shahar ginanjar

Gantikan Andritany, Shahar Ginanjar : Saya Akan Bayar Kepercayaan Pelatih

POJOKSATU.id, JAKARTA – Persija Jakarta akan menghadapi Persela Lamongan pada laga lanjutan Liga 1 2019, Jumat (15/11).
Duel kedua tim akan digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi.
Menghadapi Persela, Persija tidak akan diperkuat kiper utama Andritany Ardhiyasa karena harus bergabung dengan Timnas Indonesia.
Sebagai gantinya, pelatih Edson Tavares bakal menugaskan Shahar Ginanjar untuk menjaga gawang Macan Kemayoran.
“Saat Andritany ke Timnas Indonesia, Shahar adalah kiper yang bagus. Saya percaya 100 persen,” katanya.
“Kami percaya dengan seluruh pemain di tim ini. Saya percaya dengan tim ini,” sambungnya.
Sementara itu, tidak ingin menyia-nyiakan peluang emas, Shahar bertekad memberikan menunjukkan kemampuan terbaik dalam laga nanti.
“Insyaallah saya akan membayar kepercayaan pelatih,” ujar Shahar sebagaimana dilansir laman Liga Indonesia.
(jpnn/pojoksatu)

Bahagianya Sahar Ginanjar, Dibuang PSM Malah Juara Bersama Persija

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Seluruh pemain Persija Jakarta tentu saja bersuka cita atas sukses mereka jadi juara Liga 1 musim 2018. Namun kebahagiaan paling sempurna sepertinya dirasakan Shahar Ginanjar.
Yah, kiper Macan Kemayoran itu mengambil langkah tepat dalam perjalanan karirnya. Ia sepakat meninggalkan PSM Makassar di paruh musim ini untuk pindah ke klub Ibukota dengan status pinjaman.
BACA JUGA:
16 Fakta Penting Anda Ketahui Jelang Liverpool Vs Napoli
Tantang Messi Pindah ke Serie A, Ronaldo: Kalau Berani Seperti Saya!
Jadwal Bola Malam Ini, 11 Desember: Final Piala AFF, Liverpool Vs Napoli, Barca Vs Spurs
Keputusan tepat. Sebab di penghujung kompetisi, Persija akhirnya keluar sebagai juara unggul satu poin dari klub yang ‘membuangnya’, PSM Makassar.
Meski hanya setengah musim berseragam Persija, tapi penjaga gawang berusia 28 tahun itu mampu membuktikan kualitasnya. Ia dipercaya tampil di bawah mistar ketika Andritany Ardhiyasa mendapat panggilan dari timnas Indonesia.
Timnas Indonesia. (pssi)
“Saya ingin membalas budi kepada manajer, manajemen, dan pelatih Persija yang kasih kepercayaan kepada saya,” kata Shahar.
“Sejak saya pindah ke Persija, saya sudah tahu Persija jadi tim kuat di papan atas. Saya yakin Persija juara, alhamdulillah semua terwujud,” tambahnya.
Pencapaian ini mengakhiri puasa gelar Persija. Terakhir kali klub asal ibu kota tersebut menjadi juara terjadi pada 17 tahun lalu atau tepatnya pada 2001.
(fat/pojoksatu)