santiago solari

Kedatangan Pogba Bikin Tiga Pemain Real Madrid Ini Terancam

POJOKSATU.id, JAKARTA – Real Madrid dikabarkan belum mau menyerah untuk memboyong Paul Pogba ke Santiago Bernabeu.
Akan tetapi, hingga jelang akhir bursa transfer musim panas ini proses kepindahan belum juga rampung.
Adapun alasan untuk mendatangkan Pogba karena dianggap sebagai solusi untuk meningkatkan kualitas lini tengah mereka.
Mantan pelatih utama Los Blancos, Santiago Solari juga menyoroti soal isu kedatangan Pogba.
Dirinya menilai, jika pemain Manchester United itu bisa membuat gelandang lain tersingkir dari susunan pemain inti.
Mereka adalah Luka Modric, Toni Kroos, dan Casemiro. Performa ketiganya seringkali mendapatkan sorotan negatif sepanjang musim 2018/19.
“Ketika mereka (Modric dan Kroos) sedang berada dalam keadaan bugar, maka mereka adalah yang terbaik, tetapi mereka sudah tidak berusia muda. Wajar jika Real Madrid memikirkan pemain-pemain lain,” kata Solari dikutip dari AS.
“Apabila (Paul) Pogba atau pemain lain dengan kualitas yang setara datang ke Real Madrid, maka akan ada persaingan yang tinggi di lini tengah dan akan ada nama besar yang tersingkir,” sambungnya.
(zul/pojoksatu)

Gugur di Liga Champions, Pelatih Real Madrid Ogah Mundur

POJOKSATU,id, MADRID – Real Madrid dipecundangi Ajax di pentas Liga Champions leg kedua babak 16 besar di Santiago Bernabeu, Rabu (6/3/2019) dini hari WIB.
Tuan rumah tersingkir di pentas Eropa itu setelah dilumat 1-4 dan kalah agregat 3-5 dari wakil Belanda itu. Sebelumnya, Madrid menang 2-1 di kandang Ajax.
Hasil buruk Los Blancos ini pun semakin mengancam posisi sang pelatih, Santiago Solari. Mantan pelatih Castilla itu terancam terdepak sebelum akhir musim.
Pelatih Real Madrid, Santiago Solari.
Namun, ditegaskan Solari, ia tidak berencana meninggalkan Real Madrid. “Saya tidak datang ke sini untuk menyerah,” tegas Solari dalam konferensi pers usai pertandingan seperti dikutio Pojoksatu.id dari laman Goal.
Solari yakin, badai minor akan segera berlalu, terlebih mereka masih harus melakoni satu pentas tersisa, La Liga 2018/19.
“Musim masih berlanjut, kami masih punya La Liga,” ucapnya.
Santiago Solari mengambil alih tampuk peran Julen Lopetegui yang dipecat di awal musim setelah gagal mengangkat performa Los Merengues.
Namun, Solari berpotensi mengikuti jejak mantan pelatih timnas Spanyol itu, jika tak jua mampu mengembalikan timnya ke jalur kemenangan.
(qur/pojoksatu)

Atletico Madrid Vs Real Madrid : Pembuktian Simeone dan Solari

POJOKSATU.id, SPANYOL – Pekan ke-23 La Liga Spanyol bakal diwarnai perang saudara, antara Atletico Madrid vs Real Madrid.
Pertandingan yang digelar Stadion Wanda Metropolitano, Sabtu (9/2) malam WIB, makin seru karena bisa jadi pembuktian Diego Simeone dan Santiago Solari untuk menunjukkan racikan Tango siapa yang paling hebat.
Sebagaimana diketahui, Simeone dan Solari sama-sama berasal dari Argentina.
Ada hal menarik dari Simeone dan Solari. Keduanya sama-sama pernah membela Atletico saat aktif sebagai pemain.
Bedanya, Solari melanjutkan ke rival sekota, Real Madrid, sementara Simeone tak pernah bermain bersama Madrid.
Tidak hanya soal pelatih, diketahui beberapa pemain Madrid yang pernah membela Atletico. Demikian pula dengan pemain Atletico yang pernah memiliki hubungan erat dengan Madrid.
meski begitu, kedua tim dipastikan tak akan berbelas kasihan. Di lapangan, partai derby selalu panas.
Kemenangan tentu menjadi tujuan utama karena masing-masing tim ingin menunjukkan sebagai klub terbaik di kota tersebut.
Atletico butuh poin penuh untuk mengejar Barcelona di puncak klasemen. Sementara, Madrid bertekad melewati posisi Atletico. Andai menang, Madrid akan bertengger di posisi kedua klasemen sementara.
Perkiraan Susunan Pemain
Atlerico Madrid (4-4-2): Oblak, Godin, Arias, Safic, Saul, Lemar, Partey, Rodri, Correa, Vitolo, Griezmann
Real Madrid (4-3-3): Courtois, Carvajal, Sergio Ramos, Varane, Marcelo, Modric, Casemiro, Ceballos, Bale, Benzema, Vinicius Junior.
(jpc//pojoksatu)

Maaf Pep, Real Madrid Klub Terbaik, Bukan Sedekade Terakhir tapi Sepanjang Sejarah!

POJOKSATU.id, MADRID – Sejauh ini musim ini penampilan Real Madrid masih terbilang fluktuatif, terutama di pentas domestik LaLiga Spanyol.
Langganan juara LaLiga dan pentass Eropa itu kini masih tertahan di urutan ketiga dalam perburuan titel juara LaLiga musim ini.
Los Blancos yang telah mengemas 39 poin terpaut selisih sepuluh angka dari Barcelona yang masih kokoh di puncak klasemen sementara.

Skuat besutan Santiago Solari itu pun sejauh musim ini telah menelan enam kekalahan, dan tiga bermain seri. Sisanya sukses memenangkan pertandingan.
Terlepas dari kenyataan klasemen saat ini, bagi sang pelatih sendiri, Real Madrid adalah klub terbaik sepanjang masa.
“Real Madrid adalah klub terbaik sedekade terakhir, seabad terakhir dan sepanjang sejarah,” ucap Solari dikutip Pojoksatu.id dari laman Goal.
Pernyataan Solari itu sendiri sebagai tanggapan atas pernyataan Manajer Manchester City, Pep Guardiola yang tak menyebut timnya sebagai salahsatu tim terbaik dalam sedekade terakhir.
Sebelumnya, Pep memang dengan lantang menyebut terbaik dunia dalam sedekade terakhir adalah Barcelona, Bayern Munchen, dan Juventus.
Mantan pelatih Barcelona itu tak memasukkan nama Real Madrid, juara tiga kali beruntun Liga Champions di musim terakhir.
“Saya pikir pelenyapan nama Real Madrid (dalam pernyataan Pep) sengaja dilakukannya,” sebut Solari.
“Namun kita tidak perlu beradu argumen soal siapa klub terbaik dalam sedekade terakhir, ketika tahu Madrid adalah yang terbaik dalam sebad terakhir dan sepanjang sejarah. Itu semua terjadi karena Madrid tidak pernah meremehkan lawan-lawannya,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Benih Konflik, Bos Real Madrid Ungkap Alasan Tidak Memainkan Gelandang Bidikan Chelsea

POJOKSATU.ID, MADRID – Playmaker Real Madrid, Isco Alcaron tidak dimainkan Santiago Solari kala timnya menaklukkan Rayo Vallecano, akhir pekan kemarin. Sejumlah media mengklaim rumor kepindahan ke Chelsea menjadi salah satu penyebabnya.
Dikutip Pojoksatu.id dari Marca, karir gelandang Timnas Spanyol itu tampaknya tidak akan membaik di bawah asuhan Solari. Dan peluangnya hengkang dalam waktu dekat semakin menguat.
BACA JUGA: 5 Berita Bola Terheboh Sepekan: 16 Tim Terbaik UCL, Sneijder ke Persib Hingga Juara Piala AFF 2018
Pada pertandingan di Santiago Bernabeu itu, Madrid menang tipis 1-0 berkat gol Karim Benzema. Sepanjang laga, Isco hanya duduk manis di bangku cadangan. Ia bahkan tidak ikut pemanasan bersama pemain lain untuk kemungkinan pergantian pemain.
Real Madrid kini bersaing ketat dengan dua tim pemuncak klasemen sementara La Liga,, Barcelona dan Atletico Madrid usai membekuk Rayo Vallecano 1-0 (@realmadrid/twitter)
Padahal Gareth Bale tengah cedera dan Isco seharusnya bisa menjadi solusi dalam formasi menyerang Los Blancos. Namun hal itu tidak dilakukan Solari. Ia lebih memilih Marco Asensi dan Lucas Vazquez sebagai starter.
Kemudian memasukkan Fede Valverde, Dani Ceballos dan Vinicius Junior saat melakukan pergantian pemain. Fakta yang membuat media di Spanyol meyakini bahwa hubungan Isco dan Solari kian memburuk. Benih-benih konflik keduanya semakin terasa.
BACA JUGA: Hattrick ke Gawang Levante, Lionel Messi Catat 50 Gol Sepanjang 2018
Apalagi di pertandingan Liga Champions lawan CSKA Moscow lalu, Isco menolak perintah menggunakan ban kapten.
Awal pekan ini Marca mengklaim bahwa presiden Real Madrid Florentino Perez telah meminta Solari untuk mempercayai Isco lagi. Namun, ternyata belum cukup untuk mengubah pikiran pelatih asal Argentina itu.

Diam-Diam, Arsene Wenger Pernah Negosiasi dengan Real Madrid!

POJOKSATU.id, PARIS – Real Madrid telah mempermanenkan Santiago Solari sebagai pelatih Gareth Bale dan koleganya hingga akhir musim.
Solari yang ditunjuk sebagai karteker Julen Lopetegui yang dipecat itu mampu menjawab tantangan klub dengan mempersembahkan kemenangan demi kemenangan untuk Los Blancos.
Real Madrid yang sempa majal dibeberapa laga di pentas domestik maupun Liga Champions kini bisa kembali ke jalur kemenangan.
Namun, terlepas dari keputusan Madrid mematenkan status Solari, pihak manajemen raksasa ibukota Spanyol itu ternyata pernah nelakukan negosiasi dengan Arsene Wenger, mantan manajer legendaris Arsenal.
Sinyalemen ini sebagaimana diungkapkan mantan Presiden Paris Saint-Germain, Charles Villeneuve. Kepada Paris United  ia mengisahkan tentang upaya Los Blancos menggoda Arsene Wenger agar merapat ke Santiago Bernabeu saat sang Profesor masih menjadi manajer Arsenal.
“Saya menyaksikan Wenger bernegosiasi dengan Real Madrid di Italia,” kata Villeneuve seperti dikutip dari Diario AS.
Mantan presiden Les Parisiens itu pun mengklaim menyaksikan langsung momen negosiasi tersebut. “Dua klub selalu menginginkannya sebagai pelatih. Saya menghadiri gym di Italia di mana Real Madrid bernegosiasi dengannya,” kata Villeneuve. “Tapi dia memutuskan tetap di Arsenal,”
Selain Real Madrid, sambung Villeneuve, Bayern Munchen juga sangat menginginkan jasanya. “Setelah waktunya di Monaco, mereka (Bayern) benar-benar menginginkannya, terutama karena Arsene adalah quadrilingual,” ucapnya.
(qur/pojoksatu)

Pemain Ini Ungkap Persamaan Santiago Solari dengan Zidane

POJOKSATU.id, MADRID – Penyerang Real Madrid, Borja Mayoral yang saat ini dipinjamkan ke Levante menyebutkan ada persamaan indentik antara Santiago Solari dengan Zinedine Zidane.
Kendati Mayoral kini take lagi dalam besutan Solari, namun ia pernah merasakan “sentuhannya” saat  masih di tim junior atau Castilla.
“Sangat bagus. Dia benar-benar dekat dengan para pemain, sangat mirip dengan (Zinedine) Zidane,” sebut Mayoral seperti dikutip dari Diario AS.

“Dia sangat baik dalam mengelola skuat yang merupakan sesuatu yang selalu dituntut Madrid. Aku senang untuknya dan senang klub telah menaruh kepercayaannya padanya,” sebut dia.
Soal statusnya yang kini dipinjamkan, Mayoral berharap suatu saat nanti bisa kembali ke dalam skuat utama Los Blancos, kendati mengaku senang kini menjadi bagian dari skuat Levante.
“Ya, pasti. Aku ingin melakukannya dengan baik di Madrid dan dengan tim nasional, tapi aku tahu itu terlalu cepat untuk itu dan aku harus fokus pada klubku saat ini, Levante,” ujarnya.
“Hebat. Aku dibuat merasa disambut luar biasa. Ini klub berbasis keluarga dan aku merasa di rumah. Kita juga mendapatkan hasil,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Terbaik dalam 116 Tahun Terakhir, Real Madrid Resmi Permanenkan Solari

POJOKSATU.ID, MADRID – Real Madrid sudah memutuskan untuk mempermanenkan Santiago Solari sebagai pelatih, setidaknya sampai akhir musim ini. Solari yang semula hanya berstatus sebagai pelatih interim (sementara) kini bakal dipermanenkan.
Sesuai aturan federasi sepakbola Spanyol, RFEF, seseorang hanya bisa menjabat sebagai pelatih sementara maksimal dua minggu. Dan usai laga kontra Celta Vigo akhir pekan kemarin, Madrid sudah harus menetapkan nasib Solari.
Dikutip Pojoksatu.id dari AFP, kubu Los Blancos sudah mengirimkan kontrak Solari kepada RFEF sekaligus sebagai jawaban soal pencarian pelatih tetap Madrid selama ini.
BACA JUGA:
Dikartu Merah Saat Lawan Juventus, Higuain Absen sampai Desember
Fans Manchester City Bertindak Rasis, Reporter Berkulit Hitam Ini Meradang
Disorot karena Gaji Rp160 Miliar, Ini Jawaban Sempurna Kylian Mbappe
Usai memecat Julen Lopetegui dua pekan lalu, Madrid mengangkat Solari menjadi caretaker sementara. Ia naik jabatan dari sebelumnya menjadi pelatih tim Castilla.
Selama menjabat sebagai pelatih interim, Solari menunjukkan kinerja memuaskan. Empat laga dilalui dengan kemenangan. Yaitu melawan Melilla, Real Valladolid, Viktoria Plzen dan yang terbaru, Celta Vigo.
Petinggi Madrid pun terkesan dengan pengaruh yang diberikan Solari kepada tim selama dua pekan ia bertugas dan menawarkan kontrak hingga 2020 mendatang. Prestasi Solari memang membuatnya mencatat debut terbaik sebagai pelatih Madrid dalam 116 tahun.
Real Madrid sukses meneruskan tren kemenangannya dengan membekuk Celta Vigo 4-2 dalam lanjutan La Liga pekan ke-12.(@realmadrid/twitter)
Seperti dilansir AFP, kubu Madrid disebut sudah mengirimkan surat kontrak Solari kepada RFEF. Alhasil, pria Argentina itu pun kini resmi menjabat sebagai pelatih tetap Los Blancos.
“Semuanya sudah beres, Real Madrid telah mengirimkan kontraknya dan tak ada masalah,” ungkap seorang sumber RFEF kepada AFP.
(fat/pojoksatu)

Santiago Solari Bikin Pemain Bintang Real Madrid Tidak Aman

POJOKSATU.ID, MADRID – Pelatih interim Real Madrid, Santiago Solari memberikan kesempatan yang sama kepada semua anak asuhnya untuk bisa jadi starter. Baginya, tidak pemain Los Blancos yang aman untuk selalu dimainkan secara regular.
Meski di Madrid begitu banyak pemain bintang, namun mereka dipastikan tidak akan selalu jadi pilihan utama. Hal itu ditegaskan Solari jelang laga kontra Real Valladolid.
“Tidak ada pemain yang aman (bermain regular) di sini karena akan selalu ada cedera atau pemain yang tampil di bawah level mereka,” kata juru taktik asal Argentina itu, dikutip dari Reuters.
BACA JUGA:
Prediksi Bhayangkara FC Vs Persib: Maung Bandung Target Bangkit di Stadion Angker
Mohamed Salah Abaikan Ketertarikan Real Madrid, Tidak Ada Alasan untuk Pindah
Curhat Bintang Real Madrid Usai Lopetegui Dipecat, Sangat Menyentuh
Menurutnya, pemain muda seperti Vinicius Junior yang terbukti mampu tampil apik di Copa del Rey tengah pekan kemarin, bisa dimainka sejak awal di La Liga.
“Kami memiliki pemain yang telah melewati banyak pertempuran dan meraih kemenangan, tetapi kami juga punya banyak pemain muda berbakat,” tuturnya.
Solari dipaksa memutar otak untuk memainkan skuat terbaik saat melawan Valladolid karena sejumlah pemain bertahan mengalami cedera.
Raphael Varane – Real Madrid (ibtimesnews.com)
Raphael Varane, Dani Carvajal dan Marcelo tidak bisa dimainkan, sementara striker Mariano Diaz juga dipastikan absen pada laga Bernabeu ini.
Solari yang memenangkan Liga Champions bersama El Real pada 2002 dan mantan pemain internasional Argentina, telah melatih tim cadangan klub, Castilla, sejak 2016.
Jika Real tidak menyebut penerus Lopetegui pada 12 November, pemain Argentina itu akan secara otomatis menjadi pelatih El Real sampai akhir musim.
Peraturan federasi sepakbola Spanyol menyatakan bahwa pelatih sementara hanya dapat bertugas selama maksimal dua minggu.
(fat/pojoksatu)

Begini Cara Solari Bangkitkan Semangat Pemain Real Madrid Usai Babak Belur di El Clasico

POJOKSATU.ID, MADRID – Pelatih sementara Real Madrid, Santiago Solari punya pekerjaan berat untuk membangkitkan moral anak asuhnya. Apalagi setelah babak belur di El Clasico pekan lalu.
Salah satu pemain yang paling diharapkan bisa memimpin rekan-rekannya bangkit dari keterpurukan adalah Gareth Bale. Solari bahkan menantang pemain termahal El Real itu untuk menjawab kritikan usai El Clasico.
Bale menuai kritikan setelah tampil buruk di Camp Nou pekan lalu. Pada laga itu, Los Blancos takluk 1-5 dan menjadi puncak alasan pemecatan Julen Lopetegui.
BACA JUGA:
Mohamed Salah Abaikan Ketertarikan Real Madrid, Tidak Ada Alasan untuk Pindah
Lopetegui Dipecat, Pemain Real Madrid Ini Langsung Tampil Moncer
Cristiano Ronaldo: Ballon D’Or Keenam? Saya Pantas Menerimanya!
“Bale tengah disorot, dan saya harap dia menunjukkan kepada kami bakatnya yang luar biasa,” kata Solari dalam konferensi pers menjelang pertandingan melawan Real Valladolid pada Sabtu (3/11/2018), dikutip dari Reuters.
“Kami ingin menikmatinya setiap hari, dia pemain yang fantastis,” puji pria asal Argentina itu.
Winger Real Madrid, Gareth Bale.
Bale memiliki kenangan indah menghadapi Valladolid di Santiago Bernabeu, setelah mencetak hat-trick dalam kemenangan 4-0 melawan mereka di musim debutnya untuk Madrid.
Valladolid, yang kini jadi milik mantan striker El Real dan Brasil, Ronaldo Nazario, adalah salah satu paket kejutan La Liga musim ini. Mereka tak terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir dan saat ini duduk tiga tempat di atas Madrid di klasemen.
(fat/pojoksatu)