W88top casino trực tuyến

Sulsel

Taufan Pawe Tantang Peserta Diklatpim buat Proyek Perubahan

POJOKSULSEL.com, PAREPARE – Walikota Parepare membuka acara Diklatpim, Tingkat IV angkatan XVII tahun 2019. Diklatpim ini atas kerjasama dengan Badan Pengembangan SDM (BPSDM) Sulawesi Selatan. Diklatpim tersebut diikuti sekitar 32 Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkot Parepare.
Pada kesempatan itu, Taufan menantang para peserta Diklatpim agar membuat proyek perubahan.
Ia mengatakan, tahun ini dicanangkan jadi tahun integritas. Pihaknya memprioritaskan tata kelola pemerintahan yang baik, agar tak ada lubang bagi ASN untuk korupsi atau menyelewengkan anggaran.
“Semua ASN harus berintegrias. Ini akan didorong di semua OPD. Tak boleh lagi ada ASN yang bermasalah hukum,” tegas Taufan Pawe, Selasa (19/3/2019).
Taufan juga mengingatkan pentingnya ASN menjalankan tiga pondasi utama penyelenggaraan pemerintahan.
“Seperti taat azas, taat administrasi dan taat anggaran,” tutup Ketua DPD II Partai Golkar Parepare ini.
(sps/pemkotpare/pojoksulsel)

Kompleks Makam Raja-raja Mataram Longsor

POJOKSULSEL.com – Longsor di kompleks makam raja-raja Mataram di Imogiri mengagetkan banyak pihak. Perasaan itu juga dialami Penghageng Kawedanan Panitrapura Keraton Jogja GKR Condrokirono. Putri kedua Sultan Hamengku Buwono (HB) X itu mengaku syok.
Akibat longsor itu mengakibatkan kerusakan di sejumlah lokasi. Kerusakan terparah terlihat di kompleks makam raja-raja Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Khususnya akses jalan yang menghubungkan calon makam HB X dengan kompleks Saptorenggo yang berada di sisi baratnya. Saptorenggo merupakan kompleks makam HB IX, HB VIII dan HB VII. Kompleks ini dibangun di masa HB VII.
“Saya baru mendengar kabar pagi tadi. Ini membuat saya syok,” ungkap Condrokirono saat meninjau lokasi seperti dikutip Radar Jogja (Jawa Pos Group), Selasa (19/3/2019).
Tak banyak komentar disampaikan putri sultan ini. Dia berjanji segera melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP dan ESDM) DIJ guna penanganan lebih lanjut.
Sekitar satu jam setelah kunjungan Condrokirono, Pengageng Sasana Wilapa Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat GKR Wandansari Koesmoertiyah juga mengunjungi lokasi. Secara kebetulan saat itu kerabat Keraton Surakarta tengah menggelar ritual wilujengan (doa memohon keselamatan) di kompleks makam Sultan Agung dan kompleks makam Susuhunan Paku Buwono (PB) X, PB XI dan PB XII.
Usai acara didampingi sejumlah kerabat, Gusti Moeng, sapaan akrabnya, melihat dari dekat lokasi. “Kami sebagai bagian dari Dinasti Mataram ikut prihatin,” ucap Gusti Moeng yang datang bersama kakaknya, GKR Galuh Kencono. Kedua putri PB XII itu berharap longsor tersebut segera dapat ditangani.
Lebar longsor di barat calon makam HB X itu diperkirakan mencapai 50 meter dengan kedalam lebih dari 100 meter.
Ditengarai longsor disebabkan pondasi calon makam raja yang belum diberi nama itu tak kuat menahan gerusan air. Longsor terjadi pada malam hari. Namun warga setempat, termasuk abdi dalem baru mengetahui pagi harinya.
“Jebolnya pondasi bangunan calon makam HB X karena masih ada retakan gempa 2006 silam. Air kemudian masuk sehingga membuat ikatan di bawahnya menjadi lemah,” tutur Joko Nugroho.
Joko merupakan abdi dalem yang sehari-hari bertugas di kompleks makam Saptorenggo. Dibandingkan bangunan lain, dampak terparah diakui Joko hanya terjadi pada calon makam HB X. Sebab, bangunan tersebut tergolong baru. Pembangunannya baru dilakukan 2013 silam.
Juru Pelihara Makam Imogiri dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jogjakarta Jumali juga mengkhawatirkan kondisi halaman kompleks Saptorenggo. Di lokasi ini terjadi retakan sedalam 10 meter. “Ini juga berpotensi menimbulkan longsor susulan,” ujarnya.
Kejadian longsor di calon makam HB X ini seingat Jumali bukan kali pertama. “Dulu longsornya di dalam kompleks makam. Tapi tidak separah yang terjadi di halaman makam seperti sekarang ini,” ceritanya.
Di bagian lain, halaman kompleks makam HB VII, HB VIII dan HB IX konbloknya terlihat jebol. Ada rekahan tanah yang menganga. “Terus terang kami khawatir. Kalau turun hujan lebat, bangunan ini bisa ikut longsor seperti di sebelah timur ( halaman calon makam HB X, Red),” tuturnya.
Jumali berharap potensi longsor di kompleks Saptorenggo juga mendapatkan perhatian. “Jangan sampai meluas ke kompleks lain,” harapnya.
Di sisi barat Saptorenggo ada kompleks Besiyaran. Di sini merupakan makam HB IV, HB V dan HB VI. Sedangkan di ujung barat dinamakan kompleks Kasuwargan. Itu menjadi tempat pemakaman HB I dan HB III. Sedangkan HB II dimakamkan di Kotagede.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUP ESDM DIJ Muhammad Mansur menduga tanah di halaman calon makam HB X tersebut merupakan tanah gembur. “Jadi mudah longsor,” ucapnya.
Guna memastikan penyebabnya, Mansur berencana membentuk tim identifikasi. Sebagai solusi awal, Mansur akan menutup beberapa bagian di sekitar bangunan menggunakan terpal dan bambu. Langkah ini untuk meminimalisasi dampak longsoran jika turun hujan.
Mantan Plt kepala Dinas PUP dan ESDM DIJ ini memilih langkah hati-hati. Pertimbangannya bangunan di makam Imogiri termasuk bangunan cagar budaya. “Rekayasa konstruksinya akan kami identifikasi lebih lanjut,” imbuhnya.
Selain di kompleks makam raja-raja Mataram yang berada di atas bukit, longsor juga terjadi di permukiman warga. Lokasinya tepat di bawah kompleks makam raja-raja Mataram. Akibat longsor dua rumah warga tertimbun tanah longsor. Satu orang meninggal. Dua orang masih belum ditemukan.
(jpc/pojoksulsel)

Karpet Merah untuk Dunia Usaha dari Gubernur Sulsel

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah siap sediakan karpet merah untuk dunia usaha. Gubernur kedua yang bergelar Profesor setelah Profesor Amiruddin ini mengaku, Pemerintah Provinsi harus hadir untuk memberikan kemudahan bagi pengusaha.
“Kita mau karpet merah buat dunia usaha, kalau ada apa-apa cepat sampaikan, kita cari solusi. Jangan justru masalah kecil terus dipersulit macam-macam. Karena kita tahu dunia usaha, dia menyumbang pertama kenaikan devisa melalui pajak,” ungkapnya usai membuka kegiatan Rakorda Apindo Sulsel, di Hotel Claro Makassar, Senin (18/3).
Selain meningkatkan devisa, dunia usaha juga diyakininya akan menciptakan banyak lapangan kerja bagi masyarakat khususnya di Sulsel. Terlebih setiap tahunnya devisa dari dunia usaha terus mengalami peningkatan.
“Kedua dunia usaha menciptakan lapangan kerja. Tapi kalau terus dipepes terus, diperas-diperas terus, siapa yang mau bertahan,” tegas bupati Bantaeng 2008-2018 itu.
Untuk mengetahui bagaimana perkembangan dunia usaha saat ini, Nurdin mencontohkan bagaimana perusahaan dunia seperti Toyota yang melibatkan perusahaan lain untuk ikut membuat komponen lain untuk Toyota.
“Ketiga adalah kita coba melihat bagaimana model manejemen toyota. Toyota itu tidak lagi memproduksi komponen tapi suplayernya yang dibesarkan jadi banyak industri-industri yang berkembang, jadi jangan monopoli,” jelas Nurdin.
Bukan Nurdin Abdullah namanya jika tidak memiliki ide berlian untuk mendorong kemajuan sebuah daerah. Terlebih untuk provinsi Sulsel yang dipimpinnya selama 5 tahun kedepan.
“Jadi kita produsen minyak kelapa, kita tanam kelapa, kita panjat, kita parut sendiri. Harusnya bukan demikian, kalau bisa siapa yang suplai kelapanya, siapa yang menyuplai energinya, harus dibagi-bagi supaya ringan kerjanya,” pungkas sosok dengan sejuta karya itu.
(hms/pojoksulsel)

Prabowo-Sandi Ingin Hapus UN, Ini Alasannya

POJOKSULSEL.com – Wacana penghapusan Ujian Nasional (UN) di sekolah yang wacanakan pasangan calon (paslon) presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menuai pro dan kontra.
Pasalnya, sejak 2015, hasil UN memang tidak menjadi penentu kelulusan para peserta didik.
Namun, Koordinator Jubir Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak memaparkan beberapa alasan kebijakan tersebut relevan untuk anak sekolah. Meski tak menjadi penentu kelulusan siswa, sebagian siswa masih merasakan bahwa UN dinilai tidak menggembirakan.
“UAN sangat tidak menggembirakan dan sering kali menjadi beban bagi anak-anak didik kita. Anak didik kita stres ketika jelang UAN. Banyak kali kasus begitu. Kita ingin menghadirkan pendidikan yang menggembirakan, mencerahkan, dan memajukan,” kata Dahnil di Kantor Media Center Prabowo-Sandi, Jakarta, Senin (18/3).
Selain alasan tersebut, praktik pelaksanaan UN sekolah dinilai sering diwarnai kecurangan para peserta didik. Mirisnya, praktik ini kerap kali dilakukan masif pada beberapa sekolah di Indonesia.
“UAN sering kali menjadi ajang demonstrasi ketidakjujuran secara massal. Ini bahaya. Karena itu, UN harus kita hapus untuk menghilangkan demonstrasi ketidakjujuran yang massal. Ini tidak mencerahkan dan memajukan sama sekali,” terangnya.
Menurut dia, tradisi dan budaya yang ingin dibangun Prabowo-Sandi itu adalah budaya jujur dan integritas tinggi. “Salah satunya kita ingin mengurangi semua instrumen yang membuat orang melakukan demonstrasi ketidakjujuran di sekolah,” sambungnya.
Terkait mengukur kualitas para pelajar, dia akan berkoordinasi dengan Badan Akreditasi Nasional dan Daerah untuk mengukur kualitas sekolah. Dalam hal ini, seluruh sekolah diharapkan memperkuat otonomisasinya untuk meningkatkan mutu dalam penelusuran minat dan bakat siswa.
“Jangan sampai standar anak-anak pintar adalah mereka yang literasi matematikanya tinggi. Literasi bahasanya tinggi. Tidak semua orang begitu. Ada yang pintar seni, ada yang pintar olahraga, sains, dan sebagainya. Pendidikan itu harus menggembirakan dan memajukan. Jangan ada stigma-stigma yang membuat anak kita tidak gembira,” tuturnya.
Dahnil menambahkan, negara-negara yang memiliki indeks pendidikan maju pun tidak pernah memberlakukan UN di negaranya. Karenanya, kata dia, penghapusan UN dinilai sangat relevan.
“Negara yang tidak lagi menggunakan ujian-ujian seperti UN sebagai standar seperti Finlandia, Swedia, Norwegia. Mereka menggunakan pendekatan itu (minat dan bakat). Nah juga ada yang tanya, ini SMK dini dong? berbeda, ini bukan vokasi. Tapi memang pendidikannya sudah diarahkan dan konsepsi besarnya menggembirakan dan mencerahkan,” pungkasnya.
(JPG/pojoksulsel)

Menag Lukman Hakim Terlibat Kasus Romahurmuziy?

POJOKSULSEL.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menggeledah kantor Kementerian Agama terkait kasus suap yang menyeret mantan Ketua Umum PPP, M Romahurmuziy jadi tersangka. Apakah Menteri Agama, Lukman Hakim terkait kasus Romi?
Dari penggeledahan di ruang Menteri Agama, Lukman Hakim Syaifuddin, Senin (18/3/2019), penyidik menyita uang seratusan juta rupiah. Sejumlah dokumen juga disita.
Wakil Ketua KPK Laode M Syarief kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Jakarta, Senin (18/3/2019), mengatakan proses penyelidikan dan penyidikan terkait kasus Romi masih terus dilakukan.
Hal itu dibuktikan KPK yang pada hari ini (18/3) tim penyidik KPK menggeledah Kantor DPP PPP dan Kantor Kemenag RI.
Wakil Ketua KPK Laode M Syarief dan Jurubicara KPK Febri Diansyah.
Ditanya soal dugaan keteribatan Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin dalam skandal jual jabatan Romahurmuziy alias Romi, KPK tidak bisa membeberkan hal tersebut.
“Itu merupakan bagian dari penyelidikan dan penyidikan. Belum bisa kita jelaskan,” kata Laode singkat.
Sementara itu, Lukman Hakim sendiri masih enggan angkat bicara soal dugaan jual beli jabatan di lingkungan Kementeriannya. Politikus senior PPP itu mengaku akan memberikan keterangan secara resmi jika dipanggil sebagai saksi oleh KPK.
“Saya harus menahan diri untuk tidak menyampaikan hal-hal yang bisa langsung maupun tidak langsung terkait dengan materi hukum, karena saya belum memberikan keterangan resmi kepada KPK,” kata Lukman di kantor Kemenag, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (18/3).
Lukman juga mengaku pihaknya akan kooperatif dengan KPK. Dirinya pun meminta publik untuk bersabar menunggu perkembangan kasus dugaan jual beli jabatan di Kemenag yang menyeret Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy.
“Sekali lagi, saya memilih menahan diri dulu menyampaikan kepada publik sebelum saya menyampaikan kepada KPK. Sebagai institusi resmi negara yang mengusut kasus ini,” tegas Lukman.
Oleh karena itu, Lukman memastikan dirinya siap untuk dimintai keterangan dari kasus yang juga menyeret dua anak buahnya.
“Pasti, pernyataan resmi saya kan sudah clear. Bahkan saya mengajak seluruh ASN Kemenag memberikan dukungan penuh KPK dalam rangka mengungkap kasus ini, sehingga cepat tuntas dan ke depan menatap lebih baik lagi,” pungkas Lukman.
(fat/jpg/pojoksatu/pojoksulsel)

Ini Sosok Pria yang Mendampingi Nikita Mirzani Saat Melahirkan

POJOKSULSEL.com – Aktris sensasional Nikita Mirzani dikabarkan tengah dekat dengan aktor Vicky Nitinegoro.
Bahkan, Vicky disebut-sebut akan menemani Nikita Mirzani melahirkan di luar negeri.
Saat dikonfirmasi mengenai kabar tersebut, pemain film Nenek Gayung itu menyerahkan keputusan pada pihak Vicky Nitinegoro.
“Vicky kalau punya waktu. Dia kalau bisa nemenin, nemenin. Kalau enggak, ya enggak,” kata Nikita Mirzani saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (18/3/2019).
Ibu dua anak itu pun menegaskan bahwa hubungannya dengan Vicky Nitinegoro hanyalah sebatas teman. “Vicky mah temen aja, temen deket, baik,” ucap Nikita Mirzani.
Wanita yang karib disapa Niki ini masih tidak mau memberitahu pasti siapa sosok yang akan menemani dirinya saat melahirkan anak ketiganya nanti.
“Sama siapa-siapa aja lah. Siapa aja yang bisa nemenin gue, laki-laki yang bisa azan,” tegas Niki.
Rencananya, Nikita Mirzaniakan melahirkan di luar negeri, bulan depan. Bukan di Eropa, lokasi rumah sakit tersebut tak jauh dari Indonesia. “Eropa 13-14 jam. Ini 5 jam aja,” ungkapnya.
(JPG/pojoksulsel)

Ungkap Kasus Jual Beli Jabatan, KPK Diminta Periksa Menag Hingga Pejabat Universitas

POJOKSULSEL.com – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selayaknya juga memeriksa Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.
Pemeriksaan Menag Lukman dinilai penting guna menemukan ada tidaknya keterkaitan atau kausalitas dalam jual beli jabatan yang menjerat politisi PPP, M. Romahmurmuziy.
“KPK bisa menarik dan dilihat peristiwa dua tahun belakangan ini, untuk posisi pejabat pejabat yang akan mendududuki jabatan strategis di Kemenag yang memerlukan tanda tangan Menteri,” terang Ketua asosiasi ilmuwan praktisi hukum Indonesia (Alpha), Azmi Syahputra kepada redaksi, Senin (18/3/2019).
Road To Senayan
Menurut Azmi, jika nanti dari penyisiran ditemukan keterkaitan, maka patut diduga perbuatan Rommy ‘diberi celah’ pintu masuk oleh Menag. Termasuk, kata Azmi, disisir pula proyek-proyek yang ada di Kemenag dan pejabat universitas.
“Siapapun personil yang menjadi pintu masuknya ini harus disisir teliti oleh penyidik KPK guna menemukan kejelasan peristiwa pidana yang dikemas cukup rapi ini,” ujarnya.
Dengan begitu, pernyataan Rommy bahwa dirinya dijebak akan mudah dibuktikan oleh penyidik KPK.
“Masyarakat sudah bosan mendengar kejahatan korupsi ini yang jadi musuh bangsa makanya KPK harus lebih berani menemukan formulasi pemberantasan,” imbuhnya.
Lebih lanjut Azmi menekankan, reformasi total Kemenag agar menjadi contoh kementerian maupun lembaga pemerintah yang lain.
“Ini tolok ukur baru kementerian lain mudah dibersihkan, jika di Kementerian Agama saja masih curang, ada praktik jual beli amanah begini ya makin sulit untuk berbenah. Kementerian Agama itu ya seharusnya clear, mengendalikan diri bukan melampiaskan diri,” tegasnya.
Azmi menerangkan, penyegelan ruang kerja Menag dan Sekjen menjadi ada benang merahnya jika Menag turut diperiksa dan diujui dengan kenyataan bukti empiris di lapangan.
Ia yakin langkah KPK ini akan mendapat dukungan dari banyak pihak demi bersih-bersih di Kemenag.
“Ini PR lama dan sudah diketahui oleh orang banyak tentang kinerja di Departemen Agama, tentu kepala utamanya adalah Menteri, Menteri harus berani bertanggung jawab dan jujur agar departemennya bisa sembuh, tidak sakit lagi sehingga berharap jangan ada fakta yang digelapkan atau disembunyikan,” demikian Azmi yang juga dosen di Fakultas Hukum Univesitas Bung Karno.
(jpc/pojoksulsel)

Jadi Dono, Aliando Cukur Alis dan Bulu Mata

POJOKSULSEL.com – Sukses menjadi film box office dengan masing-masing mencetak lebih dari 6,8 juta penonton dan 4 juta penonton, film Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss Part 1 dan 2, Falcon Pictures kembali membuat film ke-3 nya.
Pada Jumat, (15/3/2019) Falcon resmi mengenalkan para pemain baru dari Warkop Reborn yang akan membuat warna baru dalam film, yaitu Aliando Syarief sebagai Dono, Adipati Dolken sebagai Kasino dan Randy (personil band Nidji) sebagai Indro.
Tidak tanggung, berperan sebagai Dono, Aliando rela memangkas alisnya yang tebal agar terlihat hampir menyerupai tokoh Dono di dalam film. Selain itu, Aliando juga memotong sedikit bulu matanya yang lentik.
“Iya, cukur alis sama bulu mata. Mas Dono kan bukan seorang yang matanya begitu. Bulu mata nggak ada. Alis juga bukan yang kereng (tebal) gitu kan, yang tipis-tipis gitu. Jadi, kami lebih mendekatkan ke sana,” ujar Ali.
Dalam film ini, penonton akan melihat Aliando sangat berbeda dari wajah aslinya yang tampan. Sebab, Aliando juga memakai gigi palsu dan didandani demi mirip dengan almarhum Dono.
“Cukup lama sih. Jadi, mungkin pertama make-up dulu, baru nanti pas syuting ganti baju,” lanjut Ali.
Pertama melihat wajahnya di cermin, Aliando mengaku kaget karena mirip dengan almarhum Dono. Pria yang dikenal lewat aktingnya dalam sinetron Ganteng Ganteng Serigala ini pun dibuat tertawa karena kemiripan tersebut.
“Lucu. Lucu deh. Terus gaya sendiri ketawa sendiri ngelihat diri sendiri. Jadi, menghibur diri sendiri,” pungkas Ali.
(joc/pojoksulsel)

Hadiri Raker Apindo, Gubernur Sulsel Tegaskan Sulsel Provinsi Ramah Investasi

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah membuka secara resmi Rapat Kerja Koordinasi Provinsi ( Rakerkonprov) yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) di Phinisi Ballroom Claro Hotel, Senin (18/3/2019).
Dihadapan ratusan anggota APINDO, Nurdin Abdullah menegaskan Provinsi Sulawesi Selatan adalah provinsi yang ramah investasi.
“Sulsel menjadi provinsi ramah invenstasi,” tegasnya.
Untuk itu, Ia meminta seluruh pengusaha yang tergabung dalam asosiasi tersebut untuk bersinergi dengan pemerintah dan perguruan tinggi untuk membuka lapangan kerja di Sulawesi Selatan. Khususnya, permagangan untuk mahasiswa di Sulsel.
“Pemerintah bersama dunia usaha menyiapkan tempat magang. Dan yang lebih penting perguruan tinggi dan sekolah vokasi kurikulumnya orientasi kepada pasar tenaga kerja,” jelasnya.
Selain itu, Nurdin juga meminta pengusaha melakukan percepatan pembangunan ekonomi di Sulsel.
Apalagi dalam bidang pengembangan ekspor komoditi unggulan di Sulsel.
“Jadi saya kira itu kuncinya, coba bayangin saja pak, kalau saya sih visi kita kedepan ingin jadikan Sulsel ini yang punya komoditas ekspor yang besar,” terangnya.
Nurdin juga merasa optimis terhadap perkembangan pangan di Sulsel. Ia yakin dengan sinergi dan menjadikan Sulsel sebagai ramah investasi, pemerintah bersama APINDO bisa menjadikan Sulsel sebagai peyangga pangan di Indonesia.
“Tahun 2020 saya tegaskan, Sulsel menjadi lumbung daging nasional. Saya optimis. Sulsel juga harus menjadi penyangga pangan di Indonesia,” tuturnya.
(andi maya da/pojoksulsel)

Innalillahi, Ibunda Ustad Abdul Somad Meninggal

POJOKSULSEL.com – Kabar meninggalnya Hajjah Rohana, ibunda dari Ustaz Abdul Somad yang akrab disapa UAS, di Pekanbaru, telah ramai menyebar di sejumlah grup WhatsApp dan media sosial Facebook, Senin pagi (18/3/2019).
“Innalillahi Wa Innaillaihi Rojiun. Telah berpulang ke rahmatullah ibu Rohana (ibunda ustadz Abdul Somad) di Pekanbaru. Semoga ibunda Husnul Khotimah. Diterima amal ibadah nya diampunkan dosa2nya Aamiin. Ya Allah,” tulis sejumlah akun.
Berdasarkan kabar tersebut, ibunda UAS meninggal pagi tadi di RS Sansani Pekanbaru. Juga disebutkan jenazah almarhumah akan langsung dibawa ke kampung halamannya di Sumatera Utara.
Road To Senayan
Ustadz Mustafa Umar yang tidak lain adalah guru sekaligus sahabat dekat UAS membenarkan informasi yang beredar tersebut.
“Iya InsyaAllah benar Informasinya (meninggal),” ujar Mustafa.
Hanya saja, Mustafa mengaku belum mendapat informasi detailnya. “Masih dicari tahu,” katanya.
(rmol/pojoksulsel)