timnas spanyol

Gerard Pique Sambut Kembalinya Luis Enrique ke Timnas Spanyol

POJOKSATU.id, JAKARTA – Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Robert Moreno dan menunjuk Luis Enrique kembali ke timnas.
Keputusan ini lantas menimbulkan pro kontra. Gerard Pique termasuk diantara mereka yang setuju dengan kembali Enrique ke timnas.
“Satu-satunya hal yang bisa saya katakan saat ini adalah saya merasa bahagia karena Luis Enrique kembali menjadi pelatih timnas Spanyol,” ujarnya dilansir Football Espana.
Saat ditanya alasan pergantian Moreno ke Enrique, Pique mengaku tidak mengetahuinya. Ia bahkan mengaku mengetahui apa yang terjadi dari media.
“Saya tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi (di timnas Spanyol), saya juga belum berbicara dengan rekan-rekan setim di ​Barcelona karena mereka juga ambil bagian di pertandingan melawan Rumania,” ujarnya.
“Hal yang saya tahu saat ini adalah apa yang saya baca dari media, mungkin semua akan terungkap dan menjadi lebih jelas dalam beberapa hari ke depan,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Spanyol 7-0 Malta, Santi Cazorla Cetak Gol Pertama

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kemenangan 7-0 Spanyol atas Malta terasa istimewa bagi Santi Cazorla.
Pasalnya, pada pertandingan Sabtu (16/11) dini hari WIB tadi, Cazorla mencetak gol pertamanya dalam empat tahun.
Gol terakhirnya untuk Spanyol datang dalam kemenangan persahabatan 2-0 atas Inggris pada November 2015 lalu.
Sebagaimana diketahui, pemain 34 ini baru saja kembali tahun lalu setelah cedera yang mengancam kariernya.
Pada pertandingan lawan Malta, Cazorla tampil apik dan mencetak gol kedua untuk Spanyol setelah Alvaro Morata membuka keunggulan lebih dulu.
Pau Torres, Pablo Sarabia, Dani Olmo, Gerard Moreno dan Jesus Navas menambah keunggulan Spanyol di Ramon de Carranza, Cadiz.
Hasil ini membuat Spanyol, yang sudah memastikan tempat di putaran final Euro 2020, makin kokoh di puncak klasemen Grup F.
Mereka mengoleksi 23 poin dari sembilan pertandingan dan unggul lima poin dari Swedia di posisi kedua yang mengalahkan Romania 0-2.
(zul/pojoksatu)

Masa Depan Cerah, Robert Moreno Ingin Ansu Fati Gabung Timnas Spanyol

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ansu Fati belakangan tengah jadi sorotan berkat penampilan apiknya bersama Barcelona.
Ia dianggap memiliki masa depan cerah, setelah jadi pemain termuda dalam sejarah La Liga yang memberikan satu gol dan satu assist kala Barca menang 5-2 atas Valencia di Camp Nou, Minggu (15/9) dini hari WIB.
Dilansir Sport-English, pelatih timnas Spanyol Robert Moreno menjadi salah satu pihak yang menyoroti penampilan Ansu Fati.
Moreno mengaku senang melihat performa bagus Fati di Barcelona.
Sang pelatih lantas memberi pesan kepada klub untuk tidak memberikan beban berlebihan kepada Fati yang baru memulai karier profesionalnya.
“Ini (performa Fati) bagus untuk Barca, seorang pemain datang dari La Masia. Harus ada kesabaran dan saya harap demikian,” ujarnya.
Selain itu, Moreno juga mengungkap harapan agar Fati bisa bergabung dengan timnas Spanyol.
Saat ini, dilaporkan Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) tengah berupaya agar Fati yang merupakan bisa membela Timnas Spanyol.
Diketahui, bocah kelahiran Bissau-Guinea ini belum memperkuat timnas negara mana pun.
“Itu (Ansu Fati) bukanlah masalah yang dapat saya atasi. Orang-orang di RFEF tengah bekerja untuk mendapatkan Ansu (agar bermain di Timnas Spanyol) dan itu akan jadi keputusan pemain-pemain. RFEF tengah bekerja memiliki pemain-pemain terbaik,” paparnya.
(zul/pojoksatu)

Soal Kiper Utama, Robert Moreno : Saya Tidak Punya Pilihan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelatih Timnas Spanyol Robert Moreno menegaskan jika dirinya tidak memiliki pilihan soal siapa kiper utama tim.
Menurutnya David de Gea, Kepa Arrizabalaga dan Pau Lopez memiliki kualitas tinggi sehingga membuatnya kesulitan memilih.
“Saya tidak punya pilihan utama untuk posisi penjaga gawang. Pemain yang diturunkan dapat berubah atau dapat tetap seperti yang ada saat ini,” katanya dilansir dari AS.
“Saya akan selalu mengatakan hal yang sama. Ketiga pemain itu memiliki kualitas yang tinggi dan saya ingin mereka membuat saya mengalami kesulitan untuk mengambil keputusan,” sambungnya.
Lebih lanjut, Moreno mengatakan, De Gea, Arrizabalaga dan Pau Lopez menunjukkan komitmen yang tinggi setiap mereka mendapatkan panggilan.
Keadaan ini membuatnya tidak dapat menentukan pilihan pemain sebagai kiper utama dengan mudah.
Diketahui, penurunan performa yang dialami oleh De Gea di Manchester United membuatnya tersingkir oleh Arrizabalaga yang bergabung dengan Chelsea pada musim 2018/19.
Arrizabalaga sendiri telah tampil dalam empat pertandingan terakhir yang dijalani oleh La Furia Roja.
Saat ini, Spanyol juga memiliki Pau Lopez yang telah pindah ke AS Roma sebagai salah satu opsi.
(zul/pojoksatu)

Tumbangkan Spanyol, Amerika Serikat Melaju ke Perempat Final

POJOKSATU.id, JAKARTA – Amerika Serikat berhasil mengamankan tiket perempat final Piala Dunia Wanita 2019.
Pada babak 16 besar, Senin (24/6) malam WIB, mereka sukses menumbangkan Spanyol dengan skor 1-2.
Amerika membuka keunggulan lebih dulu saat laga baru berjalan tujuh menit setelah mendapatkan hadiah tendangan penalti.
Megan Rapinoe sukses menjalankan perannya dan membuat timnya unggul 0-1.
Sayang, keunggulan tersebut tak bertahan lama. Pasalnya, hanya dua menit berselang Spanyol mampu menyamakan kedudukan.
Gol penyama kedudukan dicetak oleh Jennifer Hermoso di menit ke-9. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama berakhir.
Di babak kedua, Amerika Serikat berhasil menambah keunggulan berkat gol yang dicetak Rapinoe dari titik putih.
Dengan ini, Amerika pun lolos ke babak berikutnya, menyusul Jerman, Norwegia, Inggris, Perancis dan Swedia.
Nantinya, di babak perempat final, mereka dijadwalkan akan berhadapan dengan tuan rumah Perancis.
(zul/pojoksatu)

Alvaro Morata Cetak Dua Gol, Spanyol Tekuk Malta

POJOKSATU.id, JAKARTA – Spanyol meraih kemenangan pada kualifikasi Euro 2020, Rabu (27/3) dini hari WIB.
Pada pertandingan tersebut, pasukan L. Enrique atas Malta dengan skor dua gol tanpa balas.
Gol pertama tim berjuluk La Furia Roja ini dicetak oleh Alvaro Morata di menit ke-31.
Skor 0-1 bertahan hingga akhir pertandingan. Di babak kedua, Spanyol yang unggul penguasaan bola kembali menambah keunggulan.
Alvaro Morata lagi-lagi mencatatkan namanya di papan skor. Ini merupakan gol keduanya di pertandingan tersebut.
Hingga akhir pertandingan skor tak berubah tetap 0-2 untuk kemenangan La Furia Roja.
Dengan begitu, Spanyol sejauh ini meraih enam poin dari dua kemenangan di pertandingan kualifikasi Grup F.
(zul/pojoksatu)

Kalah dari Kroasia, Luis Enrique Klaim Timnya Bermain Lebih Baik

POJOKSATU.id, ZAGREB – Spanyol harus menelan kekalahan dramatis dari runner-up Piala Dunia 2018 Rusia, Kroasia dengan skor ketat 2-3.
Sang pelatih, Luis Enrique sendiri mengaku sangat kecewa dengan hasil pertandingan di laga lanjutan UEFA Nations League A di Stadion Maksimir, Jumat (16/11/2018) dini hari WIB itu.
Pasalnya, Enrique menegaskan, la Roja bermain lebih baik dari tuan rumah. Di paruh kedua, timnya bahkan bermain cukup mendominasi.
Brace Jedvaj bawa Kroasia Bekuk Juara Dunia
Ini Rahasia Sukses Kroasia Taklukkan Spanyol di Menit Akhir
Dengan hasil minor tersebut, Spanyol gagal menyegel satu tiket ke babak empat besar lebih cepat, kendati posisinya kini masih beradap dipuncak Grup 4.
“Paruh kedua berjalan luar biasa untuk kedua tim. Pada babak pertama, kami memang bermain buruk dengan terlalu banyak hadirkan ancaman buat diri sendiri. Akurasi operan jadi masalah di situ,” tutur Enrique seperti dikutip dari Marca.
“Namun di babak kedua, kami lebih baik. Sayangnya kami tidak menekan dengan maksimal. Walau begitu kami pantas mendapatkan hasil yang lebih baik, setidaknya tidak kalah. Kemenangan bahkan bisa saja kami raih,” ujarnya.
Mantan pelatih Barcelona itu menilai, gol tuan rumah lahir dari kesalahan para pemainnya. “Gol kedua dari situasi bola mati, sedangkan gol ketiga terjadi karena kami sama-sama memburu gol tersebut. Secara keseluruhan kami bermain lebih baik dan pastinya kekalahan bukanlah hasil yang pantas,” tuturnya.
“Kami juga menghantam mistar dan beberapa peluang kami secara luar biasa tidak berbuah gol. Saya pikir sepakbola telah berlaku tidak adil untuk kami malam ini,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)