tony sucipto

Taklukkan Persela, Tony Sucipto Ungkap Kunci Kemenangan Persija

POJOKSATU.id, JAKARTA – Persija Jakarta berhasil menaklukkan Persela Lamongan pada laga Liga 1 2019 dengan skor 4-3 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jumat (15/11).
Pemain Persija, Tony Sucipto mengaku, laga lawan Persela sangat sulit dan berat. Karena itu, kata Tony, pada babak pertama Persija mudah kebobolan.
Namun, pelatih Edson Tavares mengubah strategi demi mengejar ketertinggalan di babak kedua.
Saat jeda babak, Persija sempat tertinggal 2-3. Ismed Sofyan dan Fachrudin diistirahatkan. Kemudian, Maman Abdurahman dan Heri Susanto masuk untuk mengubah alur laga.
Benar saja, Hersus, sapaan karib Heri mencetak gol ketiga Persija sekaligus membuat kedudukan menjadi seri 3-3.
Pada babak kedua, Edson juga melakukan eksperimen dan menempatkan Novri Setiawan di bek sayap, kemudian Tony Sucipto didorong sedikit ke depan untuk jadi gelandang bertahan. Perubahan ini bagus, sehingga skor berubah.
“Alhamdulillah pertandingan hari ini bisa kami menangi, pertandingan yang sangat sulit, sangat berat, karena babak pertama dengan mudah kami kemasukan. Babak kedua adanya perubahan dari coach kami bisa maksimalkan menjadi gol dan menjadi 4-3,” ucap Tony.
Dengan hasil ini, Persija bernafas lega karena semakin menjauhi zona degrafasi. Macan Kemayoran ada di posisi 12 dengan poin 34 dari 27 pertandingan.
(jpnn/pojoksatu)

Gabung Persija, Dirijen Viking: Hargai Keputusan Toncip!

POJOKSATU.id, BANDUNG – Dirijen Viking Persib Club (VPC), Yana Umar buka suara mengomentari keputusan Tony Sucipto alias Toncip bergabung dengan Persija Jakarta.
Yana menilai, apa yang dilakukan Toncip tak menyalahi aturan apapun dan hal tersebut lumrah bagi seorang pemain profesional.
Ia bahkan menghargai keputusan Toncip dan menaruh respek atas kontribusinya selama mengenakan jersey Persib Bandung selama delapan musim terakhir.
Demi Persib Bandung, Pemain Ini Tolak Pinangan Banyak Klub
Yana Umar – Dirijen Viking Persib Bandung (@yanaumar33/instagram)
“Ya kalau main di mana-mana juga tetap aja dia itu bagian dari Persib yang sudah membawa Persib juara,” sebut Yana seperti dikutip dari laman Bobotoh.id.
“Seperti Ronaldo Brasil dari Barcelona dia pindah ke Real Madrid,” ujarnya.
Karena itu, ditegaskan Yana, tak ada alasan baginya untuk kemudian berbalik membenci Toncip karena berlabuh di klub yang selama ini menjadi musuh bebuyutan Maung Bandung tersebut.
“Silakan saja karena kan profesional main dimana-mana juga. Tetapi di sisi lain dia kan bagian dari Persib juga, sudah jadi bagian sejarah,” sebut dia.
Lagipula, dikatakan Yana, apa yang dilakukan Toncip (pemain Persib gabung Persija dan sebaliknya) bukan kali ini saja terjadi.
Sebelumnya, banyak pemain yang pernah memakai dua jersey klub besar di tanah air itu, sebut saja Aliyudin, Nur Alim, M. Ilham hingga Atep, termasuk Budiman.
“Apa bedanya dia dengan Budiman dulu? Budiman besar di Persija dan membawa Persija juara tapi balik ke Bandung. Kan Tony juga sebelumnya dia di Persija terus ke Persib bawa juara dan balik lagi ke Persija,” imbuhnya.
Keputusan Toncip sendiri memang terbilang cukup berani. Delapan musim membela Persib, pria asal Surabaya itu memutuskan bergabung dengan juara Liga 1 2018 itu yang kental dengan rivalitas tinggi dengan mantan klubnya itu.
(qur/pojoksatu)

Persib Bandung Dapat Pengganti Tony Sucipto

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung akhirnya mendapatkan pengganti Tony Sucipto. Ia adalah Zalnando.
Mantan bek Sriwijaya FC itu sudah mengikuti latihan bersama Persib, Minggu (20/1), tepat bersamaan dengan pelaksanaan Kongres PSSI.
Kepindahannya ke Persib, diakui Zalnando membuat motivasinya berlipat ganda. Sebab, dikatakan Persib adalah tim idola.
“Saya ini lahir di sini, Persib ini tim idola. Jadi sekarang saya main bukan hanya karena faktor profesionalisme, tapi juga bermain untuk tim kebanggaan, rasanya beda,” kata Zalnando, dilansir JPNN.
Lebih lanjut, pemain 22 tahun tersebut mengakui adaptasi di Persib cukup mudah dan nyaman.
Dirinya semakin terbantu, karena sebagian pemain sudah ada yang mengenalnya.
Sebagaimana diketahui, Tony Sucipto masuk dalam daftar lima pemain yang tidak lagi dipertahankan Persib Bandung.
Selepas dari Persib, Tony Sucipto kini berlauh ke Persija Jakarta. Kedatangan Tony tentu menambah kekuatan di barisan pertahanan Macan Kemayoran.
(dkk/jpnn/pojoksatu)

Ditanya Soal Ini, Tony Sucipto Kebingungan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Setelah kontraknya tidak diperpanjang oleh manajemen Persib Bandung, Tony Sucipto resmi bergabung ke Persija Jakarta.
Kedatangan Tony tentu menambah kekuatan di barisan pertahanan Macan Kemayoran.
Akan tetapi, dirinya mengaku belum tahu akan ditugaskan sebagai apa oleh Ivan Kolev.
“Saya bingung kalau ditanya posisi. Semua sih tergantung pelatih. Pelatih saat ditunjuk di posisi mana, saya siap saja asal jangan di kiper,” ujar sang pemain.
Diketahui, Tony memang dikenal bisa menempati banyak posisi. Selain wing back, ia juga jago sebagai bek tengah atau gelandang bertahan.
Soal adaptasi, mantan pemain Sriwijaya FC ini mengaku tidak mengalami kendala apapun. Ia mengaku sudah dekat dengan beberapa pemain Persija seperti Maman Abdurrahman, Bambang Pamungkas, Shahar Ginanjar, hingga Ismed Sofyan.
“Kalau adaptasi enggak ada masalah dengan teman-teman. Lagian juga seperti senior-senior di sini juga welcome. Begitu juga The Jakmania, mereka juga menerima,” tuturnya.
“Kalau ada pro dan kontra itu wajar. Sebab sebelum di Persija, saya delapan tahun di Persib. Ambil positifnya saja,” tandasnya.
(jpc/pojoksatu)

Libur Kompetisi, Bek Senior Persib Nikmati Masakan Ibu

POJOKSATU.ID, BANDUNG – Bek Persib, Tony Sucipto manfaatkan masa libur kompetisi untuk mencurahkan waktu bersama keluarga. Selain bersama istri serta anak-anaknya, dia juga melepas rindu dengan ibunda tercinta di kesempatan ini. Karena cukup lama dia tidak bertemu dengan ibu yang sehari-hari tinggal di Surabaya.
Saat sang ibu menyambangi rumahnya di Bandung, Tony pun sangat memanfaatkan ini untuk meluangkan waktu bersama. Menurutnya di rumah, sang ibu kerap memasak makanan-makanan kesukannya sejak kecil. Hal itu yang sangat ia rindukan karena selama kompetisi sulit baginya pulang kampung di tengah padatnya jadwal.
BACA JUGA: Usut Kasus Pengaturan Skor, Inilah Orang Pertama yang Dipanggil Bareskrim Polri
“Kalau orang tua kan tipenya itu dia ga suka jalan-jalan, jadi lebih seneng buatin sesuatu buat anaknya seperti untuk masakin kita di rumah,” kata Tony dikutip dari Simamaung.com.
Tony mengatakan bahwa jarang ada kesempatan baginya pulang dan bertemu ibunya di Surabaya. Apalagi gelaran Liga 1 2018 ketika memasuki putaran kedua waktu bertandingnya cukup intensif. Itu yang membuatnya sangat rindu masakan ibu yang sangat disukainya terutama sambal racikan sang bunda.
“Karena lama juga ya kita engga ketemu, kita kan tahu setengah kompetisi kita dengan jadwal (padat) seperti itu. Pastinya sih banyak, contohnya soto dan sambal yang saya suka banget,” ujar Tony memungkasi.
Saat ini Tony benar-benar ingin sejenak melupakan rutinitasnya sebagai atlet profesional. Karena istirahat juga merupakan hal yang penting untuk memulihkan tenaga supaya kembali bugar. Dia pun akan mulai mengembalikan kondisi fisiknya saat tim pelatih menentukan kapan latihan perdana di pramusim 2019.
BACA JUGA: Di Tangan Solskjaer, Gelandang yang ‘Diparkir’ Mourinho Ini Bisa Moncer Lagi
“Ini kan baru beres jadi engga ada fokus kesana (latihan) sih, jadinya fokus untuk keluarga. Nanti pasti ada, tapi engga saat ini, sekarang manfaatin sama keluarga,” jelas full back senior Persib itu.
Tony pun memilih menghabiskan masa liburnya di Bandung bersama keluarganya. Biasanya dia pulang ke Surabaya untuk menemui ibu yang memang berasal dari Kota Pahlawan. Tetapi untuk kali ini, orang tuanya yang berkunjung ke Bandung untuk bertemu putranya tersebut.
“Liburan buat sekarang di Bandung saja dan ini cenderung lebih banyak di rumah. Ga ke Surabaya juga sih karena orang tua yang datang kesini,” tuturnya.
(fat/pojoksatu)