tuan rumah piala dunia

Gantikan Thailand, Australia Jadi Tandem Indonesia Ajukan Proposal Tuan Rumah Piala Dunia 2034

POJOKSATU.id, JAKARTA – Rencana Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034 memasui baba baru. Setelah rencana bertandem dengan Thailand gagal, kini Australia mengonfirmasi akan bersama PSSI mengajuan proposal ke FIFA.
Rencana tersebut dikonfirmasi Federasi Sepabola Australia (FFA) yang mengakui bahwa mereka bersama Indonesia akan mengajukan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034.
“FFA mengonfirmasi telah terjadi diskusi dengan PSSI tentang kemungkinan pengajuan menjadi tuan rumah bersama untuk Piala Dunia 2034,” tulis pernyataan FFA, dikutip Pojoksatu.id dari News.co.au.
“Pengajuan Indonesia-Australia menjadi tuan rumah bersama juga sudah dibahas pada pertemuan AFF di Laos.”
“FFA akan menyambut kesempatan untuk diskusi selanjutnya dengan pengajuan dari ASEAN untuk Piala Dunia 2034 dengan serangkaian anggota federasi regional di sana.”
Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria sendiri sebelumnya menjelaskan bahwa pertemuan Kongres AFF pada 22 Juni 2019 memutuskan pencalonan Australia dan Indonesia untuk Piala Dunia 2034.
“Jadi telah diputuskan kemarin ketika PSSI join bid dengan Thailand untuk mewakili AFF bidding Piala Dunia 2034. Saat itu, Thailand menyatakan kemungkinan tidak siap,” ucap Ratu Tisha, Rabu (26/6/2019).
“Kemudian, PSSI berdiskusi dengan AFF dan akhirnya kami memutuskan untuk menggandeng Australia untuk Piala Dunia 2034,” ucap Ratu Tisha menambahkan.
FFA sudah sempat menjadi kandidat tuan rumah Piala Dunia 2022 namun kalah bersaing dengan Qatar yang akhirnya terpilih.
(fat/pojoksatu)

Spanyol Siap Kolaborasi dengan Portugal Demi Ini

POJOKSATU.id, JAKARTA – Gelaran Piala Dunia 2030 menjadi perhelatan yang spesial. Sebab akan menandai seabad bergulirnya pesta sepak bola empat tahunan tersebut.
Sejauh ini, sudah beberapa negara mendeklarasikan siap menjadi tuan rumah. Terbaru adalah Spanyol dan Portugal.
Keduanya percaya diri bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030. Pasalnya, kedua memiliki pengalaman.
Diketahui, Spanyol pernah menggelar Piala Dunia pada 1982 dan sebelumnya juga pernah jadi tuan rumah Euro 1964. Sedangkan Portugal menjadi tuan rumah Euro 2004.
“Setelah pertemuan mendalam antara kedua federasi sepak bola Spanyol dan Portugal, terkonfirmasi jika keduanya menjajaki kemungkinan menjadi tuan rumah bersama pada PD 2030,” tulis Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) dalam laman resminya.
Plt Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez sebetulnya ingin menggandeng satu lagi tetangga mereka.
Meski itu statusnya tetangga menyeberang laut, yakni Maroko. Namun akhirnya rencana tiga negara yang berbeda benua itu urung terjadi.
Dilaporkan Reuters, Minggu (9/6) pesaing duet Spanyol-Portugal datang dari kuartet negara Amerika Latin (Cile, Uruguay, Paraguay, dan Argentina).
Empat negara Latin menjadi pendeklarasi pertama tuan rumah Piala Dunia 2030 mendatang. Khususnya Uruguay, punya kepentingan sejarah.
Bukan apa-apa, Piala Dunia edisi pertama pada 1930, digelar di Uruguay sekaligus meraup gelar juara.
Sementara itu, Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan antusiasme beberapa negara untuk jadi tuan rumah Piala Dunia 2030 memang sudah ramai sejak tahun ini.
Padahal, pemilihannya baru akan dilakukan pada 2023 mendatang.
Menurut salah satu sumber FIFA kepada Daily Mail, meski beberapa kawasan sudah mendeklarasikan minat jadi tuan rumah Piala Dunia 2030, secara diam-diam Tiongkok pun terus melobi dan berkampanye untuk menjadi tuan rumah.
(jpc/pojoksatu)