wolves

Bos Wolves Ingatkan Penggemar Soal Virus Corona

POJOKSATU.id, JAKARTA – Bos Wolves Jeff Shi memperingatkan para penggemar sepak bola untuk tidak meremehkan virus corona.
Shi meminta para penggemar untuk mengikuti anjuran yang disampaikan, terutama dari pemerintah agar virus tidak menyebar makin luas.
“Saya menghimbau para pendukung kami untuk mengikuti langkah kami, dan untuk tetap seaman mungkin,” kata Shi.
Lebih lanjut, Shi mengatakan Wolves telah menutup stadion Molineux serta toko klub, kantor tiket hingga badan amal resmi klub.
Langkah tersebut menyusul diumumkannya penghentian sementara penyelenggaraan Liga Premier hingga 3 April mendatang.
“Tolong jangan meremehkan ancaman virus ini, untuk Anda atau orang-orang di sekitar Anda, dan gunakan cara terbaik untuk membatasi penyebaran, termasuk kebersihan yang baik dan jarak sosial yang tepat, keduanya merupakan kunci,” ucapnya.
Dia juga menambahkan, semua staf saat ini yang telah dipulangkan dan dipastikan akan tetap menerima gaji.
“Harap tetap aman dan jangan mengambil risiko apa pun. Jaga dirimu dan jaga satu sama lain. Kita akan melewati ini,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)
The post Bos Wolves Ingatkan Penggemar Soal Virus Corona appeared first on Pojoksatu.id.

Blundernya Picu Kekalahan Man City dari Wolves, Mendy Bilang Begini

POJOKSATU.id, WOLVERHAMPTON – Bek sayap Manchester City, Benjamin Mendy meminta maaf kepada fans serta berjanji akan memperbaiki performanya setelah membuat blunder fatal yang berujung kekalahan City dari Wolves.
Pada laga pekan ke-19 Premier League 2019/20, di Molineux Stadium (Wolverhampton), Sabtu (28/12/2019) dini hari WIB, Man City takluk dari Wolves 2-3.
Padahal The Citizen yang bermain dengan 10 pemain sejak menit 12, sempat unggul dua gol lebih dulu melalui aksi Reheem Sterling. Sepakan keras Adama Traore dari luar kotak penalti menipiskan ketinggalan Wolves.
Pada menit 82, Mendy menguasai bola di kotak penalti dan bisa saja membuang bola jauh-jauh untuk menghindari bahaya di gawang tim tamu. Tapi bek berkebangsaan Prancis itu memilih mengawal bola bermaksud membiarkannya keluar.
Tapi sebelum itu terjadi, Trarore muncul dari belakang dan berhasil mencuri bola. Sejurus kemudian, umpan datar Traore ke mulut gawang dituntaskan Raul Jimenez menjadi gol. Skor sama kuat 2-2.
Akhirnya pada menti 89, kerja sama Jimenez dan Matt Doherty diakhiri pemain terakhir dengan sepakan keras untuk menaklukkan Claudio Bravo. Wolves pun menang 3-2.
Kekalahan itu membuat City unggul 14 poin di belakang pemimpin Liverpool, yang memiliki satu pertandingan di tangan.
Usai pertandingan, Benjamin Mendy muncul di media sosial twitternya dengan berjanji kepada para penggemar ia akan menebus kesalahannya.
“Sangat mudah untuk berbicara ketika semuanya berjalan dengan baik, tetapi sulit untuk dilakukan ketika tidak menyenangkan penggemar … Kesalahan besar malam ini dan saya berutang budi padamu atas dukungan terus-menerusmu. Saatnya untuk menegakkan kepala kita dan terus bekerja untuk kembali ke level terbaik kami.”

It's easy to talk when everything is going well, but it's hard to do when sh*t hits the fan… Big mistake tonight and I owe you my best for your continued support. Time to keep our heads up & keep working to come back at our best level. #comeoncity pic.twitter.com/AeyaNO2ZDV
— Benjamin Mendy (@benmendy23) December 27, 2019

Tim asuhan Pep Guardiola sendiri hanya beristirahat sehari setelah laga kontra Wolves. Mereka akan menjamu Sheffield United yang berada di urutan ketujuh pada Minggu (29/12/2019) malam atau Senin dini hari WIB.
City memulai pertahanan Piala FA mereka ketika menjamu Port Vale pada 4 Januari, sementara mereka juga menghadapi semifinal Piala EFL melawan Manchester United sebelum melanjutkan kampanye Liga Champions melawan Real Madrid di babak 16, Februari mendatang.
(fat/pojoksatu)

Nyawa Permainan City Lawan Wolves, De Bruyne Malah Diganti, Ini Penjelasan Guardiola

POJOKSATU.id, WOLVERHAMPTON – Manchester City secara mengejutkan kalah dari Wolves, meski sudah sempat unggul dua gol lebih dulu. Selain karena sejumlah kesalahan pemain di lapangan, keputusan Pep Guardiola mengganti Kevin de Bruyne di pertengahan laga juga jadi sorotan.
Pada laga pekan ke-19 Premier League 2019/20, di Molineux Stadium (Wolverhampton), Sabtu (28/12/2019) dini hari WIB, Man City takluk dari Wolves 2-3.
The Citizen yang bermain dengan 10 orang sejak menit 12, sempat unggul dua gol lebih dulu melalui aksi Raheem Sterling. Namun kemenangan City buyar setelah anak asuh Nuno Espirito Santo mencetak tiga gol kemudian. Masing-masing lewat Adama Traore, Raul Jimenez dan Matt Doherty.
Keputusan Guardiola menarik De Bruyne pada menit 67 saat timnya masih unggul 2-1 jadi sorotan karena sepanjang laga, gelandang Timnas Belgia itu menjadi nyawa permainan City. Termasuk memberi assist untuk gol Sterling.
Bukan hanya jadi pengatur serangan, De Bruyne juga mampu memainkan tempo permainan dan membantu pertahanan. Tapi Pep kemudian memutuskan menggantikannya dengan Ilkay Gundogan. Gelandang Belgia itu tampak tidak senang saat diganti.
Setelah itu, kubu tuan rumah mampu mencetak dua gol dan Manchester City pun harus pulang dengan tangan hampa.
Manajer Manchester City, Pep Guardiola.
Usai laga, Guardiola mengatakan dia berusaha memberi Kevin De Bruyne istirahat ketika dia menggantikan pemain Belgia itu saat kekalahan Jumat melawan Wolves.
“Delapan puluh menit 10 melawan 11 sangat sulit, sangat menyulitkan. Kami tidak dapat mempertahankan hasilnya.”
“Kami harus memikirkan pertandingan berikutnya dan tentang memenangkan pertandingan kami. Tidak realistis untuk memikirkan hal itu [menangkap Liverpool]. Dalam 48 jam kami memiliki permainan lain.”
Man City memang dijadwalkan kembali bertanding besok malam atau Senin dini hari WIB, menghadapi Sheffield United di Etihad Stadium.
Tapi dengan kekalahan di markas Wolves, peluang MAn City mempertahankan gelar musim ini semakin berat. Meski Pep masih menyimpan sedikit asa karena segalanya masih bisa berubah. Kompetisi baru berjalan separuh musim.
“Ini masih waktu yang lama. Tidak realistis untuk berpikir tentang perburuan gelar. Saya sudah lama ditanya pertanyaan itu dan jawaban saya selalu sama,” ujarnya.
(fat/pojoksatu)

MU Cuma Bawa Pulang 1 Poin di Kandang Wolves

POJOKSATU.id, JAKARTA – Manchester United gagal meraih kemenangan saat bertamu ke markas Wolves, Selasa (20/8) dini hari WIB.
Pertandingan Wolve vs Manchester United yang digelar di Molineux Stadium, berakhir imbang 1-1.
Sebagai tamu, tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer berhasil membuka keunggulan lebih dulu lewat Anthony Martial.
Ia berhasil mencatatkan namanya di papan skor usai mencetak gol di menit ke-27. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.
Di babak kedua, Wolves mampu menyamakan kedudukan. Gol penyamakan kedudukan dicetak oleh Ruben Neves di menit ke-55.
Hingga akhir pertandingan tak ada tambahan gol tercipta. Dengan ini, Wolves dan Setan Merah harus puas berbagi angka 1.
Tambahan satu poin membuat United kini menempati posisi keempat di klasemen, di bawah Manchester City.
Sedangkan Wolves kini ada di posisi ke-13 dengan mengumpulkan dua poin dari dua kali hasil imbang.
(zul/pojoksatu)

Kalah 3-1 dari Wolves, Pelatih Arsenal : Kami Kecewa

POJOKSATU.id, JAKARTA – Arsenal gagal naik ke posisi empat klasemen usai dikalahkan Wolves, Kamis (25/4) dini hari WIB.
Bermain di Molineux Stadium, tim asuhan Unai Emery takluk dari Wolves dengan skor telak 3-1.
Tiga gol Wolves dicetak Ruben Neves di menit ke-28, Matt Doherty di menit ke-37 dan Diogo Jota di menit ke-45+2.
Sedangkan satu-satunya gol Arsenal dicetak oleh Sokratis Papastathopoulos di menit ke-80.
Usai pertandingan, Unai Emery mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Namun begitu, ia tetap optimis finis di empat besar.
“Kami tahu sebelum pertandingan itu akan sulit karena sepanjang musim Wolverhampton merasa kuat, mereka adalah tim yang bagus dan mereka memiliki pemain yang sangat cepat,” ujarnya dilansir BBC.
“Dalam 25 menit pertama kami memulai dengan sangat baik, mengontrol penguasaan bola tetapi tidak memiliki banyak peluang untuk mencetak gol.
“Kami berbicara di ruang ganti pada babak pertama dan kami mencoba melihatnya sebagai pertandingan baru dan di babak kedua kami mengubah kinerja kami dan mencetak gol. Kami bisa frustrasi tetapi Liga Premier ingin konsisten dalam lebih dari 38 pertandingan.
“Hari ini kami kecewa, tetapi kami perlu mengingat bagaimana kami tiga bulan lalu. Kami bisa optimis dan pulih untuk empat besar,” paparnya.
Sementara itu, pelatih Wolves Nuno Espirito Santo mengaku senang dengan kemenangan yang meraih raih.
“Itu sangat bagus, terutama di babak pertama, tapi kami kebobolan di babak kedua.
“Arsenal memiliki kualitas, mereka menggerakkan bola dan mempertahankannya dengan baik dan sulit untuk memulihkannya. Tetapi sampai kami kebobolan, kami tidak kebobolan banyak peluang.
“Itu sangat bagus di babak pertama, sangat kompak,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Kontra United, Wolves Ingin Ulang Laga Perempat Final Piala FA

POJOKSATU.id, JAKARTA – Wolverhampton Wanderers (Wolves) akan menghadapi Manchester United dalam lanjutan Liga Premier Inggris, Rabu (3/4) dini hari WIB.
Jelang laga, manajer Wolves Nuno Espirito Santo mengatakan ingin mengulang laga babak perempat final Piala FA.
Ketika itu, Wolves sukses menyikirkan Setan Merah dengan skor tipis 2-1.
Namun begitu, Nuno menyadari jika pertemuan nanti akan berbeda. Karena itu, mereka enggan menganggap remeh dan mempersiapkan segalanya.
“Kami sebelum ini mampu bersaing dengan baik (ketika menghadapi United), kami sangat terorganisir, dan kami harus melakukan itu lagi karena pertandingan nanti akan menuntut banyak hal dari kita,” kata Nuno dikutip dari laman resmi klub dari Goal.
“(Kemenangan di Piala FA) itu adalah momen besar, namun kami tahu esok hari akan menjadi hal yang sangat berbeda. Tiap kali kami bermain melawan tim seperti Manchester United, kami harus siap untuk bersaing.
“Kami tahu seberapa bagus mereka, mereka punya banyak pemain fantastis, manajer fantastis, semua sejarahnya – mereka adalah klub besar – namun kami siap dan ingin bersaing di Molineux,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Eden Hazard Selamatkan Muka Chelsea dari Kekalahan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Chelsea gagal meraih kemenangan pada laga kontra Wolves, Minggu (10/3) malam WIB.
The Blues justru kebobolan lebih dulu di babak kedua, usai bermain imbang dengan skor kacamata alias 0-0 di babak pertama.
Gol Wolves dicetak oleh Raul Jimenez di menit ke-56. Skor pun berubah menjadi 1-1.
Jelang akhir pertandingan, Eden Hazard berhasil menyelamatkan muka Chelsea dari kekalahan.
Hazard berhasil mencetak gol penyama kedudukan menjadi 1-1 di menit ke-90+2.
Hasil ini membuat Chelsea tetap berada di posisi enam klasemen dengan 57 poin. Namun begitu, Sarri dan anak buahnya memiliki peluang menyalip posisi Arsenal bahkan Manchester United lantaran mereka baru menjalani 29 laga.
Sementara Wolves, tambahan satu poin membuat mereka ada satu peringkat di bawah Chelsea dengan 44 poin.
(zul/pojoksatu)