watford

Watford Kalah Lagi, Quique Sanchez Flores Dipecat

POJOKSATU.id, JAKARTA – Watford memecat manajer Quique Sanchez Flores menyusul kekalahan 2-1 dari Southampton, Minggu (1/12) dini hari WIB.
Kabar ini disampaikan langsung petinggi Watford, Scott Duxbury. Meski mengakui kemampuan Sanchez Flores, pihaknya harus mengambil langkah tegas.
“Quique adalah orang yang memiliki integritas besar dan jelas betapa dia ingin memiliki dampak positif, tetapi pada akhirnya hasilnya menentukan keputusan kami,” kata Scott Duxbury dilansir BBC.
Diketahui, Sanchez Flores, yang bertanggung jawab untuk musim 2015-16, diangkat kembali pada 7 September, menggantikan Javi Gracia.
Di musim ini, Watford baru memenangkan satu pertandingan dan kekalahan dari Southampton memperpanjang hasil negatif musim ini, yakni menjadi sembilan kali.
Hasil itu membuat mereka harus berada di posisi buncit dengan perolehan delapan poin dari 14 pertandingan.
Scott Duxbury melanjutkan, pihaknya akan segera menunjuk pelatih baru untuk membawa Watford ke arah lebih baik.
“Penunjukan pelatih kepala baru sudah dekat, dan dengan hampir dua pertiga musim tersisa, kami akan memberikan semua dukungan yang diperlukan untuk membuat bulan-bulan mendatang menjadi sukses,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Brace Aubameyang Tidak Mampu Menangkan Arsenal di Kandang Watford

POJOKSATU.id, WATFORD – Arsenal kembali gagal meraih tiga poin. Tandang ke Vicarage Road, markas Watford, Minggu (15/9/2019) malam WIB, pada pekan kelima Premier League, The Gunners hanya mampu bermain imbang 2-2.
Padahal pada laga ini, Arsenal mampu unggul dua gol lebih dulu lewat brace Pierre-Emerick Aubameyang.
Penyerang berkebangsaan Gabon itu membuka keunggulan The Gunners pada menit 21 setelah mengonversi umpan Sead Kolasinac di dalam kotak penalti.
Aubameyang menggandakan keungulan timnya pada menit 32. Kali ini sang bomber menyontek umpan manja Ainsley Maitland-Niles.
Aubameyang cetak brace sekaligus membawa Arsenal memimpin 2-0. Skor ini bertahan hingga babak pertama usai.
Namun di paruh kedua, tim besutan Unai Emery tampil buruk. Pada menit 53, pemain belakang Arsenal melakukan blunder, sehingga Tom Cleverley mendapat ruang untuk melepaskan sepakan keras yang bersarang ke pojok kanan gawang Bernd Leno.
Kemudian pada menit 81, David Luiz melakukan pelanggaran terhadap Roberto Pereyra di kotak terlarang. Pereyra sendiri yang maju sebagai algojo penalti dan mengubah skor menjadi imbang 2-2.
Skor ini bertahan hingga laga usai dan kedua tim pun harus puas berbagi angka.
Bagi Arsenal ini merupakan kali ketiga secara beruntun mereka gagal meraih kemenangan. Mereka pun turun ke peringkat 7 dengan 8 poin. Sementara Watford masih terbenam di dasar klasemen dengan koleksi 2 poin dari 5 laga.
(fat/pojoksatu)

Pelatih Watford Sudah Putuskan Line-up untuk Final Piala FA

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelatih Watford Javi Gracia mengaku pihaknya sudah memutuskan line-up untuk final Piala FA.
Diketahui, laga final lawan Manchester City akan digelar di Stadion Wembley, London, Sabtu (18/5).
Gracia menuturkan, dirinya menyadari tekanan yang datang jelang laga besar yang bakal mereka hadapi.
Namun begitu, ia sudah membuat keputusan soal pemain. Bukan hanya itu, ia pun sudah mempersiapkan strategi pada pertandingan tersebut.
“Ya, saya telah memutuskan,” katanya, dilansir Tribal Football.
“Selalu Anda dapat mengubah sesuatu tetapi ketika Anda mempersiapkan permainan, saya memikirkannya beberapa hari yang lalu, dan saya berpikir tentang bagaimana lebih baik untuk bertahan, lebih baik untuk menyerang dan para pemain yang lebih baik untuk melakukan itu.
“Pada akhirnya, Anda dapat berubah karena saya memiliki opsi yang berbeda, saya ingin mereka semua bermain di final tetapi itu tidak mungkin,” paparnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gracia juga menanggapi soal klubnya yang tidak diunggulkan untuk menang.
“Semua orang bilang kami tak mempunyai peluang, jadi kami akan mengambil keuntungan dari situ,” ucapnya.
“Apa pun hasilnya, saya sudah merasa sangat bangga dengan tim karena musim ini luar biasa. Keberhasilan mereka musim ini tidak bergantung pada hasil akhir.
“Menurut pendapat saya, pemain pantas mendapatkan pengakuan karena mereka telah melakukan banyak hal positif,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Kalahkan Watford, Manchester United Tempel Tottenham Hotspur

POJOKSATU.id, JAKARTA – Manchester United berhasil meraih kemenangan pada pekan ke-32 Liga Premier Inggris, Sabtu (30/3) malam WIB.
Bermain di kandang, Setan Merah tumbangkan Watford dengan skor 2-1. Hasil ini membuat mereka meggeser Arsenal dengan naik ke posisi empat di klasemen sementara.
Adapun gol kemenangan Setan Merah dicetak oleh Marcus Rashford pada menit ke-28. Skor 1-0 bertahan hingga akhir babak pertama.
Di babak kedua, unggul penguasaan bola, United kembali menambah keunggulan.
Kali ini lewat Anthony Martial. Ia berhasil mencatatkan namanya di papan skor usai mencetak gol pada menit ke-72.
Jelang akhir pertandingan, upaya Watford berhasil. Mereka memperkecil ketertinggalan lewat gol yang dicetak Abdoulaye Doucoure di menit ke-90.
Pertandingan pun berakhir dengan skor 2-1. Tambahan tiga poin membuat United kini bukan hanya menggeser Arsenal, tapi juga mendekati Tottenham yang ada di posisi ketiga.
Hasil ini bisa berubah, mengingat baik Arsenal maupun Tottenham belum bermain.
(zul/pojoksatu)

Dwigol Eden Hazard Kokohkan Chelsea di Empat Besar

POJOKSATU.id, WATFORD – Dua gol Eden Hazard di menit 45+1 dan menit 58 lewat titik putih ke gawang Watford menempatkan Chelsea di peringkat empat besar atau zona Liga Champions musim depan.
The Blues sukses mencuri poin penuh dari tuan rumah di Vicarage Road Stadium dalam di Boxing Day lanjutan Liga Primer Inggris pekan 19, Kamis (27/12/2018) dini hari WIB.
Tambahan tiga angka tersebut membuat skuat besuatn Maurizo Sarri bergeming di peringkat empat dengan raihan 4o poin atau terpaut selisih sebelas angka dari Liverpool di puncak klasemen.
Bantai Newcastle United, Liverpool Bergeming di Puncak Klasemen
Gilas Bournemouth, Tottenham Hotspur Salip Man City
Dengan hasil positif ini, Chelsea akhirnya bisa kembali ke jalur kemenangan setelah di laga sebelumnya tumbang di tangan Leicester City dengan skor tipis 0-1.
Sementara bagi Watford, kekalahan ke delapan di musim ini tersebut, membuat mereka merosot ke peringkat sembilan dengan raihan 27 poin.
Chelsea sendiri sebenarnya tampil dalam performa yang tidak biasanya setelah dibuat kalang kabut tuan rumah di awal-awal pertandingan.
Namun, mereka berhasil keluar dari tekanan setelah Eden Hazard mampu mencetak gol jelang turun minum di menit 45+1 berkat serangan balik cepat yang diarsiteki Mateo Kovacic.
Sayang, tim tamu gagal memertahankan keunggulan hingga jeda setelah tuan rumah merespon cepat dengan gol balasan Roberto Pereyrai menit 45+3 memaksimalkan umpan sepakan pojok Jose Holebas.
Manchester City Keok di Tangan Leicester
Manchester United Tekuk Huddersfield, Racikan Tangan Dingin Solskjaer Berlanjut
Permainan aman dengan kehati-hatian tinggi dipentaskan kedua tim lepas sepakan mula. Taktik itu membuat laga jadi berjalan membosankan, karena minim peluang tercipta.
Uniknya hanya berselang beberapa detik, Watford mampu samakan kedudukan 1-1 lewat Roberto Pereyra. Eks Juventus itu memaksimalkan umpan Jose Holebas dalam situasi sepak pojok.
Memasuki interval kedua, kedua tim bermain terlalu hati-hati sehingga permainan berjalan membosankan.

Gasak Watford, Liverpool Terus Tempel Man City

POJOKSATU.id, WATFORD – Liverpool sukses meneruskan dominasinya di Liga Primer Inggris 2018/19 usai menekuk Watford dengan skor telak 3-0.
Tampil dihadapan publik Watford di Vicarage Road Stadium, Sabtu (24/11/2018) malam WIB, The Reds percaya diri menggasak tuan rumah lewat kreasi  Mohamed Salah di menti 67, Trent Alexander-Arnold menit 76, dan Roberto Firmino di masa injury time menit 89.
Dengan hasil ini, skuat besutan Jurgen Kloop terus menempel ketat Manchester City di puncak klasemen usai menang gemilang 4-0 atas West Ham United di pekan 13 ini. Liverpool kini terpaut selisih dua angka dari Blue Manchester.
Lumat West Ham, Manchester City Bergeming di Puncak
Selain itu, kemenangan ini menjadi motivasi tersendiri bagi mereka yang sukses kembali ke jalur kemenangan setelah di laga sebelumnya hanya bisa bermain imbang dengan Arsenal.
Liverpool sendiri bermain cukup apik di pertandingan kali ini kendati di menit-menit awal sempat tertekan lewat permainan terbuka tuan rumah.
Terbukti, Liverpool baru bisa mencetak gol setelah babak pertama berlangsung. Penguasaan bola dan permainan opensif yang ditingkatkan di interval kedua membuat tim tamu sukses memenangkan momen dengan mengakhiri dengan tambahan tiga poin.
(qur/pojoksatu)