ryan giggs

Anthony Martial Diminta Tingkatkan Level Bermain

POJOKSATU.id, JAKARTA – Anthony Martial diminta untuk meningkatkan level bermainnya di Manchester United.
Hal ini disampaikan Ryan Giggs agar Martial bisa jadi striker top Eropa.
Bukan tanpa alasan, Giggs menyampaikannya tentu mengetahui kemampuan sang pemain. Terlebih ia pernah melatihnya saat Louis van Gaal menjadi manajer United pada 2014-2016 lalu.
“Saya pernah bekerja dengannya (Martial) dan dia bisa melakukannya (meningkatkan level bermain). Dia kuat, bisa menahan bola, dan penyerang sentral yang bagus,” ucap Giggs dilansir dari Manchester Evening News.
“Bola datang, (Martial) mengontrolnya, menahan bola dan mengontrolnya masuk ke area penalti, saya pikir dia menjanjikan. Dia harus melakukannya selama 90 menit. Jika saya Ole Gunnar Solskjaer, menyaksikannya, saya akan sangat senang dengan performanya secara menyeluruh,” sambungnya.
Untuk diketahui, musim ini Martial tercatat sudah mencetak dua gol. Ia berpeluang menambah koleksi golnya saat lawan Crystal Palace, Sabtu (24/8) mendatang.
(zul/pojoksatu)

Sejumlah Pemain Pilih Hengkang dari MU, Ryan Giggs Tidak Heran

POJOKSATU.id, JAKARTA – Legenda Manchester United, Ryan Giggs mengaku tidak heran dengan kepergian sejumlah pemain dari Old Trafford.
Ia menilai, hal ini dampak dari penurunan United secara signifikan pasca ditinggal Sir Alex Ferguson pada 2013 lalu.
“Selama bertahun-tahun belakangan pemain ingin pergi, saya pikir ini (pemain hengkang) bukan hal yang aneh lagi. Sekarang ini menjadi sorotan karena United tidak tampil sebagus yang mereka lakukan 10-15 tahun lalu,” ujar Giggs dilansir Goal.
Dalam kesempatan tersebut, Giggs juga mengomentari soal kepergian Romelu Lulaku ke Inter Milan.
Giggs menduga, alasan Lukaku memilih pergi karena gaya mainnya yang tidak sesuai dengan filosofi sepak bola Ole Gunnar Solskjaer.
Solskjaer pun terlihat lebih memilih Marcus Rashford dan Anthony Martial sebagai ujung tombak tim.
“Lukaku, dengan gaya yang coba dimainkan Ole, dengan adanya Anthony Martial, Marcus Rashford, dan Mason Greenwood, mungkin dia berpikir ‘Mungkin saya tak akan banyak bermain dengannya’,” ucapnya.
“Dia bukan pemain yang dapat bermain reguler. Dia pemain yang dapat tampil, memainkan seluruh laga dan akan mencetak gol-gol, tapi dia bukan pemain reguler. Saya pikir Ole melihat itu dan mungkin Lukaku juga,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Alasan Ryan Giggs Minta MU Jangan Pecat Mourinho

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Legenda Manchester United, Ryan Giggs memperingatkan mantan klubnya untuk tetap memertahankan Jose Mourinho kendati Setan Merah kini sedang dalam performa kurang apik.
Giggs menilai, jika MU memecat Mourinho maka dapat menemukan diri mereka dalam posisi yang sama dalam 12 bulan ke depan atau beresiko memasuki lingkaran ketidakstabilan yang kronis.
“Mereka sedang mengalami masa sulit tetapi berubah sekarang dan mereka akan berada di posisi yang sama dalam setahun atau lebih,” kata pelatih Timnas Wales itu seperti dikutip dari Diario AS.

“Saya percaya dia harus mempertahankan pekerjaannya dan saya pikir masalah akhir-akhir ini adalah perencanaan ke depan,” sebutnya.
Jose Mourinho memang sedang dalam sorotan tajam menyusul hasil kurang mengesankan timnya sejauh ini.
Menelan tiga kekalahan mengawali Liga Primer Inggris musim ini, MU juga baru saja bermain imbang di Liga Champions di Old Trafford.
Namun, Giggs optimistis kondisi ini akan segera berlalu. “Jadi, hanya mengambil stok, mereka akan melalui waktu yang sulit, tetapi pendirianku belum berubah,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Legenda Manchester United Ini Jagokan Liverpool Juara

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Liverpool tampil impresif sejauh ini mengawali musim 2018/19 Liga Primer Inggris.
Hingga pekan ketujuh, The Reds sukses berbagi tempat dengan Manchester City sebagai pemuncak klasemen sementara dengan nilai sama 19 poin.
Dari tujuh pertandingan yang telah dilakoni skuat besutan Jurgen Klopp, Mohamed Salah dan koleganya belum pernah kalah, hanya sekali bermain imbang dengan Chelsea di pekan ini.

Atas fakta pertandingan tersebut, legenda Manchester United, Ryan Giggs pun tak sungkan untuk menjagokan Liverpool sebagai favorit juara Liga Premier Inggris 2018/2019.
Giggs melihat impresivitas Liverpool di musim ini tidak terlepas dari kekuatan yang berimbang antar pemain dan di semua lini.
Sang manajer, sebut Giggs, mampu memadupadankan pemain muda dengan pemain yang telah berpengalaman untuk mengkreasi permainan.
“Liverpool mempunyai pemain yang sudah ada di klub selama beberapa tahun, serta pemain muda yang bisa belajar dari pengalaman Jordan Henderson dan James Milner. Perpaduan tim Liverpool bagus,” tutur Giggs seperti dikutip dari ESPN.
Jika Liverpool mampu konsisten hingga akhir musim, maka besar kemungkinan Liverpool akan tampil menjadi kampiun musim ini.
“Pada beberapa pertandingan, saat Liverpool tidak bermain bagus pun masih tetap bisa menang. Itu tentu membahayakan bagi tim-tim lainnya yang mengincar juara,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)