suporter malaysia

Suporter Indonesia Dipukuli Pendukung Malaysia Hingga Berdarah-darah, Caption Videonya Emot Tertawa

POJOKSATU.id, JAKARTA – Sebuah video pengeroyokan suporter Indonesia diduga oleh pendukung Malaysia viral di media sosial. Kuat dugaan insiden ini terjadi setelah pertandingan Malaysia lawan Indonesia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Nasional Bukit Jalil, Selasa (19/11/2019) malam lalu.
Dalam video berdurasi 44 detik itu, tampak suporter Malaysia mengeroyok sejumlah suporter Indonesia. Setidaknya ada dua suporter Indonesia yang terlihat jadi korban dalam video itu.
Mereka diseret, dipukuli, ditendang hingga wajahnya berlumuran darah. Berikut cuitan salah satu suporter Indonesia yang mengunggah video tersebut.

Mohon kepada pihak terkait untuk menyelesaikan masalah ini, jika tidak ada tindakan maka dalam waktu 2×24 jam, akan ada petisi untuk melarang Timnas Malaysia untuk bertanding di seluruh kompetisi internasional sampai waktu yang ditentukan atau dengan sanksi yang setimpal. Salam. pic.twitter.com/v3GiCeGEKv
— Fadly Hazman (@hazmanfadly) November 21, 2019

Belum diketahui sumber video tersebut, namun dari captionnya menggunakan Bahasa Melayu. Ironisnya, caprion video tersebut ditambahkan emot icon tertawa.
Juga belum ada informasi mengenai lokasi pasti tindak pengeroyokan itu. Adapun soal korban, beredar informasi salah seorang anggota Milanisti Indonesia bernama Fuad. Paspornya juga sempat dirampas, meski akhirnya berhasil didapatkan kembali berkat bantuan suporter Indonesia di Malaysia.
Seperti diketahui, pertandingan Malaysia lawan Indonesia dimenangkan kubu tuan rumah. Skuat Harimau Malaya sukses menundukkan tim Garuda dengan skor 2-0.
Kemenangan yang membawa Malaysia naik ke peringkat kedua klasemen sementara Grup G. Sementara Indonesia dipastikan gagal melaju ke fase selanjutnya, meski masih ada tiga laga tersisa.
Timnas Garuda terpuruk di dasar klasemen karena belum punya poin sama sekali. Irfan Bachdim dkk selalu kalah dalam lima laga yang sudah dijalani.
(fat/pojoksatu)

11 Ribu Personel Amankan Laga Indonesia Vs Malaysia, tapi Masuk Stadium Macam Nak Berperang!

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pertandingan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Indonesia vs Malaysia beberapa saat lagi kick off. Laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (5/9/2019) malam ini dikawal 11 ribu lebih petugas keamanan.
Meski demikian, suporter tim tamu tetap mendapat perlakuan kurang sportif dari sejumlah oknum suporter Indonesia.
Sejumlah video bermakna intimidasi terhadap suporter Malaysia beredar di media sosial. Salah satunya, cuitan akun twitter @vocketfc.

Lihat bagaimana mereka masuk ke stadium. Macam nak berperang! pic.twitter.com/A2U4Eik4pY
— VOCKET FC (@vocketfc) September 5, 2019

“Lihat bagaimana mereka masuk ke stadium. Macam nak berperang,” tulis Vocket FC dalam keterangan video Vocket FC. Dalam video tersebut, nampak suporter Malaysia harus menunduk sembari berlari menghindari lemparan batu saat hendak masuk SUGBK.
Akun twitter lainnya, @fadryyy_ mengunggah video disertai keterangan.

Ultras Malaya yang datang disambut dengan balingan batu Datang nak tengok bola bukan membunuh .
stop la dengan mentaliti sampah tu . FIFA patut banned je dorang ni. pic.twitter.com/RhMHxJouKb
— fádizsem (@fadryyy_) September 5, 2019

“Ultras Malaya yang datang disambut dengan balingan batu Datang nak tengok bola bukan membunuh. Stop la dengan mentaliti sampah tu . FIFA patut banned je dorang ni,” cuitan Fadry.
Sekadr diketahui, belasan ribu pasukan pengamanan dikerahkan dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia ini. Deputi PSSI Marsal Masita mengakui jumlah personel bukan 5.000-an seperti yang diperkirakannya.
Pihak keamanan dari Polda Metro Jaya, meminta pasukan pengamanan dilipatgandakan berkali-kali. Total 11.200 personel.
“Keamanan fixed dikerahkan 11.200 personel. Itu gabungan dari TNI dan Polri. Mereka akan mengamankan ring 1 dan 2. Saya rasa itu cukup lah, tak berlebihan juga,” kata Marsal, beberapa jam sebelum laga.
Tak hanya pengamanan, juga dilakukan buka tutup jalan karena jalannya laga bertepatan dengan jam pulang kantor. Diprediksi Senayan akan macet parah.
“Nanti akan ada buka tutup jalan, karena untuk mengantisipasi penumpukan-penumpukan,” terangnya.
(fat/jpnn/pojoksatu)