sanksi UEFA

Manchester City Resmi Mengajukan Banding Terkait Sanksi UEFA

POJOKSATU.id, JAKARTA – Manchester City resmi mengajukan banding terkait larangan mentas di kompetisi Eropa oleh UEFA.
Menurut laporan BBC, City mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) terkait masalah tersebut.
Diketahui, City terkena sanksi larangan bermain selama dua musim di kompetisi Eropa serta denda 30 juta euro karena dianggap melanggar aturan Financial Fair Play (FFP).
Pada November 2018 lalu, media Jerman Der Spiegel mengungkap dokumen internal City yang isinya pihak klub diduga mengelabui UEFA untuk menggelembungkan pendapatan sponsor mulai 2012 hinga 2016.
CEO City Ferran Soriano membantah tudingan tersebut. Ia mengatakan pelanggaran itu tidak benar.
Sementara itu, terkait banding City, CAS membenarkan hal tersebut. Namun, mereka tidak menyebutkan kapan masalah ini dapat diselesaikan.
“Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) telah mencatat banding yang didaftarkan Manchester City melawan putusan UEFA,” demikian pernyataan CAS.
(zul/pojoksatu)
The post Manchester City Resmi Mengajukan Banding Terkait Sanksi UEFA appeared first on Pojoksatu.id.

Gara-gara Ini, Pep Guardiola Beri Peringatan untuk Barcelona

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pep Guardiola memperingatkan mantan klubnya Barcelona untuk tidak banyak bicara soal hukuman yang diterima Manchester City saat ini.
Peringatan ini disampaikan Guardiola menyusul pernyataan presiden Blaugrana Josep Maria Bartomeu yang terkesan senang dengan keputusan UEFA tersebut.
City sendiri dilarang bermain di kompetisi antarklub benua tersebut selama dua musim, yakni 2020/21 dan 2021/22.
Hukuman itu atas pelanggaran yang dilakukan City terkait laporan keuangan dalam kurun antara 2012 dan 2016. Bukan hanya itu, tim asuhan Pep Guardiola juga dijatuhi denda senilai 30 juta euro.
“Jika mereka (Barcelona) senang kami diskors, saya katakan kepada presiden Barcelona, ​​biarkan kami banding,” kata Guardiola seperti dilansir Football Espana.
“Saya bertanya sekarang, orang-orang percaya apa yang telah mereka lakukan. Jangan bicara terlalu keras Barcelona. Itu saran saya, karena semua orang terkadang terlibat dalam situasi ini.
“Kami akan mengajukan banding dan mudah-mudahan di masa depan kami bisa bermain Liga Champions melawan Barcelona,” tandasnya.
Sebelumnya, Guardiola menegaskan tidak akan meninggalkan Manchester City. Pernyataannya ini mengecilkan rumor dirinya bakal hengkang pasca hukuman dari UEFA.
(zul/pojoksatu)
The post Gara-gara Ini, Pep Guardiola Beri Peringatan untuk Barcelona appeared first on Pojoksatu.id.

Dilarang Main di Kompetisi Eropa Selama 2 Musim, Manchester City Ajukan Banding

POJOKSATU.id, JAKARTA – UEFA menghukum Manchester City tidak boleh tampil di kompetisi antarklub benua tersebut selama dua musim 2020/21 dan 2021/22.
Hukuman itu atas pelanggaran yang dilakukan City terkait laporan keuangan dalam kurun antara 2012 dan 2016.
Bukan hanya itu, tim asuhan Pep Guardiola juga dijatuhi denda senilai 30 juta euro (sekira Rp 445,6 miliar).
Menanggapi sanksi tersebut, City rupanya tidak tinggal diam. Mereka dilaporkan bakal mengajukan banding.
“Klub akan melakukan penilaian yang independen secepat mungkin dan oleh karena itu, pada tahap pertama, akan memulai proses dengan Pengadilan Arbitrase Olahraga pada kesempatan yang paling awal,” bunyi pernyataan City di laman resminya.
Dalam pernyataan tersebut, City juga merasa kecewa namun tidak terkejut.
“Manchester City kecewa, tetapi tidak terkejut dengan pengumuman oleh UEFA Adjudicatory Chamber. Klub bisa mengantisipasi hal terkait kasus ini,” bunyi pernyataan City.
“Pada Desember 2018, Ketua Penyelidik UEFA secara terbuka meninjau hasil dan sanksi yang mereka maksudkan untuk dikirim ke Manchester City, sebelum penyelidikan dimulai. Proses UEFA berikutnya yang ‘cacat’ dan ‘bocor’ secara konsisten menunjukkan bahwa ada sedikit keraguan dalam hasil penelusuran yang akan mereka putuskan. Klub telah secara resmi mengadu ke Badan Disiplin UEFA, sebuah pengaduan yang disahkan oleh keputusan CAS.
“Sederhananya, ini adalah kasus yang diprakarsai oleh UEFA, dituntut oleh UEFA, dan diadili oleh UEFA,” bunyi pernyataan tersebut.
(jpc/pojoksatu)
The post Dilarang Main di Kompetisi Eropa Selama 2 Musim, Manchester City Ajukan Banding appeared first on Pojoksatu.id.

Neymar Dilarang Tampil di Tiga Pertandingan Eropa, Ini Alasannya

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pemain Paris St-Germain Neymar dilarang tampil membela timnya untuk tiga pertandingan Eropa.
Dilansir BBC, hukuman ini dijatuhkan UEFA sebagai akibat dari ulah Neymar yang menghina pejabat pertandingan di Instagram setelah kekalahan di babak 16 besar Liga Champions oleh Manchester United.
Pemain asal Brazil itu beraksi keras terkait keputusan untuk memberikan Setan Merah penalti usai melalui ulasan VAR.
Ia mengatakan bahwa penalti yang dicetak Marcus Rashford, “tidak ada”.
“Ini memalukan. Empat orang yang tidak tahu apa-apa tentang sepakbola menonton tayangan ulang gerakan lambat di depan televisi,” sambungnya.
Wasit meninjau cuplikan bola yang mengenai tangan bek PSG Presnel Kimpembe sebelum memberikan tim tamu penalti pada injury time yang memberi mereka kemenangan 3-1 di leg kedua pada 6 Maret, memungkinkan mereka untuk maju pada aturan gol tandang.
“Bagaimana itu bisa menjadi bola tangan ketika mengenai punggungnya?” tanyanya.
Atas pernyataannya tersebut, UEFA menunjuk seorang inspektur untuk menyelidikinya dan telah diputuskan menangguhkannya untuk tiga pertandingan kompetisi Eropa berikutnya.
Jika masih berada di PSG musim depan, artinya ia akan absen dalam tiga pertandingan pertama penyisihan grup Liga Champions 2019-20.
Sementara itu, diketahui, Neymar sendiri sudah kembali beraksi setelah absen tiga bulan karena cedera sebagai pemain pengganti saat PSG merayakan kemenangan Ligue 1 dengan mengalahkan Monaco pada hari Minggu.
(zul/pojoksatu)