W88top casino trực tuyến
M88cvf

M88cvf là trang web của M88Cvf – Đưa bạn vào thiên đường cá cược

Latest Posts

Bos Leicester City Dipastikan Tewas dalam Kecelakan Helikopter

POJOKSATU.id, LONDON – Leicester City telah mengonfirmasi jika Vichai Srivaddhanaprabha adalah satu dari lima korban tewas jatuhnya helikopter di area King Power Stadium, Sabtu (27/10/2018) malam waktu setempat.
Vichai menjadi korban kecelakaan heli miliknya usai menyaksikan timnya bermain imbang dengan West Ham United dalam lanjutan Liga Primer Inggris pekan ke-10.
Sempat terjadi simpang siur soal nasib sang bos, namun klub akhirnya memberikan pernyataan resmi soal kondisi orang terkaya kelima di Thailand itu.
Api Berkobar, Begini Penampakan Heli Milik Bos Leicester City yang Jatuh

“Dengan penyesalan mendalam dan berat hati kami mengonfirmasikan bahwa chairman kami, Vichai Srivaddhanaprabha, termasuk di antara mereka yang secara tragis kehilangan nyawanya pada Sabtu malam saat helikopter yang membawanya dan empat orang lain jatuh di luar King Power Stadium. Tak satu pun dari lima orang di dalam helikopter selamat,” demikian rilis resmi Leicester City lewat akun resmi klub.
Sebagaimana diketahui, insiden tragis ini terjadi tak lama setelah The Foxes menjamu West Ham United. Dikutip dari Goal, sejumlah saksi yang melihat kejadian itu menuturkan, sebelum menyentuh tanah dan terbakar, helikopter berputar-putar beberapa menit setelah lepas landas.
Pernyataan Leicester City itu sendiri dikuatkan oleh pernyataan dari pihak kepolisian Leicestershire terkait kabar duka  Vichai Srivaddhanaprabha beserta empat korban lainnya.
“Lima orang berada di dalam helikopter saat insiden ini terjadi. Meski identifikasi formal belum dilakukan, namun diyakini mereka adalah chairman Leicester City Football Club Vichai Srivaddhanaprabha, dua anggota stafnya, Nursara Suknamai dan Kaveporn Punpare, pilot Eric Swaffer, serta penumpang Izabela Roza Lechowicz,” demikian konfirmasi pihak berwenang.
“Kepolisian telah bekerja untuk memastikan semua kerabat korban mendapat informasi ini terlebih dahulu sebelum diumumkan kepada publik,’ imbuhnya.
Vichai Srivaddhanaprabha, yang membeli Leicester pada 2010 merupakan sosok yang sangat populer di Leicester setelah membawa klubnya meraih titel Liga Primer Inggris musim 2015/16.

A helicopter has crashed outside Leicester City's King Power Stadium.
Multiple reports say the helicopter belongs to Leicester owner Vichai Srivaddhanaprabha: https://t.co/lfa2KT24Uy pic.twitter.com/zR2WFQcd0K
— ESPN FC (@ESPNFC) October 27, 2018

(qur/pojoksatu)

Imbang 2-2, Crystal Palace Putus Tren Positif Arsenal

POJOKSATU.id, LONDON – Arsenal gagal meneruskan tren kemenangan dalam 11 laga beruntun sebelumnya setelah hanya bermain imbang dengan Crystal Palace, 2-2 di Selhurst Park, Minggu (28/10/2018) malam WIB.
The Gunners sendiri nyaris memenangkan pertandingan dalam lanjutan Liga Primer Inggris 2018/19 pekan 10 itu, namun tuan rumah sukses menyamakan kedudukan oleh Milivojevic di menit 83 lewat titik putih.
Tuan rumah sendiri sempat unggul di babak pertama setelah Luka Milivojevic juga sukses mengeksekusi bola penati di menit 45+1.
Hasil El Clasico, Barcelona Pecundangi Real Madrid
AC Milan Susah Payah Taklukkan Sampdoria

Sedangkan dua gol tim tamu disarangan  Granit Xhaka di menit 51 dan Pierre-Emerick Aubameyang menit 56.
Dengan hasil kurang memuaskan ini, skuat besutan Unai Emery bergeming di empat besar, sementara Palace masih terpuruk di urutan ke-15 dengan tujuh poin.
Tampil dihadapan pendukung tuan rumah tak membuat permainan Arsenal tertekan. Mereka justru mampu mendominasi permainan di pertengahan interval kedua.
Palace bahkan mendapat perlawanan sengit dari Arsenal di awal-awal laga, meski akhirnya mereka mampu membuka keunggulan lewat gol jelang turun minum.
Bekuk Everton, Manchester United Putus Tren Minor
Chelsea Masih Terlalu Tangguh buat Burnley
Selepas interval, Arsenal nyaris mendominasi jalannya pertmainan. Terbukti dua gol lewat kreasi Xhaka dan Aubameyang sukses membalikkan keadaan.
Namun kemenangan yang nyaris didapat buyar setelah wasit kembali menunjuk titik putih untuk tuan rumah. Sang eksekutor, Milinkovic sukses menjalankan misi keduanya untuk membawa timnya imbang hingga laga usai.
(qur/pojoksatu)

Chelsea Masih Terlalu Tangguh buat Burnley

POJOKSATU.id, BURNLEY – Chelsea terus menempel Liverpool sebagai pemuncak klasemen sementara Liga Primer Inggris 2018/19 usai membungkam Burnley dengan empat gol tanpa balas.
Tampil dihadapan publik lawan di Stadion Turf Moor, Minggu (28/10/2018) malam WIB tak membuat Eden Hazard dan koleganya bermain di bawah tekanan.
Skuat Maurizio Sarri itu bahkan tampil garang dan berhasil menyegel kemenangan 4-0 lewat kreasi Alvaro Morata di menit 22, Roos Barkley menit 57, Willian Borges menit 62, dan Loftus-Cheek di masa injury time menit 90+2.
Hasil El Clasico, Barcelona Pecundangi Real Madrid
AC Milan Susah Payah Taklukkan Sampdoria
Bekuk Everton, Manchester United Putus Tren Minor

Dengan hasil impresif ini, The Blues yang kini mengemas 24 poin merangsek ke urutan kedua terpaut dua angka dari Liverpool di puncak klasemen.
Chelsea sendiri tidak mengalami banyak kesulitan di pertandingan tersebut. Beda kelas sangat terlihat di lapangan saat para pemain Chelsea tampil dominan sepanjang permainan.
Keran gol Chelsea dibuka Morata dn menit 22 memaksimalkan umpan matang Ross Barkley. Barkley sendiri sukses menggandakan keunggulan lewat golnya di menit 57.
Willian menambah gol ketiga Chelsea di menit 62 lewat tembakan jarak jauh dan Ruben Loftus-Cheek membukukan gol keempat dalam dua pertandingan tersebut untuk menyempurnakan kemenangan Chelsea.
Dengan hasil minor ini, tuan rumah kini terdampar di peringkat 15, dengan raihan delapan poin dari dari dua kemenangan, dua bermain seri dan enam kali menelan kekalahan.
(qur/pojoksatu)

Bekuk Everton, Manchester United Putus Tren Minor

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Manchester United mampu bangkit dari tren minor di pentas Eropa usai membekuk Everton di Old Trafford dalam lanjutan Liga Primer Inggris pekan 10, Minggu (28/10/2018) malam WIB.
Setan Merah menyegel kemenangan sekaligus tambahan tiga poin setelah duo penggawa asal Prancis mereka, Paul Pogba dan Anthony Martial menyumbang gol masing-masing di menit 27 dan menit 49.
Everton sendiri nyaris mendapat asa untuk mengejar ketertinggalan setelah Gylfi Sigurdsson memperpendek jarak skor setelah mencetak gol di menit 77 lewat titik putih.
Hasil El Clasico, Barcelona Pecundangi Real Madrid
AC Milan Susah Payah Taklukkan Sampdoria

Namun tuan rumah mampu menutup permainan dengan skor akhir 2-1 untuk kembali ke jalur positif mereka setelah majal di beberapa laga terakhir.
Dengan hasil positif ini, skuat besutan Jose Mourinho naik ke posisi delapan dari posisi sebelumnya di urutan belasan.
Selain itu, hasil ini tentu sedikitnya bisa meredakan rumor pemecatan Jose Mourinho yang terus menggaung dalam beberapa pekan terakhir ini.
Kemenangan kali ini tentu menjadi bekal positif The Red Devils menatap laga-laga berikutnya di tengah terpaan rumor ketidakharmonisan di ruang ganti antara sang manajer dengan beberapa pemainnya.
Jalannya pertandingan itu sendiri berlangsung sengit sejak menit awal. Tuan rumah mencoba berinisiatif menyerang untuk mengejar keunggulan.
Upaya mereka pun berbuah hasil di menit 27 saat wasit menunjuk titik putih di depan mulut gawang Everton.
MU memberi hadiah penalti usai terjadi pelanggaran yang dilakukan Idrissa Gueye terhadap Anthony Martial di dalam kotak terlarang.
Paul Pogba yang maju untuk mengeksekusi bola sukses menjalankan misinya meski tendangan pertamanya mampu dihadang Jordan Pickford.
Beruntung, bola muntah tepisan Pickford mengarah ke kakinya untuk kemudian ia tembakan kembali ke arah gawang untuk mencatatkan namanya di papan skor.

AC Milan Susah Payah Taklukkan Sampdoria

POJOKSATU.id, MILAN – Laga penuh drama tercipta di San Siro, saat AC Milan sukses membekuk tamunya Sampdoria di lanjutan Serie A Italia, giornata sepuluh, Senin (29/10/2018) dini hari WIB.
Lima gol tercipta di pertandingan itu untuk kemenangan tipis tuan tumah 3-2 atas Sampdoria. Gol Milan disumbangkan Cutrone di menit 17, Gonzalo Higuaín menit 36 dan Suso menit 62. Sedangkan gol Sampdoria dikreasi Saponara di menit 21 dan Quagliarella menit 31.
Dengan hasil positif ini, skuat besutan Gennaro Gattuso melonjak ke peringkat lima dari urutan sebelumnya di posisi 15.
Hasil El Clasico, Barcelona Pecundangi Real Madrid
Sementara Sampdoria bergeming di peringkat 7 dengan raihan empat kali kemenangan, tiga bermain seri dan tiga kali menelan kekalahan.
Milan sendiri sempat tertinggal di laga tersebut, namun mampu bangkit untuk menyeimbangkan dan akhirnya mengakhiri laga dengan kemenangan.
Rossoneri membuka gol pertama di menit 17 lewat sundulan Patrick Cutrone memanfaatkan umpan crossing Suso dari samping kanan.
Empat menit berselang, Sampdoria mampu menyamakan skor lewat gol Riccardo Saponara, yang suskes  memanfaatkan assist Fabio Quagliarella dengan sepakan akuratnya ke pojok kanan bawah gawang Gianluigi Donnarumma.
Giliran Il Samp unggul di menit 31 lewat kreasi Quagliarella yang memaksimalkan umpan crossing Saponara dengan tendangan volinya.
Sebelum turun minum, tuan rumah mampu kembali menyeimbangkan skor kali ini lewat aksi sang bomber, Gonzalo Higuain di menit 36.
Memasuki interval kedua, Emil Audero menggagalkan usaha Higuain ketika AC Milan berusaha unggul lagi. Sang kiper juga melakukan penyelamatan atas tendangan mendatar Suso.
Tapi, Audero tidak mampu menggagalkan tembakan brilian Suso di menit 62. Pemain asal Sanyol itu masuk ke sisi kanan kotak penalti sebelum melepaskan tembakan indah tanpa bisa dibendung sang kiper.
Cutrone sempat mencetak gol keempat untuk AC Milan, namun dianulir karena pelanggarannya terhadap Lorenzo Tonelli. Hingga pertandingan berakhir, tim asal ibukota Italia itu tetap menjaga keunggulan tipis tersebut.
Susunan pemain:
AC Milan: Donnarumma; Calabria (Abate 78′), Musacchi, Romagnoli, Rodriguez; Laxalt, Kessie, Lucas Biglia, Suso; Higuain, Cutrone (Castillejo 76′).
Sampdoria: Audero; Bereszynski, Tonelli, Anderson, Murru (Sala 29′); Linetty, Ekdal, Praet; Saponara (Caprari 76′); Quagliarella, Defrel (Kownacki 61′).
(qur/pojoksatu)

Hasil El Clasico, Barcelona Pecundangi Real Madrid

POJOKSATU.id, CATALUNYA – Barcelona benar-benar tak memberi ampun Real Madrid dengan menggasak seteru abadinya itu dengan skor telak 5-1.
Tampil dihadapan pendukungnya sendiri di Camp Nou, Minggu (28/10/2018) malam WIB, Barca tampil ganas di laga lanjutan La Liga pekan ke-10 bertajuk El Clasico itu.
Sang striker, Luis Suarez tampil impresif dengan mencetak ha-trick di menit 30 lewat titik putih, dan paruh kedua menit 75 dan menit 83.

Sisa gol tuan rumah lainnya disarangkan Philippe Coutinho di menit 11 sebagai pembuka keran gol dan gol penutup dari Arturo Vidal menit 87.
Sedangkan Los Blancos hanya mampu mengejar ketertinggalan lewat gol bek kiri mereka, Marcelo di menit 50.
Dengan hasil gemilang ini, Barca pun kembali merebut posisi puncak yang sebelumnya diambil Atletico Madrid.
Barca kini unggul dua angka dengan raihan 21 poin, sementara rival terdekatnya, Atletico telah mengumpulkan 19 poin.
Sementara bagi Real Madrid, hasil minor ini membuat posisinya tertahan di peringkat sembilan. Madrid baru mengumpulkan 14 poin dari empat kemenangan, dua bermain imbang, dan kini telah empat kali menelan kekalahan.
Hasil minor ini pun dipastikan akan berdampak pada esistensi sang pelatih, Julen Lopetegui yang sebelum memang tengah diterpa isu pemecatan.
Mantan pelatih Timnas Spanyol itu kini benar-benar di ujung tanduk, menyusul hasil yang sangat memalukan di laga sarat gengsi tersebut.
(qur/pojoksatu)

Indra Sjafri Punya Optimisme Tinggi pada Sepakbola Indonesia

POJOKSATU.id, JAKARTA – Timnas U-19 Indonesia harus mengubur dalam-dalam berlaga di ajang Piala Dunia U-20 di Polandia tahun depan setelah takluk di tangan Jepang U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Minggu (28/10/2018) malam WIB.
Garuda Nusantara menyerah atas Samurai Biru dengan skor 2-0 di babak perempat final Piala Asia U-19 2018 itu.
Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Indra Sjafri menilai, meski kalah perjuangan Saddil Ramdani dan koleganya patut mendapatkan apresiasi.
Dibekuk Jepang 2-0, Timnas U-19 Indonesia Gagal Melaju ke Piala Dunia
Susah Payah Kalahkan Indonesia, Pelatih Jepang U-19 Ungkap Stamina Pemainnya

Betapa tidak, Indra menilai, secara permainan skuatnya tak kalah kualitas dari lawannya itu. Pihaknya pun berterima kasih kepada para pemain termasuk suporter yang memberikan dukungan penuh di stadion.
Indra bahkan mengaku puas dengan penampilan para pemainnya sepanjang permainan meski hasil akhir tak diharapkan.
Dengan melihat kualitas permainan timnya tersebut, Indra pun optimistis sepakbola tanah air sudah bisa disejajarkan dengan negara lain.
“Dengan berakhirnya pertandingan tadi, saya semakin yakin sepak bola Indonesia tidak tertinggal dari negara-negara lainnya,” tutur Indra seperti dikutip dari Goal.
“Dari awal hingga pertandingan keempat ini, mereka menunjukkan bahwa mereka pantas untuk bersaing di level Asia,” tandasnya.
Terlepas dari kekalahan tersebut, Indra pun menaruh harapan besar bagi perkembangan sepak bola tanah air ke depannya.
“Sepakbola tentu ada kalah, ada menang, tetapi saya yakin bahwa level sepakbola Indonesia dengan Jepang atau negara lain cukup kompetitif. Dalam pertandingan seperti tadi, eror yang dilakukan sedikit saja bisa terjadi gol,” sebutnya.
“Karena kedua tim ini sangat kompetitif. Dalam pertandingan hal-hal begitu mungkin saja terjadi, tapi secara keseluruhan kita puas dengan apa yang ditampilkan oleh pemain-pemain kita,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)

Kalah dari Jepang, Indra Sjafrie Makin Yakin Sepakbola Indonesia Tambah Maju

POJOKSATU.id, JAKARTA – Mimpi Timnas Indonesia U-19 berlaga di Piala Dunia U-20 di Polandia pada 2019 mendatang harus dikubur dalam-dalam.
Pasalnya, tim Garuda Muda itu harus mengakui keunggulan Jepang pada laga yang digelar di Stadion Utama Bung Karno (SUGBK), Minggu (28/10/2018).
Dalam laga itu, The Young Blue Samurai membungkam Garuda Muda dengan dua gol tanpa balas.
BACA:
Statistik Membuktikan, Indonesia Tak Kalah Jauh Dibanding Jepang
Kubur Mimpi Indonesia di Piala Dunia, Jepang Keliling Stadion Hormati Suporter
Gol-gol tim tamu itu dicatatkan Higashi di menit 40 dan Miyashiro di paruh kedua menit 71.
Kemenangan tersebut sekaligus mempertebal asa tim besutan Masanaga Kageyama itu makin dekat dengan Piala Dunia U-20 tahun depan.
Atas kekalahan tersebut, pelatih Indra Sjafrie mengaku tetap puas dengan permainan anak-anak asuhnya.
Justru menurutnya, skuad Garuda Muda sudah mampu menunjukkan bahwa Indonesia sejatinay mampu bersaing di level Asia.
BACA:
Gagal ke Piala Dunia U-20, Indra Sjafri: Para Pemain Layak Dapat Respek!
Pelatih Jepang Akui Suporter Indonesia Bikin Tertekan
Indra pun tak lupa memberikan apresiasi tinggi kepada Withan Sulaiman cs yang bertanding secara gigih di sepanjang 90 menit.
“Terima kasih dan rasa respect saya kepada semua pemain,” katanya usai pertandingan.
Indra menyampaikan, menilik pada tiap laga yang dijalani Garuda Muda dalam turnamen tersebut, selalu ada peningkatan.

Gagal ke Piala Dunia U-20, Indra Sjafri: Para Pemain Layak Dapat Respek!

POJOKSATU.id, JAKARTA – Timnas U-19 Indonesia harus mengubur dalam-dalam berlaga di ajang Piala Dunia U-20 di Polandia tahun depan setelah takluk di tangan Jepang U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Minggu (28/10/2018) malam WIB.
Garuda Nusantara menyerah atas Samurai Biru dengan skor meyakinkan 0-2 di babak perempat final Piala Asia U-19 2018 itu.
Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Indra Sjafri menilai, meski kalah perjuangan Saddil Ramdani dan koleganya patut mendapatkan apresiasi.
Dibekuk Jepang 2-0, Timnas U-19 Indonesia Gagal Melaju ke Piala Dunia
Susah Payah Kalahkan Indonesia, Pelatih Jepang U-19 Ungkap Stamina Pemainnya

Betapa tidak, Indra menilai, secara permainan skuatnya tak kalah kualitas dari lawannya itu. Pihaknya pun berterima kasih kepada para pemain termasuk suporter yang memberikan dukungan penuh di stadion.
Indra bahkan mengaku puas dengan penampilan para pemainnya sepanjang permainan meski hasil akhir tak diharapkan.
Dengan melihat kualitas permainan timnya tersebut, Indra pun optimistis sepakbola tanah air sudah bisa disejajarkan dengan negara lain.
“Dengan berakhirnya pertandingan tadi, saya semakin yakin sepak bola Indonesia tidak tertinggal dari negara-negara lainnya,” kata Indra seperti dikutip dari Bolalob.
“Ada beberapa hal yang harus diperbaiki di tim. Namun, terima kasih dan respek saya pada semua pemain. Mulai dari pertandingan pertama dan pertandingan tadi mereka meunjukkan kualitasnya dan pantas bersaing di level asia,” tuturnya.
(qur/pojoksatu)

Pelatih Jepang Akui Suporter Indonesia Bikin Tertekan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Mimpi Timnas Indonesia U-19 berlaga di Piala Dunia U-20 di Polandia pada 2019 mendatang harus dikubur dalam-dalam.
Pasalnya, tim Garuda Muda itu harus mengakui keunggulan Jepang pada laga yang digelar di Stadion Utama Bung Karno (SUGBK), Minggu (28/10/2018).
Dalam laga itu, The Young Blue Samurai membungkam Garuda Muda dengan dua gol tanpa balas.
Gol-gol tim tamu itu dicatatkan Higashi di menit 40 dan Miyashiro di paruh kedua menit 71.
BACA:
Statistik Membuktikan, Indonesia Tak Kalah Jauh Dibanding Jepang
Kubur Mimpi Indonesia di Piala Dunia, Jepang Keliling Stadion Hormati Suporter
Kemenangan tersebut sekaligus mempertebal asa tim besutan Masanaga Kageyama itu makin dekat dengan Piala Dunia U-20 tahun depan.
Dalam 90 menit laga, Jepang sejatinya mendapat ‘teror’ luar biasa dari suporter Indonesia yang tak henti-hentinya membuat stadion super berisik.
Bahkan, setiap kali pemain tim tamu itu mengusai bola, suitan dan teriakan ‘bo0’ terus menggema.
Bahkan, sejumlah aksi menarik suporter Merah Putih dengan membuat koreo di tribun pun ikut mewarnai jalannya laga itu.