W88top casino trực tuyến

timnas indonesia

Jelang Indonesia Vs Malaysia, Irfan Bachdim Kenang Momen Indah 9 Tahun Silam

POJOKSATU.id, JAKARTA – Timnas Indonesia akan menghadapi Malaysia dalam laga Grup G Kualifikasi Zona Asia Piala Dunia 2022. Pertandingan ini akan dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (5/9)
Penyerang tim nasional Indonesia Irfan Bachdim ingin mengulangi momen 2010 saat Timnas Garuda menaklukkan Harimau Malaya 5-1.
“Saya menganggap pertandingan ini sangat penting. Semoga bisa terjadi seperti tahun 2010,” kata Irfan usai berlatih di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (2/9) malam.
‘Pembantaian’ Malaysia 9 tahun silam itu terjadi pada laga kualifikasi Grup A Piala AFF di SUGBK. Pertandingan itu juga menjadi debut Irfan bersama timnas senior dan Irfan mencetak satu gol pada menit ke-90+4.
Irfan juga berperan pada gol pertama Indonesia dari bunuh diri bek Malaysia Mohd. Asraruddin Putra yang tertipu gerakan Irfan sehingga memasukkan bola ke gawang sendiri.
Pemain berumur 31 tahun ini tidak pernah melupakan pertandingan tersebut.
“Gol tersebut selalu saya ingat. Namun yang penting saat itu kami berhasil menaklukkan Malaysia,” kata Irfan.
Pada AFF 2010, Indonesia gagal menjadi juara setelah kalah dalam agregat 2-4 dari Malaysia.
Indonesia berada di Grup G bersama Malaysia, Vietnam, Thailand dan Uni Emirat Arab.
Ujian pertama Indonesia adalah menghadapi Malaysia Kamis ini di GBK, disusul lima hari kemudian di stadion sama, menjamu Thailand.
(ant/jpnn/pojoksatu)

Pelatih Timnas Indonesia Siapkan Dua Formasi untuk Hadapi Malaysia

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy terus mempersiapkan skuatnya jelang laga kontra Malaysia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022, pekan depan. Terbaru, McMenemy memimpin anak asuhnya melakoni dua laga uji coba.
Dari dua kemenangan yang didapatkan, Simon McMenemy mengaku progres para penggawa Timnas Garuda cukup apik.
Salah satu yang menjadi konsentrasi dari Pelatih asal Skotlandia tersebut ialah penerapan taktik dan formasi yang berbeda dalam 90 menit pertandingan.
“Saya senang rasanya jelang lawan Malaysia kami punya dua formasi berbeda. beberapa menit terakhir tadi saya ganti formasi, bentuk, strategi. Saya melihat ini berjalan baik, saya senang, kami sudah siap melawan Malaysia,” tegasnya.
Sayangnya, awak media tak bisa menyaksikan pertandingan uji coba karena digelar secara tertutup. Hanya, melihat permainan Timnas Indonesia selama ini, Skuat Garuda banyak memainkan formasi 3-4-3 dan 4-4-2.
Dalam dua kali uji coba, Timnas Indonesia memang menjalani dua laga uji coba, kesemuanya melawan klub lokal Indonesia. Pertama menghadapi Persika Karawang yang berakhir 4-0, kemudian menghadapi Bhayangkara FC dengan menang 2-0.
Selanjutnya, Indonesia akan menghadapi Malaysia dalam kualifikasi Piala Dunia 2020 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 5 September mendatang.
(jpnn/fat/pojoksatu)

Latihan Perdana Timnas Indonesia, 7 Pemain Absen

POJOKSATU.id, BOGOR – Timnas Indonesia yang dipersiapkan menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2022 menggelar latihan latihan perdana di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Kamis (22/8/2019) malam.
Namun pada latihan perdana Timnas Garuda ini, hanya diikuti 19 pemain, termasuk jebolan Timnas U-18, Amiruddin Bagus Kahfi yang dipanggil Simon McMenemy masuk tim senior.
Tercatat ada tujuh nama absen, dari jumlah awal 26 pemain yang dipanggil. Mereka yang absen dalam sesi latihan perdana ini antara lain Otavio Dutra, Stefano Lilipaly dan Andik Vermansah.
Selain itu, Ruben Sanadi, Hanif Sjahbandi, Yanto Basna dan Victor Igbonefo juga belum hadir di latihan perdana.
Sesi latihan ini berjalan lebih lama dari latihan perdana biasanya karena Pelatih Simon McMenemy benar-benar melihat secara keseluruhan kondisi pemainnya.
Meski demikian, sesi latihan tetap berfokus pada sentuhan-sentuhan bola dan pengkondisian fisik pemain.
Berikut daftar pemain Timnas Indonesia di sesi latihan perdana:
Kiper
Andritany Ardhyasa
Angga Saputra
Teja Paku Alam
Bek
Ricky Fajrin
Yustinus Pae
Hansamu Yama Pranata
I Made Andhika Wijaya
Gelandang
Manahati Lestusen
Rizky Pellu
Evan Dimas Darmono
Zulfiandi
Febry Hariyadi
Irfan Jaya
Striker
Beto Goncalves
Irfan Bachdim
Greg Nwokolo
Ferdinand Sinaga
Osas Saha
Amirudin Bagus Kahfi
(jpnn/fat/pojoksau)

Awan Setho Cedera, Simon Panggil Teja Paku Alam

POJOKSATU.id, JAKARTA – Jelang lawan Malaysia dan Thailand di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022, Awan Setho Raharjo terpaksa tidak bisa mengikuti pemusatan latihan (TC) Tim Nasional Indonesia.
Dilaporkan, kiper asal klub Bhayangkara FC ini mengalami cedera saat latihan bersama tim tersebut pada Minggu (18/8).
“Awan mengalami cedera diskolasi pada jari kelingkingnya saat latihan pagi ini bersama klub,” kata pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy dikuti dari laman resmi PSSI.
Dengan kondisinya saat ini, Awan memerlukan waktu selama 4-6 minggu untuk pemulihan.
Karena itu, Simon pun memutuskan untuk menggantikannya dengan kiper Semen Padang, Teja Paku Alam.
“Untuk itu kami memanggil Teja Paku Alam sebagai ganti Awan,” ucapnya.
Diketahui, skuad Garuda direncanakan melakukan latihan perdana pada Kamis (22/8) di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor.
Sebanyak 24 pemain disiapkan Simon McMenemy untuk laga melawan Malaysia dan Thailand yang semuanya bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
(zul/pojoksatu)

Rangking FIFA Edisi Juli 2019: Belgia Masih Kokoh, Jerman Terpuruk, Indonesia Stagnan

POJOKSATU.id, ZURICH – Federasi sepak bola dunia baru saja merilis rangking FIFA edisi Juli 2019. Belgia masih menempati peringkat pertama, sementara Jerman kian terpuruk dan kini menempati peringkat 15. Adapun Indonesia tidak beranjak dari peringkat sebelumnya.
Dari rangking FIFA terbaru yang dirilis pada Kamis (25/7/2019), Belgia di urutan pertama dengan 1.746 poin. Brasil yang baru saja menjuarai Copa America 2019, naik satu strip menggusur Prancis di peringkat kedua dengan raihan 1.726 poin.
Uruguay, meski hanya sampai di perempat final Copa America 2019 namun mereka mampu memperbaiki posisinya tiga anak tangga dan kini menempati peringkat 5 dengan 1.637 poin.
Adapun juara dunia 2014, Jerman semakin terpuruk. Der Panzer turun empat strip ke posisi 15.
Rangking FIFA edisi Juli 2019. ft/screenshot laman resmi fifa.
Di level Asia, Iran masih yang terbaik di Benua Kuning ini meskipun turun tiga strip di peringkat keseluruhan konfederasi. Iran saat ini menempati rangking 23 FIFA atau yang tertinggi di Asia dengan 1.518 poin.
Adapun untuk Asia Tenggara, Vietnam berada di posisi teratas dan menempati peringkat 97 dunia.
Sementara itu, peringkat Indonesia tidak berubah dari edisi sebelumnya (14 Juni). Hanya mendapat tambahan tiga poin dan tetap di rangking 160 dunia.
Posisi Indonesia di level Asia dalam rangking FIFA edisi Juli 2019. ft/screenshot laman resmi fifa.
FIFA akan kembali memperbarui peringkat negara-negara anggotanya pada 19 September mendatang.
(fat/pojoksatu)

Jadwal Siaran Langsung TV Jordania Vs Indonesia 11 Juni

POJOKSATU.id, JAKARTA – Timnas Indonesia akan menlakoni FIFA Matchday dengan melawat ke markas Jordania, Amman International Stadium, Selasa (11/6).
Laga tersebut akan tayang secara langsung di salah satu stasiun televisi nasional.
Diketahui, ini bukan kali pertama bersua Jordania. Skuad Garuda pernah menghadapi Jordania pada 2013 dan 2011 di tempat yang sama.
Sayangnya, ketika itu skuad Garuda takluk 0-5 pada 31 Januari 2013, dan 0-1 saat laga dihelat pada 28 Agustus 2011.
Karena itu, dalam laga nanti pasukan Simon McMenemy bertekad untuk memperbaiki catatan buruk melawan Jordania.
Apalagi, dalam lima pertandingan terakhir melawan tim Timur Tengah, Indonesia belum pernah meraih kemenangan.
“Kami tahu Timnas Indonesia memiliki catatan buruk ketika menghadapi tim dari Timur Tengah. Saya ingin mengubah tren negatif tersebut,” ujar McMenemy dalam laman resmi PSSI.
Skuad Garuda sudah tiba di Amman pada Jumat (7/6) lalu. Mereka sudah melakukan latihan resmi dan siap menghadapi tuan rumah.
Laga nanti penting untuk memperbaiki peringkat dalam ranking FIFA. Adapun pertandingan Jordania vs Indonesia akan disiarkan pukul 18.30 WIB di Indosiar.
(jpc/pojoksatu)

Kemenangan Bali United Atas Persija Berefek Negatif bagi Timnas Indonesia

POJOKSATU.id, JAKARTA – Laga pekan ke-3 Shopee Liga 1 antara Bali United kontra Persija Jakarta, berdampak negatif bagi Timnas Indonesia. Pasalnya, Tim Merah Putih dipastikan kehilangan pemain bintangnya, Stefano Lilipaly karena cedera pada laga tersebut.
Lilipaly dipastikan absen saat Indonesia menghadapi Yordania dalam laga uji coba di Amman International Stadium pada 11 Juni 2019.
Lilipaly tidak bisa membela Tim Nasional Indonesia karena mengalami cedera saat mengantarkan Bali United menang tipis 1-0 atas Persija Jakarta pada 31 Mei lalu.
Lilipaly tidak tampak bergabung dalam latihan timnas di Wibawa Mukti, Cikarang, sejak Sabtu (1/6).
”Lilipaly kami fokuskan untuk menyembuhkan cederanya bersama tim medis Bali United. Jadi, tidak kami bawa ke Yordania,” tutur Pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy.
Hingga saat ini belum terdeteksi separah apa cedera yang dialami Lilipaly.
McMenemy juga masih belum bisa memutuskan apakah Lilipaly bisa turun di laga uji tanding kedua kontra Vanuatu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
”Kami masih menunggu diagnosis lanjutan dari dokter. Baru bisa memutuskan apakah dia siap untuk melawan Vanuatu atau tidak,” kata pelatih asal Skotlandia tersebut.
Sebenarnya bisa saja McMenemy memaksa membawa Lilipaly dalam rombongan ke Yordania.
Namun, eks pelatih Bhayangkara FC tersebut enggan mengambil risiko bagi skuatnya.
”Kami terima pemain dengan kondisi baik. Kami harapkan bisa kembalikan ke klub dengan kondisi yang baik pula,” ucap McMenemy.
Tanpa Lilipaly tentu suatu kerugian bagi timnas. Apalagi dia menjadi salah satu andalan di sisi sayap lini serang.
Beruntung McMenemy masih mempunyai beberapa opsi pada posisi tersebut. Andik Vermansah yang memiliki nilai plus dalam kecepatan bisa menjadi opsi.
Selain itu, masih ada Irfan Bachdim yang siap diturunkan sebagai pengganti Lilipaly. Ada pula nama Riko Simanjuntak atau Novri Setiawan yang bisa diandalkan.
(fat/pojoksatu)

Belgia Segel Ranking Pertama FIFA, Kalau Timnas Indonesia!

POJOKSATU.id, JAKARTA – Timnas Indonesia naik satu tingkat dalam peringkat terbaru FIFA yang baru dirilis lewat laman resmi mereka.
Skuat Garuda saat ini menempati urutan 159 dengan raihan 1.003 poin, atau naik satu tingkat dari posisi sebelumnya di 160.
Kendati mereka gagal moncer di Piala AFF 2018, namun dengan kenaikan peringkat ini menjadi asa tersendiri bagi skuat Merah-Putih untuk bangkit di turnamen-turnamen berikutnya.
Dengan peningkatan ini, Indonesia kini menempati urutan kelima di kancah Asia Tenggara yang masih dipimpin Vietnam. Vietnam sendiri menempati ranking 100 FIFA dengan mengoleksi 1.229 poin.
Sementara Belgia yang mengoleksi 1.727 poin kini bertengger di daftar teratas Ranking FIFA, juara ketiga Piala Dunia 2018 Rusia itu melampaui sang juara dunia, Prancis yang menguntit di bawahnya dengan raihan 1.726 poin.
Di bawah Prancis ada Brasil (1676 poin), runner-up Piala Dunia 2018, Kroasia dengan 1.634 poin, dan the Three Lions Inggris yang mengumpulkan 1.631 poin.
(qur/pojoksatu)

Mendesak, Timnas Indonesia Harus Segera Punya Pelatih!

POJOKSATU.id, JAKARTA – Timnas Indonesia harus segera mengakhiri spekulasi soal sosok pelatih mengingat padatnya jadwal kompetisi.
Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destriana mengatakan, penetapan soal siap pelatih Timnas Indonesia berikutnya harus segera dilakukan karena pemusatan latihan timnas harus segera digelar awal tahun depan.
Dikatakan dia, penetapan pelatih Timnas Indonesia akan dilakukan pada 20 Desember 2018. Menurutnya, mekanisme penetapan pelatih timnas harus melalui rapat Exco PSSI terlebih dahulu.
PSSI sendiri sudah dihadapkan pada serangkaian agenda penting pada 2019 mendatang. Mulai 18 Februari 2019, Timnas U-22 Indonesia akan berjuang pada ajang Piala AFF U-22.
Selain itu, PSSI juga disibukkan dengan agenda kualifikasi Piala Asia U-23 2020 yang akan diselenggarakan pada Maret 2019.
PSSI juga harus mempersiapkan diri menghadapi pra-Olimpiade putaran kedua bagi timnas putri yang digelar pada April 2019.
Ratu menjelaskan, padatnya agenda tersebut membuat program latihan harus segera dilakukan dalam waktu dekat ini.
(jpnn/qur/pojoksatu)

Rangking Terbaru FIFA Edisi November: Indonesia Stagnan, Vietnam Tembus 100 Besar

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Federasi sepak bola dunia baru saja merilis rangking terbaru FIFA edisi November. Peringkat negara anggota FIFA yang diperbarui pada Kamis (29/11/2018) itu masih dipuncaki Belgia. Sementara posisi Indonesia masih stagnan.
Belgia masih menempati urutan pertama sama seperti pada update terakhir pada 25 Oktober lalu. Namun jarak poin dengan Prancis dan Brasil di urutan kedua dan ketiga mulai berkurang.
Rangking terbaru FIFA, update Kamis (29/11/2018). (capt fifa)
Kekalahan Belgia dan Prancis di UEFA Nations League membuat mereka kehilangan enam poin, sementara Brasil, meski masih 50 poin di belakang Les Blues, tapi mampu menambah 7 poin setelah menang atas Uruguay dan Kamerun.
BACA JUGA:
Jadwal Lengkap Pertandingan Pekan 33 Liga 1: Menguntungkan Persija?
Ini Daftar Pemain Persebaya yang Dibawa ke Medan
Sementara itu untuk negara Asia, Iran yang menempati rangking 29 dunia masih merupakan yang tertinggi disusul Australia (41) dan Jepang (50).
Adapun Indonesia masih tertahan di peringkat 160 dunia. Tapi poinnya mengalami pengurangan satu angka dari Oktober lalu, 1004 menjdai 1003.
Posisi Indonesia di rangking terbaru FIFA edisi November 2018. (capt fifa.com)
Negara Asia Tenggara yang memiliki peringkat tertinggi adalah Vietnam yang naik dua peringkat dan kini menempati rangking 100 dunia.
Filipina (114), Thailand (118) dan Myanmar (139) adalah negara ASEAN lainnya yang masih berada jauh di atas Indonesia.
FIFA sendiri akan memperbarui peringkat negara ini pada 20 Desember mendatang.
(fat/pojoksatu)