W88top casino trực tuyến

Zinedine Zidane

Rodrygo Cetak Hat-trick, Begini Respon Zidane

POJOKSATU.id, JAKARTA – Rodrygo menjadi salah satu pahlawan kemenangan Real Madrid saat menjamu Galatasaray di laga lanjutan Liga Champions, Kamis (7/11).
Pemai asal Brasil itu menyumbang tiga gol alias membuat hattrick pada kemenangan 6-0 Madrid.
Adapun tiga gol lainnya, dua dicetak oleh Benzema dan satu gol dicetak Ramos lewat tendangan penalti.
Bisa berpartisipasi pada kemenangan timnya, Rodrygo mengaku senang. Namun, ia enggan terlena dan menegaskan akan tetap berusaha.
“Mendengar Bernabeu menyanyikan namaku adalah mimpi yang menjadi kenyataan,” katanya dilansir dari BBC.
“Aku sangat senang, ini malam yang menyenangkan, tapi aku harus berusaha dan tetap tenang,” sambungnya.
Sementara itu, terkait penampilan apik pemain mudanya ini, pelatih Zinedine Zidane tidak terkejut.
“Dia tidak mengejutkan saya. Dia memiliki sedikit segalanya. Dia cerdas, dia belajar sangat cepat dan ingin belajar dan meningkat,” ucapnya.
“Secara fisik dia harus menjadi lebih baik tetapi secara teknis, dia tahu bagaimana melakukan segalanya dengan bola,” sambungnya.
Pujian pun datang dari seniornya Benzema. Ia menyebut Rodrygo pemain muda yang tidak kenal takut.
“Rodrygo baru berusia 18 tahun tetapi dia tidak kenal takut. Saya suka melihat pemain bola muda bermain seperti ini,” ujarnya.
(zul/pojoksatu)

Real Madrid Bermain Sempurna, Hanya…

POJOKSATU.id, JAKARTA – Zinedine Zidane buka suara soal hasil imbang 0-0 yang diraih Real Madrid saat lawan Real Betis.
Pasalnya, hasil tersebut membuat mereka gagal menyalip Barcelona dari posisi puncak.
Zidane pun mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Terlebih, menurutnya, skuad asuhannya sudah bermain sempurna.
“Ritme, intensitas, dan secara garis besar laga yang kami mainkan semuanya sempurna, kami hanya harus mencetak gol. Kami kehilangan gol (yang sulit dicetak), sudah jelas,” katanya dilansir dari Marca.
“Kami punya banyak peluang (mencetak gol) dari menit pertama dan hanya kurang penyelesaian akhir.
“Di sepanjang babak pertama kami bermain superior di setiap aspek, saya ulangi bahwa kami hanya kurang mencetak gol. Di babak kedua lebih berimbang, tapi hari ini tidak terlalu buruk,” sambungnya.
Zidane menambahkan, dirinya memuji penampilan lawan. “Betis tim yang bagus dengan pemain-pemain dengan (skill) individu yang sangat bagus,” ucapnya.
(zul/pojoksatu)

Zidane Terancam Dipecat Jelang Kontra Galatasaray, Kapten Real Madrid Angkat Bicara

POJOKSATU.id, GALATASARAY – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane di ujung tanduk. Juru taktik berkepala pelontos itu terancam pemecatan setelah serangkaian hasil buruk yang diraih anak asuhnya. Kini, Los Blancos harus melawat Stadion Ali Sami Yen Spor, markas Galatasaray, Rabu (23/10/2019) dini hari WIB.
Di tengah sorotan dan ancaman pemecatan terhadap Zidane, kapten Real Madrid, Sergio Ramos menyebut ia dan penggawa Madrid mendukung penuh sang pelatih.
Ramos menegaskan para pemain akan berjuang sampai mati untuk Zinedine Zidane.
Raksasa Spanyol menghadapi pertandingan krusial di Liga Champions melawan Galatasaray, hanya beberapa hari setelah menderita kekalahan mengejutkan 10-1 dari tim promosi, Real Mallorca di La Liga.
Tim asuhan Zidane baru mengumpulkan satu poin dari dua pertandingan pembuka Liga Champions setelah kalah 3-0 di Paris Saint-Germain dan kemudian ditahan imbang 2-2 oleh Club Brugge di Bernabeu.
“Satu-satunya hal yang kami pikirkan, terlepas dari semua yang telah terjadi, adalah menang dan memainkan permainan yang bagus. Kami harus menang,” kata Ramos dalam konferensi pers pra-pertandingan pada hari Senin.
“Semua orang tahu bahwa ruang ganti bersama Zizou sampai mati, dan apa pun yang terjadi kami semua harus bersatu untuk memberikan segalanya.”
“Madrid harus bangkit dan satu-satunya cara adalah melakukannya bersama. Hasilnya akan meletakkan segalanya di pihak kita.”
Lawatan El Real ke Ali Sami Yen Spor, dilabeli ‘welcome to hell’ atau ‘selamat datang di neraka’ karena sulitnya tim tamu menang di markas Galatasaray.
Juara 13 kali Liga Champions itu pun harus segera bangkit dari keterpurukan jika tidak ingin tersingkir di fase grup musim ini. Atau mungkin akan terlempar ke kompetisi kasta kedua Eropa, Liga Europa.
Saat ini, Real Madrid juru kunci Grup A dengan 1 poin, sama dengan Galatasaray di posisi ketiga.
(fat/pojoksatu)

Imbang Lawan Atletico, Zinedine Zidane : Kami Layak Dapat Hasil Maksimal

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane mengatakan jika timnya layak mendapatkan hasil lebih maksimal pada pertandingan lawan Atletico Madrid, Minggu (29/9) dini hari WIB.
Diketahui, pertemuan antara dua rival sekota yang berlangsung di Wanda Metropolitano berakhir imbang 0-0.
“Kami layak untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal ketimbang hasil imbang,” ujarnya dilansir​ ​Marca.
Meski begitu, ia tetap memberikan ucapan selamat pada pemainnya. Pasalnya, Karim Benzema dkk dinilai bermain apik.
“Hal yang harus saya lakukan saat ini adalah memberi ucapan selamat pada pemain. Kami tampil bagus dan bisa mencatatkan clean sheet,” ucapnya.
“Bukan hanya intensitas, kekuatan tim juga sangat bagus dalam pertandingan ini. ​Madrid benar-benar terlihat sangat kuat dan berhasil mematahkan sejumlah serangan yang dibangun tim lawan,” sambungnya.
Lebih lanjut, Zidane pun mengaku senang dengan penampilan pemainnya pada pertandingan tersebut.
“Ya, kami memang kekurangan kreativitas, tetapi secara keseluruhan, saya senang dengan penampilan tim hari ini,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Fokus Persiapan Lawan Osasuna, Zidane : Tidak Ada Laga Mudah

POJOKSATU.id, JAKARTA – Zidane Zidane memilih fokus menyiapkan timnya melawan Osasuna pada pekan keenam Liga Spanyol, Kamis (26/9).
Dirinya enggan memikirkan tekanan publik soal masa depannya sebagai pelatih Madrid yang memang tengah jadi pembahasan.
Menghadapi Osasuna, Zidane berharap para pemainnya bisa tampil kompak seperti saat lawan Sevilla.
“Solidaritas dan kerja tim merupakan elemen-elemen krusial karena terlepas dari fakta kami melakukan pekerjan dengan hebat kontra Sevilla, saya pikir kuncinya adalah kami bermain sebagai tim dari awal hingga akhir,” ujarnya dilansir Marca.
Zidane menilai jika kekompakan adalah hal yang dibutuhkan Madrid untuk memenangi pertandingan.
“Tidak ada itu yang namanya laga mudah, jadi kami harus memastikan kami bersatu bersama. Kami harus terus melaju,” ucapnya.
“Para pemain harus fokus pada laga itu dan apa yang saya pikirkan, hal yang sama berlaku kepada pemain, adalah tiga poin untuk diraih. Kami harus tampil hebat, dengan intensitas, hasrat, dan sikap yang sama. Kuncinya adalah memberikan segalanya dalam pertandingan,” sambungnya.
Sementara itu, soal isu pemecatan, Zidane menanggapi santai. Ia kembali menegaskan memilih fokus menghapi pertandingan yang akan dilakoni Madrid.
“Ketika kami (Madrid) kalah, saya (diminta fans) pergi dan ketika kami menang, saya bertahan. Saya tidak memikirkannya, memang demikian adanya. Kami harus memikirkan soal laga-laga dan saya hanya tertarik mengenai hal tersebut,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Soal Kabar Mourinho Kembali ke Madrid, Begini Respon Sergio Ramos

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kursi kepelatihan Zinedine Zidane tengah digoyang pasca penampilan Real Madrid yang dinilai belum konsisten musim ini.
Isu kemudian berkembang dengan munculnya nama-nama calon pengganti Zidane. Nama Jose Mourinho menjadi yang paling banyak mendapat sorotan.
Menanggapi isu ini, Sergio Ramos acuh. Akan tetapi, ia menilai beragam spekulasi yang muncul merupakan hal wajar.
“Saya tidak merasa kesal melihat nama Jose Mourinho dikaitkan dengan Real Madrid, hal seperti ini memang dapat terjadi. Saya tidak perlu menyatakan perasaan saya mengenai spekulasi seperti ini, situasinya memang seperti ini,” katanya dilansir Goal.
“Bagi Real Madrid, perubahan dianggap perlu setiap kami mendapatkan kekalahan. Ini adalah sesuatu yang sulit, tetapi kenyataan yang harus diterima,” sambungnya.
Sementara itu, Jose Mourinho sendiri sempat memberikan pernyataan soal isu yang mengaitkannya dengan Real Madrid.
Ia mengatakan, tidak akan menangani klub yang sudah memiliki pelatih.
“Anda tidak dapat melatih tim yang sudah memiliki pelatih. Saya tidak ingin berlatih ke Real Madrid karena mereka sudah memiliki pelatih,” ujar Mourinho kepada Deportes Cuatro.
(zul/pojoksatu)

Jose Mourinho Ogah Latih Real Madrid

POJOKSATU.id, JAKARTA – Jose Mourinho kembali dikaitkan dengan Real Madrid. Namanya masuk dalam daftar calon pengganti Zidane.
Sebagaimana diketahui, masa depan Zidane di Real Madrid Madrid tengah jadi sorotan.
Ia diisukan akan dipecat pasca kekalahan memalukan atas PSG di laga perdana Liga Champions belum lama ini.
Ketika itu, Real Madrid takluk dari PSG dengan skor 3-0. Dua dari tiga gol PSG dicetak oleh mantan, Angel Di Maria dan satu gol lagi dicetak Thomas Meunier.
Menanggapi rumor tersebut, Mourinho memberikan jawaban tegas. Ia mengatakan tidak akan melatih klub yang sudah memiliki pelatih.
“Anda tidak dapat melatih tim yang sudah memiliki pelatih,” ujar Mourinho kepada Deportes Cuatro.
“Saya tidak ingin berlatih ke Real Madrid karena mereka sudah memiliki pelatih,” tegasnya.
(zul/pojoksatu)

Dirumorkan Bakal Dipecat, Ini Calon Pengganti Zidane?

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kekalahan memalukan dari PSG di Liga Champions, langsung mencuatkan rumor Zinedine Zidane bakal dipecat.
Rumor berlanjut dengan munculnya nama-nama calon pengganti Zidane di Santiago Bernabeu.
Dilansir Marca, daftar calon pengganti tidak panjang. Hal ini merujuk dari kebiasaan Florentino Perez dalam mencari pelatih.
Berdasarkan kriteria tersebut, berikut adalah prediksi calon pengganti Zidane :
1. Jose Mourinho
Sejak dipecat dari Manchester United, Mourinho belum kembali ke pekerjaannya.
Mourinho sendiri pernah melatih Real Madrid meski belum sempat mempersembahkan gelar Liga Champions. Jika ia kembali, bisa jadi kejutan.
BACA : Pecat Zidane, Ini Risiko Besar yang Harus Ditanggung Real Madrid
2. Massimiliano Allegri
Allegri juga bukan nama asing. Ia pernah dikaitkan dengan Real Madrid saat Zidane memutuskan mundur.
Dilaporkan Allegri tertarik melatih Madrid. Akan tetapi, ia memilih menghormati kontraknya di Juventus.
3. Raul Gonzales
Jika Raul yang terpilih, ia akan mengikuti jejak Zidane yang juga dipromosikan ke tim utama.
Selain itu, Raul merupakan legenda sehingga dipastikan mengetahui seluk beluk Madrid.
(zul/pojoksatu)

Pecat Zidane, Ini Risiko Besar yang Harus Ditanggung Real Madrid

POJOKSATU.id, MADRID – Kursi pelatih Real Madrid tengah digoyang. Rumor pemecatan Zinedine Zidane mencuat setelah kakalahan memalukan 0-3 dari Paris Saint-Germain di Liga Champions kemarin. Jika memutuskan memecat Zidane, El Real akan menanggung risiko cukup besar.
Kompetisi musim 2019/20 memang baru dimulai beberapa pekan, namun sebagian besar fans Los Blancos sudah menyuarakan pemecatan Zidane. Mereka ingin pelatih berkepal pelontos itu pergi, sekarang.
BACAJUGA: China Open 2019: The Minions Pulangkan Wakil Malaysia, Indonesia Punya 3 Ganda Putra di Semifinal
Tuntutan ini memang masih kontroversi, banyak yang mendesak Zidane dipecat, namun ada juga yang masih mendukung. Tapi petinggi Real Madrid tampaknya memang harus mempertimbangkan secara matang sebelum mengambil keputusan.
Menurut media Spanyol, Sport, jika Real Madrid memecat Zinedine Zidane, maka mereka harus membayar kompensasi yang nilainya tidak sedikit, 70 juta pound atau hampir Rp1,2 triliun.
Paris Saint-Germain menang 3-0 atas Real Madrid di Parc des Princes, Kamis (19/9/2019) dini hari WIB.
Jelas uang sebanyak itu dapat digunakan untuk mendatangkan pemain kelas atas di jendela transfer Januari. Namun, mereka sudah mengeluarkan uang banyak pada musim panas kemarin untuk merekrut sejumlah pemain bintang yang hasilnya belum kelihatan.
Terlepas dari kekalahan telak dari PSG, performa Real Madrid sebenarnya tidak buruk-buruk amat awal musim ini.
BACA JUGA: Liburkan Pemain Usai Dibantai PSG, Zidane Kena Semprot Presiden Real Madrid
Di La Liga, Gareth Bale mencatat dua kali menang dan dua kali imbang dari empat laga. Mereka pun duduk di peringkat ketiga dengan 8 poin. Tertinggal dua angka dari Sevilla di puncak klasemen, lawan yang akan mereka hadapi akhir pekan ini.
Meski terkesan lamban karena sudah dua kali gagal meraih poin penuh, performa El Real masih lebih baik dari rival abadi, Barcelona. Sejauh ini Barca sudah menelan satu kekalahan, sekali imbang dan dua kali menang.

Liburkan Pemain Usai Dibantai PSG, Zidane Kena Semprot Presiden Real Madrid

POJOKSATU.id, MADRID – Presiden Real Madrid, Florentino Perez marah besar dengan keputusan Zinedine Zidane meliburkan pemainnya setelah kekalahan dari Paris Saint-Germain. Perez menilai Gareth Bale dkk harusnya berlatih keras, bukannya libur.
Seperti diketahui, El Real tumbang 0-3 di markas PSG pada laga perdana penyisihan Grup A Liga Champions 2019/20, Rabu (18/9/2019) malam waktu setempat. Pertandingan ini ditonton langsung Perez di Parc des Princes.
Keesokan harinya, Zidane memutuskan untuk tidak membebani anak asuhnya dengan latihan rutin. Mereka diliburkan. Terang saja, keputusan Zidane itu membuat Perez berang, dikutip Pojoksatu.id dari Express.
Para pemain inti sengaja diberikan libur pada hari Kamis kemarin agar bisa pulih tepat waktu karena akan bertanding di La Liga melawan Sevilla pada hari Minggu.
Tetapi Perez dan petinggi klub lainnya meyakini bahwa para pemain seharusnya sudah berlatih kemarin.
Kekalahan dar PSG menambah daftar hasil buruk yang diraih anak asuh Zidane musim ini. Mereka mengalami awal yang sulit di La Liga, imbang lawan Villarreal dan Real Valladolid.
Sementara itu, usai laga Real Madrid kontra PSG, Zidane mengakui jawara Prancis itu memang bermain lebih baik dan pantas mendapatkan tiga poin.
“Mereka lebih baik daripada kita di semua lini,” kata pelatih asal Prancis itu.
“Dalam permainan, di lini tengah, dan hal yang paling mengganggu saya adalah intensitasnya.”
“Sulit jika Anda tidak memulai dengan kuat.”
“Mereka pandai menciptakan peluang, bukan itu yang membuat saya khawatir, saya melihat tim saya tanpa intensitas yang diperlukan di kompetisi tingkat tinggi ini.”
“Kami tahu mereka akan menekan kami, tetapi kami nyaris tidak bereaksi pada pertandingan dan kami menciptakan beberapa peluang,” tutur Zidane.
(fat/pojoksatu)