukungan pada Ajax Amsterdam sebagai wakil Belanda di Liga Champions.
Meski pun rival di liga domestik, Van Persie yakin jika Ajax bisa mengatasi Tottenham Hotspur untuk melaju ke babak final.
Dukungan ini juga diberikan berdasarkan pertimbangan perjalanan Ajax di Liga Champions sebelum akhirnya sampai ke babak semifinal.
Ajax berhasil menyingkirkan Juventus, sedangkan Tottenham menyingkirkan Manchester City.
Karena itu, pada laga leg pertama Rabu (1/5) nanti, Van Persie yakin Ajax bakal menang. Terlebih lagi, Tottenham akan bermain tanpa pemain andalan Harry Kane.
“Saya tidak melihat Ajax melawan Juventus. Saya melihat Manchester City melawan Tottenham. Saya pikir Ajax adalah favorit di semi final karena Tottenham bermain tanpa Harry Kane,” ujarnya.
(zul/pojoksatu)

Usai Cetak Gol Indah, Robin Van Persie Diganjar Kartu Merah

POJOKSATU.id, FEYENORD – Di usianya yang sudah tak muda lagi untuk ukuran pemain Eropa, yakni 35 tahun, Robin van Persie ternyata masih mampu menunjukkan kelasnya.
Mantan bintang MU yang kini bermain untuk Feyenord itu bahkan baru saja menunjukkan aksi ciamiknya dengan mencetak gol berkelas di laga kontra Vitesse dalam lanjutan Eredivisie Belanda pekan ke-7, belum lama ini.
Gol Van Persie itu pun bahkan menjadi penentu kemenangan timnya di pertandingan tersebut, meski harus berakhir tragis setelah  ia diusir wasit jelang laga usai setelah diganjar kartu merah.

Dikutip dari Goal, gol van Persie di menit 87 itu sendiri terbilang spesial setelah ia melakukannya lewat tendangan bebas yang melengkung cantik di sisi luar pagar betis Vitesse. Ini menjadi gol keenamnya di Eredivisie musim ini.
Namun, berselang beberapa menit setelah mencetak gol, mantan penggawa Timnas Belanda itu justru diganjar kartu merah.
Penyebabnya, saat pertandingan memasuki menit tambahan alias injury time, van Persie melakukan tekel dari belakang terhadap bek VItesse Max Clark.
Selain van Persie, dua pemain Vitesse, Danilho Doeki dan Thomas Bruns juga diganjar kartu merah di pertandingan yang berlangsung keras tersebut.
Berikut aksi Robin van Persie saat mencetak gol sekaligus diganjar kartu merah:
(qur/pojoksatu)