W88top casino trực tuyến

timnas indonesia

10 Oktober Timnas Indonesia Lawan Myanmar, PSSI Belum Tahu Main di Mana

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Timnas senior Indonesia akan menghadapi Myanmar pada Rabu (10/10/2018) mendatang. Namun hingga saat ini, PSSI belum menentukan lokasi pertandingan uji coba yang masuk agenda FIFA itu.
Selain menghadapi Myanmar, Timnas Garuda juga akan melawan Hongkong pada Selasa (16/10/2018). Venue dua laga uji coba itu baru akan ditentukan dalam waktu dekat.
“Venue kedua pertandingan itu dalam waktu dekat kami akan memastikannya,” kata Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha, dikutip dari situs resmi PSSI.
Inilah Skuat Timnas Indonesia untuk Lawan Myanmar dan Hongkong, Cuma Dua Striker
Dua pertandingan internasional ini akan jadi uji coba terakhir Timnas Garuda sebelum tampil di turnamen Piala AFF 2018, November mendatang.
Pada dua laga uji coba kali ini PSSI memanggil 22 pemain yang mayoritas skuat bermain pada laga uji coba sebelumnya melawan Mauritius. Untuk pelatih, kembali akan ditangani oleh coach Bima Sakti dan disupervisi oleh coach Danurwindo.
Bima Sakti akan jadi pelatih Timnas Indonesia untuk lawan Myanmar dan Hongkong.
“Pertandingan melawan Myanmar dan Hongkong menjadi uji coba terakhir Timnas Indonesia Senior sebagai persiapan menghadapi Piala AFF yang berlangsung November mendatang,” kata Ratu Tisha.
Dari nama-nama yang dipanggil, didominasi oleh pemain senior namun tetap para pemain U-23 saat Asian Games 2018 lalu juga ada yang dipanggil.
Roma Menangi Derby Della Capitale, Tren Kemenangan Lazio Terhenti
Beberapa pemain senior yakni Andritany (Persija), Muhammad Ridho (Borneo FC), Fachruddin (Madura United), Rizki Pora (Barito Putera), Bayu Pradana (Mitra Kukar), Alfin Tuasalamony (Arema FC), Stefano Lilipaly (Bali United) dan lain-lain.

Inilah Skuat Timnas Indonesia untuk Lawan Myanmar dan Hongkong, Cuma Dua Striker

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Sebanyak 22 pemain Indonesia disiapkan duet pelatih Bima Sakti dan Danurwindo jelang laga uji coba kontra Myanmar dan Hongkong awal Oktober mendatang. Dari jumlah itu, hanya dua pemain yang berposisi striker murni.
Timnas Garuda dijadwalkan melakoni dua laga FIFA Match Day melawan Myanmar dan Hongkong pada pada Rabu (10/10) dan Selasa (16/10) mendatang.
Dua kali uji tanding ini, bakal menjadi ajang pemanasan Indonesia menghadapi Piala AFF 2018 pada November-Desember nanti.
Untuk uji coba kali ini, ada 22 pemain yang dipanggil oleh PSSI. Dalam daftar tersebut, sebagian besar memang tak berbeda jauh dibandingkan saat Indonesia menang melawan Mauritius pada dua pekan lalu.
Roma Menangi Derby Della Capitale, Tren Kemenangan Lazio Terhenti
“Pertandingan melawan Myanmar dan Hongkong menjadi uji coba terakhir Timnas Indonesia Senior sebagai persiapan menghadapi Piala AFF yang berlangsung November mendatang. Untuk venue kedua pertandingan dalam waktu dekat kami akan memastikannya,” kata Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono.
Daftar Pemain Indonesia untuk menghadapi Myanmar dan Hongkong
Kiper
Andritany Ardhyasa, Persija Jakarta
Muhammad Ridho, Borneo FC
Bek
Fachruddin, Madura United
Hansamu Yama, Barito Putera
Abdul Rahman, PSM Makassar
Ricky Fajrin, Bali United
I Putu Gede, Bhayangkara FC
Alfin Tuasalamony, Arema FC
Rezaldi Hehanussa, Persija
Alfath Fathier, Madura United
Kalah dari West Ham, Mourinho Keluhkan Kualitas Pemain Man United
Gelandang
Evan Dimas, Selangor FA
Zulfiandi, Sriwijaya FC
Dedi Kusnandar, Persib
Rizki Pora, Barito Putera
Bayu Pradana, Mitra Kukar
Septian David, Mitra Kukar
Irfan Jaya, Persebaya
Febri Haryadi, Persib
Stefano Lilipaly, Bali United
Esteban Vizcarra, Sriwijaya FC
Striker
Beto Goncalves – Striker Timnas Indonesia.(goal.com)
Alberto Goncalves, Sriwijaya FC
Dedik Setiawan, Arema FC
(pssi/fat/pojoksatu)

PSSI Sebut Komunikasi dengan Luis Milla Hanya Via Email

POJOKSATU.id, JAKARTA – Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria kembali mengingatkan Luis Milla untuk tiba di Indonesia sebelum 9 Oktober 2018.
Tisha berharap, Milla bisa tepat waktu karena banyak agenda Timnas Indonesia yang harus segera dilakukan jelang Piala AFF yang akan digelar pada Oktober 2018 mendatang.
Selain itu, sebut dia, pelatih asal Spanyol itu juga masih harus membicarakan soal perpanjangan kontraknya dengan PSSI, termasuk mengevaluasi kinerja Milla selama menukangi skuat Garuda.
“Sampai saat ini kami terus berkoordinasi. Yang jadi masalah hubungan kami hanya via e-mail dan telepon, jadi tentu tidak maksimal,” katanya.
Di sisi lain, PSSI sudah harus mengirim daftar 50 calon pemain kepada AFF yang batas akhirnya jatuh pada 8 Oktober 2018. Disebutkan dia, sebanyak 50 nama itu sudah pasti masih ada keterkaitannya dengan Milla.
“Nanti akan diperkecil jadi 23 nama yang akan diserahkan ketika manager meeting sebelum kick-off dimulai,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Waktu Semakin Mepet, Luis Milla Harus Sudah Tiba sebelum 9 Oktober

POJOKSATU.id, JAKARTA – PSSI kembali mengultimatum pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla untuk segera kembali ke Indonesia.
Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria mengatakan, Luis Milla harus sudah ada di Indonesia sebelum 9 Oktober 2018 mendatang.
Pasalnya, PSSI harus sudah mengirim daftar 50 calon pemain ke AFF yang batas akhirnya jatuh pada 8 Oktober 2018 mendatang.

Terlebih, ke-50 nama pemain itu sudah pasti masih ada keterkaitannya dengan Milla, bukan pilihan PSSI. Sebab, nama-nama yang ada berdasarkan data base pelatih asal Spanyol itu selama menukangi Timnas.
“Nanti akan diperkecil jadi 23 nama yang nantinya akan diserahkan ketika manager meeting sebelum kick off dimulai,” jelasnya.
Namun begitu, Tisha menegaskan, Timnas Piala AFF tidak akan kesulitan memanggil pemain. Klub-klub harus taat ketika pemainnya ada yang dipanggil ke Timnas.
“IIni sesuai kesepakatan ketika manager meeting pada evaluasi paruh musim kemarin,” sebutnya.
Dia juga berjanji tidak akan ada batasan jumlah pemain dari klub seperti Piala AFF dua tahun lalu. Artinya, jika ada lebih dari dua pemain dari satu klub dipanggil, klub yang bersangkutan harus legawa.
“Berapapun harus siap. Ini demi Indonesia,” sebut dia.
Di sisi lain, Tisha berharap Milla bisa datang sebelum 9 Oktober. Selain harus membahas kontrak, mantan pemain Barcelona dan Real Madrid itu juga akan dievaluasi terkait kinerjanya sepanjang melatih Timnas Indonesia.
“Sampai saat ini kami terus berkoordinasi. Yang jadi masalah hubungan kami hanya via email dan telepon, tentu tidak maksimal,’” imbuhnya.
(jpc/qur/pojoksatu)

Rangking FIFA Edisi September: Belgia dan Prancis Catat Rekor Baru, Indonesia Stagnan

POJOKSATU.ID, ZURICH – Federasi sepak bola dunia, FIFA sudah merilis peringkat negara terbaru, Kamis (20/92018). Dalam rangking FIFA terbaru itu ada dua negara yang menempati peringkat pertama. Sementara posisi Indonesia tak beranjak dari peringkat bulan lalu.
Dua negara yang ada di peringkat pertama adalah Prancis dan Belgia. Keduanya memiliki jumlah poin sama 1.729 poin.
Prancis yang merupakan juara Piala Dunia 2018 memang bertahan di posisi teratas pada edisi Agustus lalu. Namun performa Les Blues kurang meyakinkan pada laga internasional baru-baru ini, 0-0 lawan Jerman dan menang 2-1 lawan Belanda.
Rangking FIFA terbaru edisi September. (capture fifa.com)
Hal itu yang membuat Belgia mampu mengejar perolehan poin tim besutan Didier Deschamps. Tim asuhan Roberto Martinez sendiri menang 4-0 atas Skotlandia pada laga persahabatan dan 3-0 atas Islandia di UEFA Nations League.
Jadwal Bola Hari Ini, 21 September: Iran Vs Indonesia, PSMS Vs Persela
Dengan poin kedua negara sama, Belgia berada di atas karena urutan alfabet. Adapun posisi ketiga ditempati Brasil.
Ini merupakan kali pertama ada dua negara yang memiliki poin sama di posisi teratas sejak ranking FIFA diperkenalkan pada Desember 1992.
Peringkat Indonesia pada rangking FIFA edisi September 2018.
Sementara itu Indonesia yang meraih kemenangan 1-0 atas Mauritius pada laga persahabatan 11 September lalu tidak beranjak dari posisinya, peringkat ke-164.
Ini Lawan 6 Wakil Indonesia di Perempat Final China Open 2018: Tiket Semifial di Tangan
Meski demikian poin Timnas Garuda bertambah dari 992 edisi Agustus lalu, naik menjadi 997.
Indonesia masih berada di bawah empat negara Asia Tenggara lainnya. Yaitu Vietnam (102), Filipina (114), Thailand (122) dan Myanmar (138).
(fat/pojoksatu)

Ratu Tisha: PSSI dan Luis Milla Belum Capai Kata Sepakat!

POJOKSATU.id, JAKARTA – PSSI dan Luis Milla belum mencapai kata sepakat soal kepastian terus atau tidaknya Luis Milla melatih Timnas Indonesia.
Pasalnya, dikemukakan Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, meski Milla yang kini tengah berada di kampung halamannya, Spanyol telah menyatakan kesiapannya, namun kedua belah pihak belum seratus persen mencapai kata sepakat.
”Hanya dari ucapan, belum ada hitam di atas putih,” kata Ratu Tisha di Jakarta, kemarin.

Selain soal klausul kontrak yang belum dibahas dan disepakati, sebut Ratu Tisha, Milla juga belum menyebutkan gaji yang diinginkan.
“Pas 9 Oktober nanti, ketika dia datang, baru kami membahas nilai kontraknya. Sekarang masih bicara fasilitas saja,” sebut dia.
Ratu Tisha menyebut, kedatangan Milla ke Indonesia pada 9 Oktober itu sangat mepet dengan persiapan timnas menuju Piala AFF 2018 yang akan mulai digelat pada 8 November mendatang.
Terlebih, sambung dia, Hansamu Yama dan kawan-kawan akan melakoni laga uji coba internasional kontra Myanmar pada 10 Oktober 2018.
“Setelah lawan Myanmar, beberapa hari kemudian kami harus mendaftarkan nama dan pelatih untuk Piala AFF 2018,” ucapnya.
(jpnn/qur/pojoksatu)