virgil van dijk

Virgil Van Dijk Pantas Meraih Ballon D’Or Dibanding Lionel Messi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Legenda Liverpool Steven Gerrard mengatakan Virgil van Dijk pantas menerima penghargaan Ballon d’Or 2019 dibanding Lionel Messi.
Van Dijk meraih penghargaan Pemain Terbaik Pria UEFA 2019, serta dinobatkan sebagai runner up setelah Messi sebagai Pemain Terbaik FIFA 2019 Putra pada awal tahun ini.
Bek asal Belanda ini memainkan peran penting dalam kemenangan Liga Champions Liverpool di akhir musim, termasuk kemenangan dramatis di babak semifinal lawan Barcelona.
“Saya penggemar berat Messi,” kata Gerrard dikutip Football Espana.
“Saya adalah penggemarnya yang nomor satu, dan angka untuk assist dan golnya luar biasa.
“Tetapi jika Anda berbicara tentang konsistensi, yang telah memenangkan Piala Eropa, dan minim kesalahan dalam setiap penampilan, orang itu (Van Dijk) harus memenangkan Ballon d’Or,” sambungnya.
Messi dan Cristiano Ronaldo saat ini tercatat sebagai pemain paling sukses dalam sejarah penghargaan, dengan masing-masing lima kemenangan.
Tahun ini, pemenang penghargaan akan diumumkan pada 2 Desember di Paris.
(zul/pojoksatu)

Pemenang Ballon D’Or, Casillas Tidak Pilih Ronaldo

POJOKSATU.id, JAKARTA – Iker Casillas tidak memilih Cristiano Ronaldo sebagai kandidat kuat pemenang Ballon d’Or.
Pasalnya, menurut Casillas, pemain Liverpool Virgil van Dijk dan pemain Barcelona Lionel Messi lebih layak mendapatkannya.
“Virgil van Dijk terpilih sebagai pemain terbaik UEFA, sementara ​Messi jadi pemain terbaik FIFA jika ​Cristiano Ronaldo memenangkan Ballon d’Or, menurut saya ini akan menunjukkan bahwa pedoman yang digunakan di dunia sepakbola untuk memberikan penghargaan sangat tidak logis,” ujarnya dilansir ​Daily Mail.
Untuk diketahui, pada Oktober lalu, France Football mengumumkan 30 pemain yang masuk dalam daftar nominasi Ballon d’Or.
Dari nama-nama tersebut, tiga nama, yakni Ronaldo, Van Dijk dan Messi disebut-sebut sebagai calon terkuat untuk memenangkan penghargaan tersebut.
Namun begitu, hasilnya masih harus menunggu. Sebab, pengumuman pemenang baru akan diumumkan pada tanggal 2 Desember mendatang.
(zul/pojoksatu)

Difavoritkan Raih Ballon D’Or Ketimbang Messi dan Ronaldo, Ini Kata Virgil Van Dijk

POJOKSATU.id, LIVERPOOL – Bek Liverpool, Virgil van Dijk berbicara soal peluangnya memenangkan Ballon d’Or 2019. Pemain Timnas Belanda itu favorit pemenang penghargaan di depan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Virgil van Dijk mengakui memenangkan Ballon d’Or akan jadi penghargaan yang istimewa.
Van Dijk adalah satu dari tujuh pemain The Reds yang masuk dalam daftar 30 pemain kandidat peraih Ballon d’Or. Mereka memenangkan Liga Champions musim lalu dan finis di posisi runner up Premier League.
“Bisakah saya memenangkan Ballon d’Or? Akan ada jawaban untuk itu pada 2 Desember,” kata Van Dijk, dikutip Pojoksatu.id dari Mirror.
Van Dijk diunggulkan jadi pemenang penghargaan yang digagas majalah France Football, mengalahkan duo rival abadi Messi dan Ronaldo.
Lionel Messi (Barcelona) dan Cristiano Ronaldo (Juventus).
“Bagi saya, masuk kandidat karena penampilan musim lalu, untuk memenangkan Ballon d’Or adalah sesuatu yang istimewa. Kita akan lihat apa yang akan dihasilkan darinya.”
Menurut Van Dijk, yang terpenting bagi dirinya adalah menjaga fisik dan selalu belajar dari pertandingan sebelumnya agar bisa selalu tampil baik di lapangan.
“[Saya perlu] terus bermain, minggu demi minggu, pada tingkat tertinggi yang bisa saya mainkan. Saya mencoba untuk terus meningkatkan diri dalam pelatihan dengan pengalaman yang saya peroleh dari setiap pertandingan, dan saya harus tetap bugar.”
“Itu adalah bagian besar dari bermain di level yang konsisten – tetap fit dan semoga memainkan semua pertandingan besar.”
Van Dijk selalu dimainkan sepanjang laga oleh Jurgen Klopp di semua pertandingan Liga Premier dan Liga Champions musim ini dan mengakui bahwa beban kerjanya bisa lebih berat.
“Kami sekarang bermain empat pertandingan dalam 11 hari. Kami bepergian dan tinggal di hotel dan Anda perlu menonton apa yang Anda makan, minum dan memastikan Anda pulih dengan baik.
“Saya tidak mengeluh, tidak sama sekali. Tetapi Anda perlu menjaga diri karena pada akhirnya orang-orang datang ke stadion untuk menonton Anda bermain dan tidak masalah jika Anda pilek sehari sebelumnya – mereka ingin Anda muncul di matchday.”
“Itulah mengapa sangat penting untuk menjaga dirimu sendiri dan sebagian besar dari itu tetap bugar. Untungnya, sejauh ini, aku sudah melakukan itu dengan cukup baik dan mudah-mudahan aku bisa terus melakukannya,” pungkasnya.
(fat/pojoksatu)

Bukan Messi, Ronaldo atau Van Dijk, Eto’o Ungkap Nama Pemain Terbaik Pilihannya

POJOKSATU.id, JAKARTA – Lionel Messi berhasil mengalahkan Cristiano Ronaldo dan Virgil van Dijk dengan menyabet gelar Pemain Terbaik Pria FIFA, Senin (23/9) malam.
Nama-nama tersebut rupanya tak sejalan dengan bayangan legenda Barcelona, Samuel Eto’o.
Saat diwawancara, ia menyebutkan dua nama yang dianggap layak menjadi pemain terbaik. Mereka adalah Mohammed Salah dan Sadio Mane.
Hal ini diungkapkan Eto’o saat menghadiri acara penghargaan yang digelar di Milan.
“Yang terbaik bagi saya adalah Mohammed Salah atau Sadio Mane,” katanya dikutip dari Metro. “Tapi mereka tidak di sini,” tambahnya.
Sementara itu, Ronaldo dari Brasil menilai jika Van Dijk yang pantas memenangkan penghargaan tersebut.
“Mungkin Van Dijk. Dia pemain yang luar biasa dan dia melakukannya dengan sangat baik tahun lalu, jadi saya pikir dia pantas mendapatkannya,” ucapnya.
(zul/pojoksatu)

Jelang Jerman Vs Belanda: Der Panzer Menguji Ketangguhan Duet Bek Termahal Dunia

POJOKSATU.id, AMSTEERDAM – Timnas Belanda akan menghadapi Jerman di Volksparkstadion (Hamburg), Sabtu (7/9/2019) dini hari WIB, dalam lanjutan Kualifikasi Euro 2020. Duet bek termahal dunia yang dimiliki De Oranye bakal diuji ketajaman lini depan Der Panzer.
Pertemuan dua tim raksasa Eropa ini akan sangat krusial mengingat posisi mereka di klasemen sementara Grup C masih jauh dari kata aman.
Jerman ada di peringkat kedua dengan 9 poin di bawah Irlandia Utara yang sudah mengemas 12 poin. Belanda yang baru dua kali bertanding saat ini menempari peringkat ketiga dengan 3 poin.
BACA JUGA: Messi Bisa Hengkang Akhir Musim Ini, Barcelona Tak Berdaya
Belanda yang gagal tampil di Piala Dunia 2018 lalu tentu tidak ingin absen lagi di turnamen besar sekelas Euro 2020. Maka tiga poin wajib jadi target meski harus menghadapi tuan rumah Jerman.
Virgil van Dijk borong gelar Pemain Terbaik UEFA dan Bek Terbaik Liga Champions 2018/19. ft/twitter @ChampionsLeague
Bicara komposisi skuat, kedua tim bisa dikatakan berimbang di semua lini. Bahkan Belanda kini memiliki duet bek termahal di dunia, pada diri Virgil van Dijk dan Matthijs de Ligt.
BACA JUGA: Inter Siapkan ‘Hadiah’ Istimewa buat Conte, Boyong Pemain Incaran Real Madrid
Tapi duet bek ini sudah pernah ditaklukkan Jerman pada pertemuan pertama di Amsterdam, Maret lalu. Kala itu, Jerman sempat unggul lebih dulu dua gol, lalu mampu disamakan Belanda. De Ligt termasuk salah satu pencetak gol tuan rumah.
Kemenangan Jerman akhirnya ditentukan oleh Nico Schulz pada menit akhir pertandingan.
De Ligt bergabung dengan Juventus dari Ajax pada musim panas ini dengan biaya 85 juta euro atau setara dengan Rp1,35 triliun.

Lihat Deretan Gelar Van Dijk Sepanjang 2019! Wajar Kalahkan Messi dan Ronaldo

POJOKSATU.id, MONACO – Bek Liverpool, Virgil van Dijk mengalahkan Lionel Messi (Barcelona) dan Cristiano Ronaldo (Juventus) untuk meraih penghargaan pemain terbaik UEFA musim 2018/19. Penghargaan yang menambah daftar gelar bek asal Belanda itu sepanjang tahun 2019 ini.
Van Dijk dinobatkan sebagai pemain terbaik UEFA 2018/19 dalam malam penghargaan UEFA dan undian Liga Champions 2019/20 di Grimaldi Forum, Monaco, Kamis (29/8/2019) malam WIB.
Virgil van Dijk borong gelar Pemain Terbaik dan Bek Terbaik UEFA 2018/19. ft/twitter @ChampionsLeague
Terpilihnya Van Dijk sebagai pemain terbaik pria cukup mengejutkan karena bek asal Belanda itu bersaing dengan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.
BACAJUGA: Jadi Pemain Terbaik UEFA 2018/19, Virgil Van Dijk Borong Gelar, Ronaldo Hampa
Hebatnya lagi, Van Dijk juga mendapat pernghargaan bek terbaik UEFA 2018/19 menyingkirkan dua kandidat lainnya, Trent Alexander-Arnold (Liverpool) dan Matthijs de Ligt (Juventus) yang musim lalu berseragam Ajax.
Gelar pemain terbaik UEFA ini membuat Van Dijk langsung mencatat dua rekor mengagumkan.

Pertama, Virgil van Dijk menjadi bek pertama yang memenangkan penghargaan ini. Kedua, ia juga menjadi pemain Premier League pertama yang menjadi pemain terbaik UEFA.
Van Dijk memang tampil luar biasa sepanjang musim lalu. Pemain 28 tahun itu mencatat 59 penampilan bersama klub dan negaranya. Ia juga mencatat jam bermain paling banyak dibanding pemain manapun musim lalu.
BACAJUGA: Hasil Drawing Liga Champions 2019/20: PSG dan Madrid di Grup A, Barca Masuk Grup Neraka
Bersama Liverpool, menjuarai Liga Champions setelah mengalahkan Tottenham Hotspur di final. Di pentas Premier League, The Reds finis kedua di bawah Manchester City.
Selain memenangkan Liga Champions, Van Dijk juga terpilih sebagai pemain terbaik Premier League, memenangkan Piala Super UEFA, Pemain Terbaik pilihan fans Liverpool, Pemain Terbaik Liverpool dan masuk skuat terbaik Premier League dan Liga Champions musim 2018/19.

Virgil van Dijk awards and trophies 2018/19:
UEFA Champions League
UEFA Super Cup
UEFA Men’s Best Player award
PFA Player of the Year
Liverpool fans’ Player of the Year
Liverpool players’ Player of the Year
Premier League Team of the Season
Champions League Team of the Season
pic.twitter.com/w48IcdsTYh
— Football on BT Sport (@btsportfootball) August 29, 2019

Sekadar diketahui, penentuan pemenang pemain terbaik UEFA ini dipilih oleh dewan juri yang terdiri dari 80 pelatih klub yang berpartisipasi dalam babak grup Liga Champions dan Liga Europa 2018/19.
Selain itu, 55 jurnalis yang dipilih oleh kelompok Media Olahraga Eropa (ESM), satu dari masing-masing anggota UEFA juga masuk dalam tim dewan juri.
Anggota juri memilih tiga pemain. Pilihan pertama mendapat 5 poin, 3 poin pilihan kedua dan 1 poin untuk yang ketiga. Pelatih tidak boleh memilih pemain dari tim mereka sendiri.
(fat/pojoksatu)

Kalahkan Messi dan Ronaldo, Virgil Van Dijk Pemain Terbaik UEFA, Catat 2 Rekor Mengagumkan

POJOKSATU.id, MONACO – Bek Liverpool, Virgil van Dijk baru saja dinobatkan sebagai pemain terbaik UEFA 2018/19 dalam malam penghargaan UEFA dan undian Liga Champions 2019/20 di Grimaldi Forum, Monaco, Kamis (29/8/2019) malam WIB.
Terpilihnya Van Dijk sebagai pemain terbaik pria cukup mengejutkan karena bek asal Belanda itu bersaing dengan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.
Hebatnya lagi, Van Dijk juga mendapat pernghargaan bek terbaik UEFA 2018/19 menyingkirkan dua kandidat lainnya, Trent Alexander-Arnold (Liverpool) dan Matthijs de Ligt (Juventus) yang musim lalu berseragam Ajax.
Dikutip Pojoksatu.id dari BT SPort Football, gelar pemain terbaik UEFA ini membuat Van Dijk langsung mencatat dua rekor mengagumkan.
Pertama, Virgil van Dijk menjadi bek pertama yang memenangkan penghargaan ini. Kedua, ia juga menjadi pemain Premier League pertama yang menjadi pemain terbaik UEFA.
Van Dijk memang tampil luar biasa sepanjang musim lalu. Pemain 28 tahun itu mencatat 59 penampilan bersama klub dan negaranya. Ia juga mencatat jam bermain paling banyak dibanding pemain manapun musim lalu.
Bersama Liverpool, menjuarai Liga Champions setelah mengalahkan Tottenham Hotspur di final. Di pentas Premier League, The Reds finis kedua di bawah Manchester City.
Selain memenangkan Liga Champions, Van Dijk juga terpilih sebagai pemain terbaik Premier League, memenangkan Piala Super UEFA, Pemain Terbaik pilihan fans Liverpool, Pemain Terbaik Liverpool dan masuk skuat terbaik Premier League dan Liga Champions musim 2018/19.
(fat/pojoksatu)

Jadi Pemain Terbaik UEFA 2018/19, Virgil Van Dijk Borong Gelar, Ronaldo Hampa

POJOKSATU.id, MONACO – Undian fase grup Liga Champions 2019/20, di Grimaldi Forum, Monaco, Kamis (29/8/2019) malam WIB,  juga diselingi dengan pemberian penghargaan bagi mereka yang terbaik sepanjang musim 2018/2019.
Dan pemenang pemain terbaik UEFA tahun ini jadi milik bek Liverpool, Virgil van Dijk.
BACA JUGA: Hasil Drawing Liga Champions 2019/20: PSG dan Madrid di Grup A, Barca Masuk Grup Neraka
Terpilihnya Van Dijk sebagai pemain terbaik pria cukup mengejutkan karena bek asal Belanda itu bersaing dengan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

2018/19 UEFA Men’s Player of the Year
𝐕𝐀𝐍 𝐃𝐈𝐉𝐊#UEFAawards | #UCLdraw pic.twitter.com/B6PurZkmK7
— #UCLdraw (@ChampionsLeague) August 29, 2019

Hebatnya lagi, Van Dijk juga mendapat pernghargaan bek terbaik UEFA 2018/19 menyingkirkan dua kandidat lainnya, Trent Alexander-Arnold (Liverpool) dan Matthijs de Ligt (Juventus) yang musim lalu berseragam Ajax.
Van Dijk memang tampil luar biasa sepanjang musim lalu. Bersama Liverpool, menjuarai Liga Champions setelah mengalahkan Tottenham Hotspur di final. Di pentas Premier League, The Reds finis kedua di bawah Manchester City.
BACA JUGA: Neymar Kembali, Begini Formasi Mengerikan Barcelona Musim Ini
Adapun untuk kategori kiper terbaik juga jadi milik pemain Liverpool, Alisson Becker. Gelandang Ajax musim lalu, Frenkie De Jong yang musim ini pindah ke Barcelona terpilih sebagai gelandang terbaik.

2018/19 #UCL Midfielder of the Season
𝐃𝐄 𝐉𝐎𝐍𝐆#UEFAawards | #UCLdraw pic.twitter.com/DS7iOlyDNN
— #UCLdraw (@ChampionsLeague) August 29, 2019

Sementara superstar Barcelona, Lionel Messi dinobatkan sebagai penyerang terbaik mengalahkan dua kandidat lainnya, Sadio Mane (Liverpool) dan Ronaldo (Juventus).

2018/19 #UCL Forward of the Season
𝐌𝐄𝐒𝐒𝐈#UEFAawards | #UCLdraw pic.twitter.com/OspQ4gXQwR
— #UCLdraw (@ChampionsLeague) August 29, 2019

Ronaldo memang sepertinya bernasib sial pada malam ini. Meski masuk nominasi di dua kategori (penyerang terbaik dan pemain pria terbaik), namun tak satu pun gelar yang jatuh ke tangannya.
Sekadar diketahui, penentuan pemenang pemain terbaik UEFA ini dipilih oleh dewan juri yang terdiri dari 80 pelatih klub yang berpartisipasi dalam babak grup Liga Champions dan Liga Europa 2018/19.
Virgil van Dijk borong gelar Pemain Terbaik dan Bek Terbaik UEFA 2018/19. ft/twitter @ChampionsLeague
Selain itu, 55 jurnalis yang dipilih oleh kelompok Media Olahraga Eropa (ESM), satu dari masing-masing anggota UEFA juga masuk dalam tim dewan juri.
Anggota juri memilih tiga pemain. Pilihan pertama mendapat 5 poin, 3 poin pilihan kedua dan 1 poin untuk yang ketiga. Pelatih tidak boleh memilih pemain dari tim mereka sendiri.
Berikut daftar pemenang penghargaan UEFA 2018/19:
Kiper Terbaik, Alisson. Nominasinya : Alisson Becker, Hugo Lloris, Marc-André ter Stegen
Bek Terbaik, Van Dijk. Nominasinya: Trent Alexander-Arnold, Matthijs de Ligt, Virgil van Dijk

Bintang Liverpool Tolak Tawaran Barcelona, Masih Mau Bela Juara Liga Champions

POJOKSATU.id, LIVERPOOL – Superstar Liverpool Virgil van Dijk dilaporkan menolak kesempatan untuk bergabung dengan juara La Liga, Barcelona di jendela transfer musim panas 2019. Bek asal Belanda itu masih mau membela juara Liga Champions musim 2018/2019.
Menurut sebuah laporan dari Mirror, Van Dijk menjadi perhatian bagi juara La Liga Barcelona. Namun, ia menolak pendekatan yang dilakukan raksasa Catalan demi melanjutkan masa tugasnya bersama Liverpool.
Virgil van Dijk telah membuktikan dirinya sebagai salah satu bek terbaik di Eropa sejak bergabung dengan Liverpool dari Southampton pada Januari 2018. Kala itu, The Reds harus merogoh kocek hingga 75 juta pounds dan jadi rekor bek tengah termahal dunia.
Van Dijk memimpin The Reds ke final Liga Champions dalam kampanye debutnya, namun kalah dari Real Madrid. Tapi musim lalu, ia menebusnya dengan menaklukkan Tottenham Hotspur untuk mengangkat gelar Eropa dan finis kedua di Liga Premier.
Bek 28 tahun itu dinobatkan sebagai PFA Player of the Year untuk musim 2018-19 dan telah memainkan peran penting dalam perjalanan Belanda ke final Liga Bangsa-Bangsa UEFA.
Bek Timnas Belanda dan Liverpool, Virgil Van Dijk. Foto Instagram
Hal itu yang membuat Barcelona tertarik untuk mengontraknya, tapi lamaran Blaugrana ditolak mentah-mentah Van Dijk.
Barcelona memenangkan gelar La Liga musim lalu, tetapi tersingkir di Liga Champions oleh Liverpool dan gagal memenangkan Copa del Rey.
Manajer Ernesto Valverde berada di bawah tekanan untuk membawa kesuksesan Eropa yang tak pernah dirasakan klub Katalan selama empat tahun terakhir. Makanya, Valverde ingin memperkuat semua lini, termasuk pertahanan.
Penandatanganan Frenkie de Jong telah memperkuat lini tengah sementara Antoine Griezmann telah tiba dari Atletico Madrid dalam kesepakatan 120 juta euro untuk meningkatkan serangan.
Dan Barcelona sekarang memiliki mata tertuju pada bek baru. Matthijs de Ligt telah menjadi target utama mereka untuk sebagian besar musim panas, tetapi kapten Ajax lebih dekat ke Juventus, mendorong Barcelona target lain.
(fat/pojoksatu)

Prediksi Pemenang Ballon D’Or, Carragher Pilih Messi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Legenda Liverpool Jamie Carragher meramalkan bahwa Lionel Messi akan mengalahkan Virgil van Dijk untuk gelar Ballon d’Or 2019.
Van Dijk adalah favorit para bandar taruhan menyusul kemenangan Liverpool di Liga Champions, dibanding Messi yang mengincar penghargaan keenamnya yang akan membawa Barcelona unggul dibandingkan Cristiano Ronaldo.
Diakui Carragher, pemain asal Belanda itu memiliki musim yang luar biasa di jantung pertahanan Liverpool.
Carragher juga yakin Van Dijk adalah bek tengah terbaik di dunia sepakbola. Akan tetapi, ia berpikir Messi akan memenangkan Ballon d’Or sekali lagi tahun ini.
“Saya melihat dia unggul Messi dalam pertaruhan. Saya akan berpikir Messi sejujurnya ​​- sangat jarang Anda melihat bek tengah mendapatkannya,” kata Carragher dilansir Metro.
“Saya pikir Cannavaro mendapatkannya karena memenangkan Piala Dunia pada tahun 2006.
“Saya tidak berpikir permainannya telah berubah terlalu banyak sepanjang musim. Dia jelas memiliki musim yang hebat, tetapi saya pikir Anda harus memenangkan hal-hal besar dan saya pikir Liga Champions telah menjadikannya sebagai salah satu yang terbaik di dunia.
“Ketika kami berbicara awal musim ini, kami selalu berbicara tentang Pique dan Ramos tidak selalu bahwa mereka tampil lebih baik daripada Van Dijk – tetapi mereka memiliki medali untuk klub dan negara.
“Itulah sebabnya dia akan kecewa hari ini (kehilangan gelar Liga Bangsa-Bangsa). Jelas itu bukan Piala Dunia atau Euro tetapi hanya trofi kecil yang bagus untuk negaranya.
“Tapi saya pikir ketika Anda memenangkan sesuatu yang besar, saat itulah Anda benar-benar menguatkan diri Anda pada level itu dan saya pikir dia adalah yang terbaik di dunia dalam posisi itu. Dia membuktikan dirinya sendiri.
“Tapi, Ballon d’Or, kurasa Messi,” tandasnya.
Sementara itu, jelang final Liga Champions, Van Dijk pernah mengatakan jika Messi lebih layak memenangkan Ballon d’Or.
“Saya pikir Lionel Messi adalah pemain terbaik di dunia. Dia harus memenangkan Ballon d’Or,” katanya.
“Jadi saya tidak memikirkan itu. Tetapi jika saya menang, saya akan menerimanya. Messi harus memenangkannya. Dia yang terbaik di dunia, apakah dia di final atau tidak,” tutupnya.
(zul/pojoksatu)