sadio mane

Sadio Mane Ingatkan Liverpool Waspadai Erling Haaland

POJOKSATU.id, JAKARTA – Sadio Mane mengingatkan rekan setimnya di Liverpool untuk mewaspadai pemain RB Salzburg, Erling Haaland.
Diketahui, kedua tim akan bertemu pada laga lanjutan Liga Champions, Kamis (3/10) dini hari WIB.
Liverpool memang lebih diunggulkan, meski begitu, Sadio Mane mengingatkan untuk tetap waspada. Terlebih pada Erling Haaland.
Bukan tanpa alasan, Mane mengaku sudah melihat permainan Erling Haaland bersama Salzburg. Haaland dinilai sebagai pemain yang bagus.
Di Liga Champions, di laga pertama kontra Genk, Haaland berhasil mencetak tiga gol dan mengantarkan timnya menang telak dengan skor 6-2.
“Ya, saya sudah melihat bagaimana performa Erling Haaland di musim 2019/20. Saya menonton liga Austria, terutama saat Salzburg bermain. Dia adalah pemain yang bagus,” ujarnya dilansir​ Mirror.
“Kompetisi liga Austria sangat bagus. Saya membela Salzburg selama dua setengah tahun dan bertemu orang-orang hebat di dalam klub. Mereka juga memiliki beberapa pemain hebat, sangat penting bagi ​Liverpool untuk tetap waspada dan berhati-hati,” sambungnya.
(zul/pojoksatu)

Adrian Puji Sadio Mane dan Salah

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kiper Liverpool Adrian mengungkapkan hubungannya dengan Sadio Mane dan Mohamed Salah.
Diakui Adrian, dirinya memiliki hubungan yang dekat dengan keduanya selain di dalam lapangan.
“Mereka adalah pemain yang bagus secara individu, tetapi mereka adalah teman baik di ruang ganti juga dan Anda dapat melihat perasaan itu di lapangan,” katanya kepada liverpoolfc.com.
Adrian mengaku senang bisa bekerja sama dengan Mane juga Salah.
“Saya sangat senang untuk mereka karena mereka melakukannya dengan sangat baik, mereka memiliki koneksi yang bagus di antara mereka,” ucapnya.
“Saya bermain melawan mereka berkali-kali (saat membela West Ham), sekarang saya bermain dengan mereka dan saya menikmati bagaimana mereka bermain dari belakang,” sambungnya.
Diketahui, Adrian San Miguel jadi sorotan setelah berubah menjadi sosok pahlawan dalam kemenangan Liverpool di Piala Super UEFA, Kamis (15/8) lalu.
Pada pertandingan tersebut, Liverpool dan Chelsea harus menyelesaikan pertandingan lewat adu penalti setelah imbang 2-2.
Dalam drama adu penalti, Adrian sukses menggagalkan eksekusi algojo pemungkas Chelsea Tammy Abraham di Vodafone Park, Istanbul, Turki. Liverpool pun menang 5-4 dari Chelsea.
Adrian sendiri diketahui kiper baru Liverpool. Ia melakoni debut pada laga pekan pembuka Premier League melawan Norwich City di Anfield.
Ketika itu, ia masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-38 lantaran Alisson Becker menderita cedera betis.
Adrian berpeluang mengawal gawang Liverpool selama beberapa pekan ke depan, mengingat Alisson harus menepi untuk pemulihan cederanya.
(zul/pojoksatu)

Jika Juara Piala Afrika, Pemain Ini Bisa Singkirkan Salah Sebagai Kandidat Kuat Peraih Ballon D’Or

POJOKSATU.id, MESIR – Setelah dua musim berseragam Liverpool, Mohamed Salah kini menjelma menjadi salah satu striker terbaik di dunia. Sukses membawa The Reds menjuarai Liga Champions musim lalu, membuat Salah layak masuk kandidat peraih Ballon d’Or tahun ini.
Tapi di Liverpool, bukan cuma Salah yang menonjol. Sadio Mane juga kerap mencuri perhatian dan menunjukkan konsistensi performa.
Bahkan di level internasional, Mane mungkin selangkah lebih di depan dari Salah. Faktanya, Mane akan tampil di final Piala Afrika 2019 Mesir, Jumat (19/7/2019) malam waktu setempat atau Sabtu (20/7/2019) dini hari WIB.
Mane akan memimpin Timnas Senegal menghadapi Aljazari. Sementara Salah yang membela tuan rumah sudah lebih dulu tersingkir di turnamen ini.
Senegal belum pernah memenangkan Piala Afrika dan tahun ini bisa Mane dan kolega bisa membuat sejarah meski Senegal bukan unggulan di turnamen ini.
Jika pemain berusia 27 tahun itu membawa Senegal juara, tidak hanya akan memperkuat statusnya di Senegal tetapi juga memperkuat klaimnya untuk dinobatkan sebagai pemenang Ballon d’Or tahun ini.
Mane adalah satu dari empat pemain Liverpool – bersama dengan Salah, Virgil van Dijk dan Alisson – berada di antara enam favorit untuk mengklaim penghargaan individu yang didambakan setelah kemenangan gemilang Liga Champions klub.
Dua pemain lain yang mendapati diri mereka tertinggi dalam peluang bandar taruhan, secara mengejutkan, adalah Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Eksploitasi luar biasa mereka dengan Barcelona dan Real Madrid memastikan duo ini memiliki cengkeraman 10 tahun di Ballon d’Or hingga Luka Modric mematahkannya pada 2018.
Pakar sepak bola Afrika Ed Dove menilai Mane, yang telah mencetak tiga gol dalam lima start di turnamen, berpeluang memenangkan AFCON malam ini. Dan itu akan mengarahkannya mengambil penghargaan individu bergengsi 2019.
Tapi Dove, berbicara di podcast Red Blood untuk melihat pratinjau final di Stadion Internasional Kairo, yakin bahwa Mane dan Salah, memiliki peluang besar untuk memenangkan Ballon d’Or di tahun-tahun mendatang.
(fat/pojoksatu)

Sadio Mane Layak Raih Ballon D’Or 2019

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelatih timnas Senegal Aliou Cisse menilai jika Sadio Mane layak meraih Ballon d’Or 2019.
Cisse menuturkan hal ini tak lepas dari prestasi yang ditorehkan Sadio Mane selama ini.
“Mengapa tidak? Sadio Mane sudah bekerja keras tidak hanya pada tahun ini tetap juga sejak tahun 2011,” ucap Cisse dilansir Goal International.
“Saya mengenalnya dan dia pemain dengan disiplin yang tinggi dan dengan profesionalisme yang tinggi. Saya sudah mengamatinya sejak dia di Austria dan Southampton sampai dia pindah ke Liverpool,” sambungnya.
Saat ini, Sadio Mane tengah membela negaranya Senegal di Piala Afrika 2019.
Ini bisa jadi pembuktian baginya, setelah berhasil mengantarkan klubnya Liverpool juara Liga Champions.
“Menjadi juara Piala Afrika akan menjadi bagian dari itu dan bisa membawanya selangkah lebih dekat untuk Ballon d’Or. Saya rasa, dia pantas menang,” ungkap sang pelatih.
(zul/pojoksatu)

Sadio Mane Tegaskan Tak Iri pada Salah

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pemain Liverpool Sadio Mane menegaskan tidak iri pada rekan satu timnya Mohamed Salah.
Mane mengatakan, dirinya senang Salah mendapatkan popularitas lebih darinya.
“Saya pikir musim lalu, dan sampai sekarang pada kenyataannya, Mo sudah luar biasa. Jika Anda ingin memenangkan sesuatu sebagai tim, tentu saja Anda membutuhkan pemain seperti ini,” katanya kepada Mirror.
“Jadi kamu menggunakan kekuatan di timmu. Mo adalah pencetak gol terbanyak, dan dia mencetak gol di level luar biasa untuk kami.
“Jika dia tidak ada di sana, kita mungkin tidak akan masuk ke Liga Champions, karena dia mencetak begitu banyak tujuan penting,” sambungnya.
Lebih lanjut, Mane menegaskan jika yang terpenting baginya adalah Liverpool menang.
“Bagi saya, hal terpenting adalah memenangkan sesuatu. Dia bisa mencetak gol, atau Bobby Firminho atau saya, itu tidak masalah. Saya pikir sebagai tim kami melakukan segalanya sebagai tim, kami semua berkontribusi. Kiper, pemain bertahan, lini tengah, semuanya,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Jelang Final, Sadio Mane Ungkap Nyaris Gabung Manchester United

POJOKSATU.id, JAKARTA – Jelang final Liga Champions, Minggu (2/6) dini hari, Sadio Mane buat pengakuan mengejutkan.
Dirinya mengatakan nyaris bergabung dengan Manchester United pada 2016 lalu.
Dikatakan dirinya bahkan sempat melakukan pertemuan dengan pihak United, sebelum akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan Liverpool.
Sebab, di waktu yang hampir bersamaan, Jurgen Klopp menghubungi.
“Ya, saya sangat, sangat dekat karena saya bahkan bertemu dengan mereka. Jadi saya datang, saya ada di sana dan saya berbicara dengan bos yang ada di sana sebelumnya (Van Gaal),” kata Mane kepada Mirror.
“Mereka mengajukan penawaran, tetapi pada minggu yang sama, Klopp memanggilku.
“Ia katakan: ‘Saya pikir itu klub yang tepat. Pelatih yang tepat untuk Anda, dan saya pikir lebih baik Anda pergi ke Liverpool’.
“Bagi saya, saya pikir itu adalah waktu yang tepat juga. Saya berkata, ‘Saya akan ke Liverpool’,” paparnya.
Terkait final lawan Tottenham, Mane berharap bisa mencetak gol dan membawa kemenangan untuk Liverpool.
(zul/pojoksatu)

Salah dan Mane ‘Berebut’ Gelar Top Skor, Ini Kata Jurgen Klopp

POJOKSATU.id, JAKARTA – Berhasil menyumbang masing-masing dua gol atas kemenangan 5-0 Liverpool lawan Huddersfield, Mohamed Salah dan Sadio Mane kini bersaing memuncaki daftar top skor musim ini.
Saat ini, Salah ada di urutan puncak dengan mengoleksi 21 gol. Sedangkan Mane di urutan kedua dengan 20 gol.
Melihat persaingan kedua anak asuhnya, pelatih Liverpool Jurgen Klopp buka suara.
“Ini sulit. Saya berbicara dengan mereka, saya tidak ingin mereka mengejar lagi atau hal-hal seperti itu,” ujar Kloop kepada Sky Sports saat ditanya soal ‘persaingan’ Salah dan Mane jadi top skor.
“Tapi yang pasti, di momen ini, kita adalah manusia – satu memiliki 21 sekarang dan yang lainnya 20 – jadi (Anda tidak dapat) melepasnya pada saat itu. Keduanya terlihat sangat bagus,” sambungnya.
Berikut daftar top skor Liga Inggris :
1. 21 gol : Mohamed Salah (Liverpool)
2. 20 gol : Sadio Mane (Liverpool)
3. 19 gol : Sergio Aguero (Manchester City); Pierre-Emerick Aubameyang (Arsenal).
4. 17 gol : Harry Kane (Tottenham Hotspur); Raheem Sterling (Manchester City).
5. 16 gol : Eden Hazard (Chelsea); Jamie Vardy (Leicester City).
6. 13 gol : Alexandre Lacazette (Arsenal); Paul Pogba (Manchester United); Roberto Firmino (Liverpool); Richarlison (Everton).
7. 12 gol : Raul Jimenez (Wolverhampton); Romelu Lukaku (Manchester United); Gylfi Sigurdsson (Everton); Son Heung-min (Tottenham Hotspur); Callum Wilson (Bournemouth); Luka Milivojevic (Crystal Palace).
8. 11 gol : Glenn Murray (Brighton & Hove Albion); Joshua King (Bournemouth); Aleksandar Mitrovic (Fulham); Ashley Barnes (Burnley).
9. 10 gol : Anthony Martial, Marcus Rashford (Manchester United); Christopher Wood (Burnley); Lucas Moura (Tottenham Hotspur); Ayoze Perez (Newcastle United); Leroy Sane (Manchester City).
(zul/pojoksatu)

Kemenagan Atas Tottenham, Sadio Mane Sebut Pertanda Bagus bagi Liverpool

POJOKSATU.id, JAKARTA – Sadio Mane optimis Liverpool bakal juara Liga Premier Inggris musim ini.
Ia mengungkapkan hal tersebut usai meraih kemenangan pada laga lawan Tottenham Hotspur.
Diketahui, pertandingan tersebut nyaris berakhir imbang 1-1. Namun, gol bunuh diri Toby Alderweireld di menit ke-90, seolah memberikan pertanda bagus bagi The Reds.
Saat ditanya peluang timnya, Sadio Mane mengaku tak tahu. Pasalnya, mereka masih memiliki sejumlah pertandingan.
Akan tetapi, ia tidak menampik jika kemenangan atas Tottenham kemarin sebagai pertanda bagus.
“Saya tidak tahu karena kami masih memiliki beberapa pertandingan lagi, tetapi itu pertanda bagus.
“Itulah yang membuat Anda lebih termotivasi dan membuat semua orang berkata ‘Ayo, kita bisa melakukannya’ jadi saya pikir itu selalu penting.
“Ini pertanda yang sangat, sangat bagus dan saya pikir semuanya mungkin, jadi mari kita lakukan dan menangkannya,” ujarnya.
Akan tetapi, pemain asal Senegal mengakui Liverpool perlu memenangkan semua pertandingan mereka musim ini jika ingin mengangkat trofi.
“Sejujurnya saya pikir kita perlu memenangkan semua pertandingan, meskipun itu tidak mudah,” ujarnya.
“Tapi kami masih bisa memenangkan setiap pertandingan karena kami tim yang bagus dan kami bermain dengan sangat baik,” tandasnya.
Selanjutnya, Liverpool akan melawan Southampton di Liga Premier pada Jumat malam.
(zul/pojoksatu)

Sadio Mane Bisa Raih Ballon D’Or, Jika…

POJOKSATU.id, JAKARTA – Mantan gelandang Liverpool Salif Diao mengatakan Sadio Mane bisa menjadi pemain terbaik di dunia.
Diketahui, pemain 26 tahun itu muncul sebagai pemain paling penting Jurgen Klopp akhir-akhir ini.
Bahkan, dari kabar terbaru, ia muncul sebagai target transfer kejutan untuk Real Madrid.
“Saya pikir dia ada di atas sana, tetapi kadang-kadang – apakah itu adil atau tidak – para kritikus mengatakan dia tidak mencetak gol yang cukup,” Diao mengatakan kepada Liverpool Echo.
“Saya pikir tahun ini dia melakukan lebih banyak.
“Meskipun tahun ini dia mencetak 20 gol, saya pikir dia bisa mencetak 24 atau 25 gol jika Anda melihat beberapa peluang yang dia lewatkan di awal musim,” paparnya.
Lebih lanjut, Diao menuturkan, untuk gelar Ballon d’Or, Mane bisa mendapatkannya jika Liverpool meraih trofi.
“Tentu saja, jika kita berbicara tentang Ballon d’Or, kamu berbicara tentang piala dan dia harus memenangkan piala. Dia tahu itu.
“Dan siapa pun yang bermain untuk Liverpool juga, sebagai klub, mereka telah bertahun-tahun ‘kelaparan’ karena piala dan sekarang adalah waktu yang tepat.
“Mane on fire, Salah on fire dan sekarang adalah waktu yang tepat untuk membawa trofi kembali,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Bungkam Burnley, Liverpool Kembali Dekati City

POJOKSATU.id, JAKARTA – Liverpool berupaya untuk tetap menjaga peluang meraih Liga Premier Inggris musim ini.
Menjamu Burnley, Liverpool berhasil meraih tambahan tiga poin. Dengan ini, mereka kembali mendekati sang pemuncak Manchester City yang sebelumnya terpaut empat poin.
Sementara itu, jalannya pertandingan, publik tuan rumah sempat tersentak dengan gol cepat yang diciptakan Ashley Westwood.
Gol pembuka dari Burnley ini dicetak saat laga baru berjalan enam menit.
Namun tak berapa lama, Liverpool berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol penyama kedudukan dicetak oleh Roberto Firmino di menit ke-19.
Tim berjuluk The Reds lantas memimpin dengan skor 2-1 berkat gol yang dicetak Sadio Mane di menit ke-29.
Di babak kedua, Roberto Firmino membuat Liverpool menjauh menjadi 3-1. Ia berhasil mencatatkan namanya di papan skor lewat gol yang dicetak di menit ke-67.
Mendekati akhir pertandingan, Burnley memperkecil ketertinggalan. Johann Berg mengubah kedudukan menjadi 3-2.
Namun, Sadio Mane memastikan kemenangan The Reds berkat gol keduanya di menit ke-90+3. Pertandingan pun berakhir dengan skor 4-2.
(zul/pojoksatu)