venue

UEFA Tentukan Venue Final Liga Champions 3 Musim ke Depan: Rusia, Jerman Lalu Inggris

POJOKSATU.id, LJUBLJANA – Federasi sepak bola Eropa, UEFA telah menentukan venue atau lokasi dihelatnya laga final Liga Champions untuk tiga musim ke depan.
Keputusan ini diambil oleh Komite Eksekutif UEFA pada pertemuan hari Selasa (24/9/2019) di ibukota Slovenia, Ljubljana.
Edisi 2020/2021 akan menjadi final kedua yang digelar di Rusia. Yang pertama, antara Manchester United dan Chelsea di Stadion Luzhniki Moskow pada 2008, berakhir dengan adu penalti yang dimenangkan oleh tim asuhan Sir Alex Ferguson.
Kemudian musim 2021/2022 akan berakhir di Football Arena atau Allianz Arena Munich, markas Bayern Muenchen. Sepuluh tahun setelah stadion itu terakhir menjadi tempat pagelaran laga final UCL. Kala itu Bayern tampil di final, tapi malah kalah dari Chelsea melalui adu penalti.
Final 2022/2023 akan menjadi yang kedelapan yang dimainkan di Stadion Wembley. Trofi Liga Champions UEFA baru-baru ini diadakan di sana pada tahun 2011 dan 2013, masing-masing dimenangkan oleh Barcelona dan Bayern. Semi-final dan final UEFA EURO 2020 juga berlangsung di Wembley.
Final musim ini akan menjadi yang pertama di Turki sejak kemenangan luar biasa Liverpool 2005 melawan AC Milan, diadakan di Atatürk Olimpiyat Stadı di Istanbul.
Venue Final Liga Champions UEFA:
2021: Stadion Saint Petersburg, St Petersburg, Rusia
2022: Allianz Arena Munich, Munich, Jerman
2023: Stadion Wembley, London, Inggris
(fat/pojoksatu)

Final Copa Libertadores 2018 Digelar di Stadion Ini

POJOKSATU.id, MADRID – Conmebol resmi menunjuk markas Real Madrid, Santiago Bernabeu, sebagai venue final leg kedua Copa Libertadores 2018 antara Boca Juniors kontra River Plate, Minggu (2/12/2018) malam waktu setempat.
Gelaran laga bertajuk super clasico ini memang penuh polemik menyusul penundaan jadwal kick-off akibat serangan brutal suporter River Plate terhadap bus pemain Boca Juniors.
Leg 1 atas laga final itu sendiri telah sukses digelar untuk hasil imbang 2-2 yang digelar di markas Bica Juniors.
Dikutip dari Diario AS, Conmebol, Federasi Sepak Bola Spanyol, FIFA, dan Real Madrid sepakat, Bernabeu akan dijadikan lokasi pertandingan puncak tersebut.
Sebelum memutuskan Bernabeu, muncul beberapa alternatif venue seperti Asuncion, Doha dan Miami, namun semuanya ditolak karena berbagai pertimbangan.
Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez sendiri siap menjamin keamanan jalannya pertandingan yang berlangsung panas dan dalam tensi tinggi tersebut.
Presiden Conmebol, Alejandro Domínguez mengucapkan terima kasih kepada Rubiales atas perannya sebagai mediator sementara Presiden FIFA Gianni Infantino telah mengkonfirmasi bahwa dia akan terbang ke Madrid untuk menghadiri final.
Ibukota Spanyol tersebut dipandang strategis sebagai lokasi final prestisius tersebut karena memiliki komunitas ekspatriat Argentina yang signifikan, diyakini sekitar 60.000 sampai 65 ribu jiwa.
(qur/pojoksatu)

Jamu Perseru, Persib Dihantui Tren Minor I Wayan Dipta

POJOKSATU.id, GIANYAR – Persib Bandung bersiap melakoni laga lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan 32 menghadapi Perseru Serui di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar Bali, Jumat (23/11/2018) petang WIB.
Persib tentu wajib memenangkan laga tersebut untuk bisa terus bersaing di papan atas setelah mengalami hasil buruk dibeberapa laga terakhir.
Sempat jadi juara paruh musim, peringkat Maung Bandung kini anjlok ke peringkat ketiga setelah disalip PSM Makassar dan Persija Jakarta.
Tak Lagi Pikirkan Juara, Persib Bandung Hanya Ingin Menang dan Menang
Namun, sejak menggelar laga usiran di Pulau Dewata, Persib selalu tampil majal. Di dua laga sebelumnya, mereka tumbang di tangan Persebaya 1-4 dan takluk dari juru kunci PSMS Medan denga n tipis 0-1.
“Di sini kita kalah dari Persebaya (Surabaya) dan (PSMS) Medan. Dan kini kita akan coba menang. Karena di sini tempat dan lapangannya bagus,” seru Gomez seperti dikutip dari laman resmi klub.
Karena itu, pelatih berusia 61 tahun asal Argentina itu bertekad untuk mematahkan tren minor setiap bermain di markas Bali United itu.
“Kita ingin menang dan menyelesaikannya dengan hasil yang paling maksimal. Yang penting adalah tiga poin,” tekad Gomez.
Kendati begitu, mantan juru racik Johor Darul Takzim itu tak menampik jika permainan timnya berbeda tanpa kehadiran Bobotoh di stadion.
Namun, Gomez berharap, Maung Bandung bisa bangkit dan menjawab semua keraguan dengan memenangi laga esok.
“Memang tidak seperti stadion GBLA dan kita tidak bisa bermain di sana di tiga pertandingan terakhir dengan pendukung kita. Dan itu sangat sulit bagi kita,” tuturnya.
“Tapi bukan hanya untuk kita, semua tim akan sulit tanpa suporter,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Laga Final Persib U-19 Vs Persija U-19 Sebaiknya Digelar di Sini

POJOKSATU.id, JAKARTA – Operator Liga 1 U-19, PT Liga Indonesia Baru telah menunda laga final kompetisi tersebut berdasarkan rekomendasi aparat keamanan.
Laga final yang sedianya akan digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Minggu (18/11/2018) terpaksa ditunda atas arahan pihak kepolisian setempat berdasarkan pertimbangan keamanan.
Menyoroti hal tersebut, pelatih Persib U-19, Budiman Yunus pun menyarankan laga digelar ditempat lain seperti di Stadion M. Soebroto, Magelang.
Stadion yang pernah dijadikan venue Persib dan Persija di babak delapan besar itu dinilai tepat dan ideal sebagai lokasi final.
“Bukan pilih-pilih tempat, tapi yang terpenting bisa hemat waktu, bujet dan tenaga,” kata Budiman seperti dikutip dari laman resmi klub seperti dikutip dari Goal.
“Kalau di Magelang perjalanannya bisa lewat darat dan lapangan untuk kami berlatih juga memadai‎,” sebut dia.
Di samping itu, Budiman juga memberikan masukannya terkait waktu pertandingan. “Karena ini final, bagusnya digelar siang atau sore karena bisa saja ada perpanjangan waktu. Kalau malam, Bali akan lebih enak, pencahayaannya juga bagus,”‎ ungkapnya.
Terpisah, pelatih Persija U-19, Sudirman, mengambil sisi positif dari penundaan laga final tersebut. Namun ia berharap segera ada kepastian dari pihak operator terkait jadwal dan venue yang baru.
“Agar kami bisa persiapkan babak final dengan baik,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)

Kembali ke Batakan, Persib Bandung Siap Jajal Bali United

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung akan kembali ke Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur untuk melakoni laga kandang usiran pekan ke-28 mendatang.
Skuat besutan Mario Gomez akan menjadi Bali United dalam lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 itu yang sedianya akan digelar pada 30 Oktober mendatang.
Dikutip dari Bolalob, pihak manajemen Maung Bandung sendiri telah mengajukan permohonan kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi untuk memakai stadion tersebut.
Dalam surat permohonan bernomor 24/DIR-PBB/X/2018 yang telah dikirimkan Senin lalu itu, Persib melalui PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) menyebutkan Stadion Batakan akan dijadikan venue pertandingan menghadapi Bali United.
“Memperhatikan surat Liga Indonesia Baru, Nomor: 293/LIB/X/2018, tanggal 10 Oktober 2018 perihal permohonan penyampaian venue pertandingan. Bersama ini disampaikan bahwa venue pertandingan Go-Jek Liga 1, Selasa 30 Oktober 2018 antara tim Persib Bandung dan Tim Bali United diselenggarakan di Stadion Batakan, Balikpapan,” demikian isi surat PT PBB yang ditandatangani langsung direkturnya, Teddy Tjahjono.
Meski tak dijelaskan spesifik soal alasan pemilihan stadion tersebut, namun kualitas stadion termasuk rumput di lapangannya ditenggarai menjadi faktor dipilihnya Batakan oleh Maung Bandung.
Sebelumnya, Persib juga sempat meminjam markas Persiba Balikpapan itu saat melakoni laga pekan ke-24 menghadapi Madura United.
Namun, saat menjamu Persebaya akhir pekan lalu, Persib memilih untuk menggunakan Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Dalam dua laga usiran itu, Supardi Nasir Bajang dan koleganya harus menelan kekalahan karena kehilangan banyak pemain pilarnya akibat larangan sanksi bermain dari Komdis PSSI.
(qur/pojoksatu)

Operator Liga Sebut Persib Jamu Persebaya Bukan di Jayapura, tapi di Sini …

POJOKSATU.id, JAYAPURA – Persib Bandung berencana menjadikan Stadion Mandala, Jayapura, Papua sebagai lokasi laga menjamu Persebaya Surabaya dalam lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan ke-26 akhir bulan ini.
Persib memang harus mencari tempat di luar Pulau Jawa untuk laga kandang mereka sebagai hukuman dari Komdis PSSI akibat insiden pengeroyokan seorang suporter Persija Jakarta hingga tewas oleh oknum Bobotoh.
Namun, rencana Maung Bandung tersebut berbeda dengan pernyataan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1 yang menyebutkan jika Persib akan menjamu Persebaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Persebaya, Hasil Seri pun Jangan apalagi Kalah…
“Menindaklanjuti surat Persib Bandung Nomor: 20/DIR-PBB/X/2018 perihal Venue Pertandingan Persib Bandung vs Persebaya tertanggal 12 Oktober 2018 dan setelah melakukan koordinasi dengan pihak terkait termasuk klub serta host broadcaster, bersama ini PT Liga Indonesia Baru [LIB] menyampaikan penetapan venue pertandingan Liga 1 2018 antara Persib Bandung vs Persebaya pada tanggal 20 Oktober 2018 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar pada pukul 19.30 WITA,” demikian pernyataan PT LIB secaa tertulis yang ditandatangani Risha Adi Widjaya selaku CEO seperti dikutip dari Goal.
Sebelumnya, Persib sempat menggelar laga kandang di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur. Pada laga tersebut, tim arahan pelatih Mario Gómez harus menelan kekalahan tipis dengan skor akhir, 2-1.
Sempat pula beredar bahwa Persib ingin menjamu Persebaya di Stadion Mandala, Jayapura. Hal itu kembali dilontarkan oleh Gomez, lantaran Persib akan menantang Persipura pada 15 Oktober mendatang, pada pekan ke-25 Liga 1.
(qur/pojoksatu)

Kenapa Persib Ingin Main di Jayapura, Begini Penjelasan Mario Gomez

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung telah memutuskan untuk menjamu Madura United di Stadion Mandala, Jayapura pada 9 Oktober 2018 mendatang dalam lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan ke-24.
Langkah Persib tersebut sebagai ekses sanksi yang diberikan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI yang harus menggelar laga home di luar Pulau Jawa.
Sanksi itu sendiri sebagai imbas dari insiden tewasnya seorang suporter Persija, Haringga Sirla (23) yang dikeroyok oknum Bobotoh jelang kick-off Persib vs Persija di Stadion GBLA pada 23 September 2018 lalu.
Pelatih Persib, Mario Gomez mengungkapkan, alasan pemilihan Stadion Mandala karena pada pekan ke-25, Persib harus melakoni laga tandang kontra Persipura Jayapura, Senin (15/10/2018).
“Kami akan berangkat ke Papua dan bermain di sana sebagai kandang (melawan Madura United),” kata Gomez seperti dikutip dari Bolalob.
“Mungkin setelah itu kami akan terus berada di sana (Papua), karena kami akan bertanding melawan Persipura,” sebut dia.
Pihaknya pun, ujar Gomez akan segera bertolak ke wilayah Indonesia paling timur itu pada Sabtu (6/10/2018) pagi.
“Kami akan terus berada di sana sampai tanggal 15 (Oktober). Setelah bertanding melawan Persipura, kami pulang,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)