W88top casino trực tuyến

timnas u-19

Soal Pertimbangan Memilih Pemain, Begini Penjelasan Indra Sjafri

POJOKSATU.id, JAKARTA – Sebanyak 28 pemain dipilih oleh pelatih Shin Tae-Yong untuk masuk dalam skuad Timnas U-19.
Asisten manajer pelatih timnas Indonesia Indra Sjafri untuk memilih nama-nama terbaik dari skuat saat ini, pihaknya tidak ingin hanya mengandalkan parameter teknik atau pemahaman taktikal di lapangan.
“Kami melakukan penilaian parameter lain,” kata pelatih yang membawa Indonesia juara Piala AFF U-19 2013 dan Piala AFF U-22 2019 tersebut.
Dalam beberapa kesempatan, Shin Tae-Yong menyebut bahwa kondisi fisik pemain Indonesia tidak terlalu baik.
“Fisik menjadi masalah terbesar. Kemampuan mereka memang lebih bagus dari perkiraan saya, tetapi kondisi fisik mereka lebih buruk dari prediksi,” tutur Shin.
Hal itu yang membuat juru taktik asal Korea Selatan tersebut menjadikan fisik sebagai fokus utama sembari timnas U-19 menuntaskan berbagai menu latihan sebelum tampil di Piala Dunia U-20 2021.
Saat ini, skuad Timnas U-19 Indonesia menjalani masa pemusatan latihan di Chiang Mai, Thailand hingga 1 Februari 2020.
Mereka akan langsung menjalani tes fisik serta pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan dua hari setelah tiba di Chiang Mai, Thailand, yakni pada Rabu (22/1).
(jpnn/pojoksatu)

Ketum PSSI Lepas Timnas U-19 Jalani Pemusatan Latihan di Thailand

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ketua Umum (Ketum) PSSI M Iriawan alias Iwan Bule melepas Timnas U-19 menjalani masa pemusatan latihan di Chiang Mai, Thailand mulai 20 Januari sampai 1 Februari.
Pelepasan 28 pemain dan 20 ofisial serta tim kepelatihan itu dilakukan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Senin (20/1) siang.
Iwan Bule lantas menjelaskan, bahwa para pemain akan mendapatkan latihan dan uji coba berkualitas selama pemusatan latihan di sana.
“Ini pemain hasil seleksi tim kepelatihan yang dipimpin Shin Tae Yong. Namun, ini belum baku. Masih akan dilihat kemampuannya di sana,” katanya.
Berdasarkan rencana, selama di Thailand, Timnas U-19 akan menjalani sampai enam kali uji coba.
Mereka tidak hanya melawan klub lokal Thailand, tetapi juga tim-tim asal Korea yang juga sedang menjalani pemusatan latihan di Chiang Mai.
Sementara itu, Hamsa Lestaluhu mengaku akan menunjukkan yang terbaik dan tidak mau menyia-nyiakan kesempatan menjalani sesi TC ini.
“Iya, kami akan bekerja keras. Karena ini masih belum final, kami akan menunjukkan yang terbaik,” tandasnya.
(jpnn/pojoksatu)

Hari Ini, 28 Penggawa Timnas U-19 Terbang ke Thailand

POJOKSATU.id, JAKARTA – Direktur Media PSSI Gatot Widakdo menyebutkan, Timnas U-19 bakal bertolak ke Thailand, hari ini, Senin (20/1).
Disebutkan, sebanyak 28 penggawa Timnas U-19 yang lolos seleksi itu akan berangkat siang nanti ke Negeri Gajah Putih untuk menjalani pemusatan latihan sampai awal Februari.
Sebelum itu, akan ada prosesi pelepasan pemain dan tim yang akan dilakukan beberapa jam sebelum berangkat oleh Ketua Umum PSSI, M Iriawan.
“Pelepasan oleh ketum PSSI pukul 11.00 WIB di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta,” kata Gatot.
Selama di Thailand, Timnas U-19 akan mendapatkan banyak uji coba di sana. Bukan hanya melawan tim lokal, tetapi juga ada rencana tim asal Korea Selatan yang sedang berada di Thailand menjadi lawan.
“Kemungkinan ada beberapa pertandingan di sana. Ada juga lawan kami dari klub dari Korsel,” ucap Manajer Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong setelah memimpin latihan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, beberapa waktu lalu.
Timnas U-19 merupakan skuad yang diproyeksikan untuk tampil di Piala AFC U-19 2020 di Uzbekistan. Mereka menjadi embrio tim yang dipersiapkan untuk tampil di Piala Dunia U-20 2021, saat Indonesia menjadi tuan rumah.
(jpnn/pojoksatu)

Seleksi Pemain Timnas U-19, Begini Penjelasan Nova Arianto

POJOKSATU.id, JAKARTA – Seleksi pemain Timnas U-19 Indonesia untuk persiapan Piala AFC 2020 akan dilakukan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Senin (13/1) sore.
Asisten Pelatih Timnas U-19 Indonesia Nova Arianto menjelaskan, pada sesi latihan perdana tidak akan dibarengi dengan sesi tes fisik.
Nova Arianto menjelaskan, biasanya di awal ada pengukuran Vo2Max pemain. Pengukuran kapasitas paru-paru dalam menampung oksigen itu perlu untuk melihat derajat fisik dan kemampuan endurance atau daya tahan pemain.
“Tesnya nanti dilakukan di Thailand. Kami akan ada uji coba dan TC (training camp,red) di Thailand, tanggalnya nanti saja,” jelasnya.
Bukan hanya test Vo2Max pemain, tetapi juga akan dibarengi dengan MRI.
Tes MRI atau magnetic resonance imaging biasanya dilakukan untuk melihat kondisi dalam tubuh pemain, dan juga melihat usia pemain, apakah benar kelahirannya sama dengan data yang diberikan atau tidak.
Menurut Nova, tes ini sangat perlu dilakukan sebagai salah satu bentuk antisipasi. Sebab, jelang tampil di Piala AFC U-19 2020 dan persiapan menuju Piala Dunia U-20, pemain-pemain yang terpilih harus lolos tes yang membuktikan umur mereka sama dengan yang tertulis di data registrasi.
(jpnn/pojoksatu)

Kontra Korea Utara, Bek Timnas U-19 : Kami Berjuang untuk Menang

POJOKSATU.id, JAKARTA – Timnas U-19 Indonesia akan menghadapi Korea Utara pada pertandingan terakhir Grup K Kualifikasi Piala Asia U-19 2020.
Duel kedua tim akan dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (10/11) mulai pukul 19.00 WIB.
Menghadapi Korea Utara, bek timnas U-19 Indonesia Muhammad Salman Alfarid menegaskan, timnya akan tampil habis-habisan.
“Kami akan bermain seperti dua laga sebelumnya. Kami berjuang untuk menang,” ujar Salman.
Meskipun sebenarnya, hasil seri saja dengan Korea Utara sudah membawa mereka ke Piala Asia U-19 2020 di Uzbekistan.
Timnas U-19 Indonesia saat ini memimpin klasemen Grup K dengan mengoleksi enam poin dari dua pertandingan.
Sedangkan Korea Utara baru mengumpulkan empat poin dan berada di posisi kedua.
Jika lolos ke Piala Asia U-19 2020, itu menjadi keikusertaan ke-18 Indonesia di kejuaraan yang sudah digelar sejak tahun 1959 tersebut.
Timnas Indonesia sendiri pernah menjuarai turnamen itu pada tahun 1961. Terkini, Indonesia tampil di Piala Asia U-19 2018 dan melaju hingga perempat final sebelum dikalahkan Jepang.
“Laga melawan Korea Utara sangat penting dan akan menjadi salah satu yang terberat. Kami harus fokus dan tidak boleh terpengaruh dengan dua laga sebelumnya,” tuturnya.
(ant/jpnn/pojoksatu)

Hasil Undian Piala AFF U-19 2019, Indonesia Terhindar Grup ‘Neraka’

POJOKSATU.id, JAKARTA – Undian Piala AFF U-19 2019 baru saja dirilis. Hasilnya, timnas Indonesia terhindar dari grup berat.
Dalam hasil undian, Garuda Muda tergabung di Grup A. Mereka akan melawan Myanmar, Laos, Timor Leste, Filipina, dan Brunei Darussalam.
Sedangkan Grup B boleh dibilang sebagai grup neraka. Selain Australia, ada Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, dan juga Kamboja.
Empat tim pertama diketahui merupakan jawara Piala AFF. Thailand mengoleksi lima gelar, Australia empat, sedangkan Vietnam dan Malaysia masing-masing kemas satu gelar.
Untuk diketahui, Piala AFF U-19 akan dihelat di Vietnam pada 5-19 Agustus mendatang. AFF kali ini mengundang Australia untuk ikut serta dalam turnamen usia muda tersebut.
Berikut hasil undian Piala AFF U-19 :
Grup A
Indonesia
Myanmar
Laos
Timor Leste
Filipina
Brunei Darussalam
Grup B
Australia
Thailand
Vietnam
Malaysia
Singapura
Kamboja
(jpc/pojoksatu)

Terungkap…Timnas U-19 Indonesia Dipermalukan China U-19 Gara-gara Ini

POJOKSATU.ID, BOGOR – Tim Nasional Indonesia (Timnas) U-19 harus menelan kekalahan memalukan 0-3 dari China U-19 pada laga pamungkas PSSI Anniversary Cup di Stadion Pakansari, Selasa (25/9/2018) malam. Pelatih Garuda Muda, Indra Sjafri pun membeberkan penyebab kekalahan timnya.
Pada pertandingan tersebut, gawang Indonesia U-19 yang dikawal Gianluca Pagliuca Rossy harus kebobolan tiga kali melalui Guo Tianyu (menit 39), Chaoyang Liu (44) dan Wang Jinze (66).
Indra Sjafri mengaku kekalahan telak tersebut diakibatkan karena timnya terlalu cepat kehilangan bola.
Seisi Pakansari Doakan Arwah Haringga Sirila sebelum Laga Indonesia Vs China
Sementara pada saat menguasai bola, kata dia, kurang berani memainkan tempo sehingga penguasaan bola tak berlangsung lama.
Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Indra Sjafri.
“Pemain-pemain kita saat pegang bola juga kurang berani main dan cepat kehilangan bola, kita dapat bola, beberapa sentuhan, bola hilang lagi,” kata Indra dalam jumpa pers usai pertandingan di Pakansari, Selasa (25/9/2018) malam.
Terkait Penghentian Liga Indonesia, Ini yang Dilakukan PSSI Agar Terhindar Sanksi FIFA
Selain itu, Indra menjelaskan bahwa untuk mengantisipasi kecolongan gol, ia menginstruksikan pemain untuk tidak terlalu sering pelanggaran di area pertahanan karena akan dimanfaatkan lawan.
Strategi counter attack yang disiapkan Indra juga tidak berjalan baik.
Laga Pamungkas PSSI Anniversary Cup, Indonesia Dibantai China
“Sebenarnya di babak pertama counter attack ada beberapa kali yang bisa dilakukan tapi ada sedikit error control dan keputusan counter jadi tidak efektif. Pemain-pemain depan kurang bisa memanfaatkan peluang,” ungkapnya.
Indra menuturkan bahwa hal ini akan jadi evaluasi dan juga untuk bahan pertimbangan dalam memilih 23 orang dari 31 pemain yang disiapkan untuk menghadapi Piala Asia U-19 2018.
(adi/fat/pojoksatu)