sanksi fifa

Disanksi FIFA, Semen Padang : Secepatnya Kami Lunasi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Semen Padang mendapat sanksi tak boleh melakukan aktivitas transfer selama tiga periode atau hingga Juni 2021 oleh FIFA.
Sanksi Sanksi tersebut dijatuhkan karena masih punya tunggakan dengan mantan pemainnya. Bukan hanya Semen Padang, Tira Persikabo juga mendapat sanksi serupa.
Semen Padang belum membayar kompensasi buat pemain asing yang mereka datangkan pada awal musim 2019 Tristan Koskor. Nominalnya mencapai Rp 300 juta.
Sedangkan Tira Persikabo dikabarkan menunggak gaji Elio Martins di Liga 1 2017.
Manajer Semen Padang Hermawan Ardiyanto mengaku, pihaknya menyadari beratnya sanksi yang diterima. Namun, saat ini mereka belum memiliki dana untuk membayar kompensasi Tristan setelah dicoret dari tim.
“Kami tidak tahu kapan bisa membayarnya. Yang jelas secepatnya kami lunasi,” tuturnya.
Bukan hanya itu, hukuman dari FIFA juga dinilai bakal berdampak buruk buat tim. “Tapi bagaimana lagi. kami sekarang masih fokus bertahan di Liga 1. Kami berfokus menyelesaikan empat pertandingan sisa dengan kemenangan,” ucapnya.
Sementara itu, Public and Relations Manager LIB Hanif Marjuni menjelaskan, jika tidak segera membayar kompensasi, kedua tim tidak boleh mendaftarkan pemain baru dalam kurun waktu 1,5 musim.
Artinya, dalam tiga periode bursa transfer, kedua tim tidak akan punya pemain baru.
“Jendela transefer pembukaan musim depan, pertengahan musim, dan jendela transfer pembuka di musim selanjutnya. Pasti sangat berpengaruh terhadap prestasi,” ungkap Hanif.
Kemenpora juga ikut menyoroti. Sesmenpora Gatot S. Dewabroto menuturkan, seharusnya kasus tersebut tidak sampai ke telinga FIFA.
“Kan Indonesia ini mau jadi tuan rumah Piala Dunia U-20, malu rasanya dengan FIFA. Harusnya internal dulu diselesaikan, tidak perlu sampai ribut-ribut ke FIFA,” ucapnya.
Gatot juga menyoroti kinerja Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). Sebab, pemerintah sudah menyerahkan kepada BOPI untuk mengawasi penyelenggaraan kompetisi Liga 1. Termasuk tunggakan gaji.
(jpc/pojoksatu)

Soal Larangan Transfer, FIFA Tolak Banding Chelsea

POJOKSATU.id, JAKARTA – FIFA menolak banding Chelsea terkait sanksi larangan transfer sampai dua bursa transfer ke depan.
Pelatih Chelsea Maurizio Sarri mengatakan akan tidak mudah untuk menantang Liverpool dan Manchester City musim depan, setelah keputusan ini.
The Blues dilarang menandatangani pemain selama dua bursa transfer berikutnya hingga akhir Januari 2020.
“Sangat sulit untuk menutup kesenjangan saat ini; kita perlu bekerja, mungkin kita perlu melakukan sesuatu dari pasar,” kata Sarri dilansir BBC.
Sementara, kata Sarri, klub perlu membeli dua pemain musim panas ini.
“Saya pikir kami harus membeli hanya satu, dua pemain, kalau tidak, sangat sulit untuk segera ditingkatkan,” ujarnya.
“Saya pikir kami adalah tim yang sangat bagus, jadi kami hanya membutuhkan satu, dua pemain, tidak lebih.
Satu-satunya perubahan pada larangan FIFA adalah bahwa The Blues dapat menandatangani pemain di bawah 16 dari Inggris selama periode suspensi.
“Komite banding FIFA telah memutuskan untuk menegakkan sebagian banding yang diajukan oleh Chelsea,” kata FIFA dalam sebuah pernyataan.
“Larangan ini berlaku untuk klub secara keseluruhan – dengan pengecualian tim wanita dan futsal – dan tidak mencegah pelepasan pemain,” tambahnya.
(zul/pojoksatu)