W88top casino trực tuyến
M88cvf

M88cvf là trang web của M88Cvf – Đưa bạn vào thiên đường cá cược

Latest Posts

Tampil Impresif, Lionel Messi Diganjar Pemain Terbaik LaLiga Edisi September

POJOKSATU.id, CATALUNYA – Lionel Messi terpilih sebagai pemain terbaik LaLiga edisi September 2018 menyusul performa apiknya sepanjang bulan lalu.
Leo Messi memang menjadi pemain paling menonjol berkat tiga gol dan empat assist-nya untuk mengantarkan Barcelona di posisi kedua klasemen sementara dengan selisih satu angka dari Sevilla yang sukses menyodok ke puncak di pekan ke-8.
Dikutip dari Marca, Blaugrana mengemas empat kemenangan, tiga bermain imbang dan satu kali kalah untuk berbagi tempat dengan Atletico Madrid di peringkat kedua.
Sejauh ini Messi telah mengemas enam gol dari delapan pertandingan yang telah dilakoninya, namun gagal memertahankan posisi top skorer setelah disalip bomber Girona Cristhian Stuani yang kini sudah mengemas delapan gol dan Andre Silva dari Sevilla dengan 7 golnya.
La Pulga sendiri baru akan mendapatkan penghargaan tersebut sebelum kick-off Barcelona kontra Sevilla di Camp Nou. Sabtu (20/10/2018) dini hari WIB.
(qur/pojoksatu)

Arsene Wenger Siap Kembali ke Pinggir Lapangan

POJOKSATU.id, LONDON – Mantan manajer legendaris Arsenal, Arsene Wenger menyiratkan akan kembali ke pinggir lapangan membimbing para pemain di sebuah pertandingan selaku pelatih.
Wenger bahkan mengatakan ia akan kembali melatih tim tahun depan, meski ia enggan menyebut klub mana yang akan dibesutnya nanti.
Walau usianya akan menginjak 69 tahun pekan depan, namun pria asal Prancis itu belum berniat untuk pensiun. Ia bahkan mengisyaratkan bakal kembali melatih pada awal Januari.
“Ya, tampaknya seperti itu (melatih lagi),” kata Wenger pada Bild seperti dikutip dari Goal.
“Saya yakin bahwa saya akan mulai lagi pada Januari. Saya tak tahu ke mana saya akan pergi. Saya sudah beristirahat dan saya siap bekerja lagi,” sebutnya.
Wenger pun memberikan bocoran soal klub mana yang berpeluang dilatihnya awal tahun depan itu. “Ada beberapa asosiasi, tim nasional, bisa juga di Jepang. Berkat 22 tahun saya di Arsenal, saya punya pengalaman banyak di level yang berbeda. Ada tawaran dari seluruh dunia,” ungkapnya.
Arsene Wenger memimpin Arsenal pada 1.235 pertandingan, meraih tiga gelar Liga Primer Inggris dan tujuh Piala FA.
Arsene Wenger menghabiskan 22 tahun sebagai manajer The Gunners dan mencatatkan 1.235 pertandingan dengan mempersembahkan tiga gelar Liga Primer Inggris dan tujuh Piala FA.
(qur/pojoksatu)

Respek pada Ronaldo, Luka Modric Janji Tak Akan Pernah Setim dengan Pemain Ini

POJOKSATU.id, MADRID – Gelandang Real Madrid, Luka Modric buka suara menyangkut hubungannya dengan Cristiano Ronaldo saat ini.
Pasalnya, selepas kepergian Ronaldo ke Juventus musim ini dan absennya kapten Timnas Portugal itu di ajang pernghargaan yang dimenangkan Modric, hubungan keduanya dikabarkan memburuk.
Namun, berbicara kepada France Football, kapten Timnas Kroasia itu menegaskan jika hingga saat ini ia tetap menjalin hubungan baik dengan Ronaldo meski sudah bukan team-mate lagi.
Modric bahkan menegaskan jika dia tidak akan pernah menjadi rekan setim Lionel Messi, rival Ronaldo dalam sepuluh tahun terakhir ini.
“Kami menghabiskan enam musim yang indah di Madrid di mana kami mengembangkan persahabatan dan saling menghormati,” kata Modric seperti dikutip dari Diario AS.
“Sekarang dia pergi dan kami tetap berhubungan, mengirim pesan. Dan meskipun beberapa orang mencoba mengatakan bahwa ini bukan masalahnya, saya dapat mengatakan bahwa kami masih mempertahankan hubungan baik,” ungkapnya.
Meski begitu, Modric tetap menaruh hormat pada Messi sebagai pemain terbaik dunia. “Jelas, Messi adalah salah satu pemain terbaik dalam sejarah, tetapi saya tidak akan pernah bermain dengannya,” ujarnya menandaskan.
Luka Modric dan Lionel Messi sendiri akan bentrok di lapangan pada 28 Oktober mendatang di laga bertajuk El Clasico.
(qur/pojoksatu)

Soal Kualitas Lionel Messi dan Ronaldo, Paul Scholes “Bingung”  Membandingkannya

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Megabintang Barcelona, Lionel Messi dan superstar Juventus Cristiano Ronaldo telah mendominasi rivalitas sengit pemain terbaik dalam 10 tahun terakhir.
Keduanya bahkan telah sama-sama mengoleksi 5 Ballon d’Or dan silih berganti membawa pulang berbagai penghargaan individual lainnya sebagai ‘The Best’.
Kendati Ronaldo kini tak lagi berlibat langsung dalam rivalitas dengan Messi di pentas domestik, namun keduanya tetap masih menjadi daya tarik sepakbola sejagat.
Sekaliber Lionel Messi pun Tak Akan Mampu “Selamatkan” Manchester United!
Paul Scholes – Mantan pemain MU (fmbase.com)
Menyoroti perbandingan keduanya, legenda hidup Manchester United, Paul Scholes pun angkat suara dan menyebut keduanya adalah yang terbaik.
“Siapa yang terbaik? Messi. Namun Ronaldo brilian,” tutur Scholes kepada ESPN FC seperti dikutip dari Marca.
Baginya, Ronaldo merupakan sosok pemain yang sangat keras untuk sempurna. “Ronaldo sensasional dengan apa yang ia lakukan, dengan kecepatan dan kekuatan. Ia mencetak gol, mengeksekusi tendangan bebas,” ujarnya.
“Tapi sebagai pemain serba bisa, Messi,  dengan passing-nya yang luar biasa telah memiliki segalanya (sebagai pemain terbaik dunia),” ujarnya.
(qur/pojoksatu)

Sekaliber Lionel Messi pun Tak Akan Mampu “Selamatkan” Manchester United!

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Legenda hidup Manchester United, Paul Scholes sangat aktif menyoroti performa mantan klubnya itu di musim ini.
Terlebih, MU kini sedang dalam performa yang bisa dibilang kurang impresif. Hingga pekan ke-8 Setan Merah masih tertahan di peringkat kedelapan Liga Primer Inggris 2018/19 atau terpaut tujuh angka dari pemimpin sementara, Manchester City.
Terkait kondisi tersebut, Scholes pun menilai United sedang dalam kondisi gawat meski harus mendatangkan pemain sekaliber Lionel Messi sekalipun.
Paul Scholes – Mantan pemain MU (fmbase.com)
Terlepas dari status Messi sebagai pemain terbaik dunia, Scholes ragu La Pulga dapat memperbaiki kondisi United musim ini.
Bagi Scholes, semua masalah itu menambah skenario mimpi buruk bagi Setan Merah, dengan rival mereka di Manchester (City) dan Liverpool mengolok-olok yang seakan tengah mengolok-olok dominasi MU.
“Saya merasa seperti orang-orang di Liverpool dan Man City melihat kami dan tertawa seperti yang kami lakukan pada mereka beberapa tahun lalu. Tetapi jika Anda melihat ke seberang jalan, mereka melakukan segalanya dengan benar,” tutur Scholes seperti dikutip dari Goal.
“Mereka telah membawa manajer terbaik di dunia. Mereka telah membawa para staf untuk bertanggung jawab untuk mendatangkan pemain. Mereka memiliki cara bermain setiap minggunya,” sebutnya.
“Apakah Jose (Mourinho) memiliki cara yang jelas di masa depan, aku tidak tahu karena bentuknya yang buruk,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Maradona Akan Temui Lionel Messi untuk Minta Maaf, Klaim Sang Pengacara

POJOKSATU.id, BUENOS AIRES – Legenda Timnas Argentina, Diego Armando Maradona telah melayangkan kritik tajam untuk Lionel Messi.
Maradona menyebut Messi kerap keluar masuk toilet setiap jelang pertandingan sehingga ia tak pantas menjadi pemimpin penggawa La Albiceleste.
Tak ingin pernyataannya berpolemik, pengacara Maradona, Matias Morla pun langsung angkat suara menjelaskan langkah-langkah yang akan diambil kliennya.

Dikatakan Morla, Maradona akan segera menghubungi Leo Messi untuk menjelaskan maksud pernyataannya tersebut sekaligus meminta maaf.
“Maradona akan memanggil Messi untuk menjelaskan apa yang dia maksudkan,” kata Morla kepada America 24’s dalam program ‘Luis Novaresio Entrevista’ seperti dikutip dari Marca.
“Dia selalu mendukung tim nasional dan apa yang dia maksudkan adalah bahwa mereka seharusnya tidak membuat Messi gila lagi dan bahwa dia bukan seorang pemimpin, tidak seperti apa yang dikatakan,” terangnya.
“Dia tidak bisa disalahkan atas kegagalan saat ini, tetapi, karena dia memiliki cara berbicara, situasi ini muncul,” sebutnya.
“Maradona sedih, karena dia sangat terluka oleh apa yang (Mario) Kempes katakan sesudahnya,’ ujar Morla.
Sebelumnya, mantan pemain internasional Argentina, Kempes, membela Messi setelah dikritik Maradona. “Setiap kali Maradona membuka mulutnya itu masalah karena dia tidak menghormati,” ucapnya.
“(Namun) dia dihormati, karena dia kehilangan final di Italia dan tidak ada yang mengatakan apa-apa, karena kami menyalahkan seribu hal lainnya,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Suporter Timnas Spanyol Mencemooh Lagu Kebangsaan Inggris, Javier Tebas Minta Maaf

POJOKSATU.id, MADRID – Laga Timnas Spanyol kontra Inggris di ajang UEFA Nations League di Estadio Benito Villamarin, Spanyol, kemarin malam WIB diwarnai ulah tidak terpuji fans tuan rumah.
Insiden terjadi jelang pertandingan ketika diputar lagu kebangsaan kedua tim. Saat lagu tim tamu, “God Save the Queen” diputar, terdengar bunyi siulan untuk mencemooh lagu tersebut yang berasal dari tribun penonton tuan rumah.
Tak ingin berpolemik panjang, Presiden LaLiga, Javier Tebas langsung bereaksi. Lewat akun Twitter miliknya Tebas melayangkan permintaan maaf atas insiden tersebut.

National anthems represent the noblest and most profound feelings of many people. They must always be respected. We have to apologize to the English and make that what happened yesterday doesnt happen again.
— Javier Tebas Medrano (@Tebasjavier) October 16, 2018

“Lagu kebangsaan mewakili perasaan paling mulia dan paling mendalam dari banyak orang. Mereka harus selalu dihormati,” demikian pernyataan Tebas seperti dikutip dari Diario AS.
Tebas mengaku risau tentang apa yang dia saksikan tersebut dan menyesalkan adanya ulah yang demikian.
“Kita harus meminta maaf kepada Inggris dan membuat apa yang terjadi kemarin tidak terjadi lagi,” tandasnya.
La Roja sendiri harus mengaku keunggulan tamunya dengan kekalahan tipis 2-3, dan itu menjadi kekalahan perdana Luis Enrique sejak didapuk sebagai pelatih tim matador Spanyol tersebut.
(qur/pojoksatu)

Skuat Pincang, Persebaya Bertumpu pada Irfan Jaya

POJOKSATU.id, SURABAYA – Persebaya Surabaya bersiap melakoni laga krusial menghadapi Persib Bandung di Stadion I Wayan Dipta, Bali, Sabtu (20/10/2018) malam WIB.
Bajul Ijo tentu wajib mencuri poin penuh dari sang pemuncak klasemen di laga lanjutan G-Jek Liga 1 2018 pekan ke-26 itu untuk menjauh dari zona degradasi.
Namun, skuat besutan Djajang Nurjaman alias Djanur itu kini sedang dalam kondisi tidak optimal karenaakan kehilangan sejumlah pemain pilar di laga nanti.
Jajal Persebaya, Persib Bandung Seratus Persen Lokal
Persebaya akan kehilangan tujuh pemain pilarnya termasuk beberapa legiun asing mereka karena persoalan cedera dan akumulasi kartu.
Striker David da Silva misalnya, ia dipastikan akan absen karena cedera lutut. Begitupun dengan gelandang Robertino Pugliara yang absen panjang karena mengalami patah tulang fibula.
Sementara Raphael Maitimo, Izaac Wanggai, dan Nelson Alom juga masih belum pulih. Di sisi lain O.K John dan Fandry Imbiry menerima hukuman akumulasi kartu.
Karena itu, harapan Persebaya kini ada di pundak penggawa Timnas Indonesia, Irfan Jaya, terlebih sangat pemain kini tengah berada dalam performa apiknya.
Meski Irfan belum bergabung dalam sesi latihan, namun sang pelatih Djajang Nurjaman berencana untuk menjadikannya sebagai starter.
“Irfan Jaya akan berangkat bersama kami. Sebab dia akan sampai di Surabaya, Rabu sore ini,” ucap Djanur, sapaan akrab Djadjang Nurdjaman kepada awak media, Rabu petang.
Djanur mengatakan, dirinya tak pernah ragu dengan kondisi Irfan Jaya. Sebab Irfan juga berlatih keras selama memperkuat timnas. Djanur pun akan menjadikan Pemain Terbaik Liga 2 2017 itu sebagai juru gedor Bajul Ijo.
“Tidak ada masalah dengan Irfan. Walaupun dia tidak berlatih bersama kami, tetapi di sana ia bermain. Saya percaya dengan kondisinya sangat mungkin untuk diturunkan sebagai starter,” imbuhnya.
(jpc/qur/pojoksatu)

Jajal Persebaya, Persib Bandung Seratus Persen Lokal

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung bersiap melakoni laga krusial menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion I Wayan Dipta, Bali, Sabtu (20/10/2018) malam WIB.
Skuat besutan Mario Gomez itu tentu wajib memenangkan laga kandang usiran tersebut untuk kembali memperlebar jarak poin di puncak klasemen dengan PSM Makassar yang kini hanya terpaut satu angka.
Namun begitu, Maung Bandung akan tampil dengan komposisi yang tidak ideal setelah kehilangan sejumlah pemain pilarnya akibat sanksi dan akumulasi kartu.
Duo bomber asing, Ezechiel N’Douassel dan Jonathan Bauman dipastikan masih absen termasuk palang pintu Bojan Malisic.
Persib bahkan harus kehilangan legiun asing tersisa mereka, Oh Inkyun karena akumulasi kartu di pertandingan sebelumnya.
Meski demikian, sang pelatih, Mario Gomez tetap bersikap tenang. Hasil imbang atas Persipura Jayapura di laga sebelumnya menjadi bekal timnya menatap pertandingan nanti.
“Masih ada opsi lain. Sebelumnya kami juga telah kehilangan tujuh pemain dan itu bisa diatasi. Di tengah, saya bisa andalkan Kim (Jeffrey Kurniawan) ataupun Eka (Ramdani). It’s ok, tidak masalah,” ungkap Gomez seperti dikutip dari laman resmi klub.
Selain itu, Persib akan kembali diperkuat gelandang penjelajah, Febri Haryadi, termasuk kehadiran Dedi Kusnandar yang tak kalah eksploratifnya.
“Ada pemain kembali dari Timnas (Indonesia), dan itu kabar baik buat tim kami. Mungkin mereka akan memulai persiapan besok,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Dijamu Sang Mantan, Skuat Djanur Compang-camping!

POJOKSATU.id, SURABAYA – Persebaya Surabaya bersiap melakoni laga krusial menghadapi Persib Bandung di Stadion I Wayan Dipta, Bali, Sabtu (20/10/2018) malam WIB.
Bajul Ijo tentu wajib mencuri poin penuh dari sang pemuncak klasemen di laga lanjutan G-Jek Liga 1 2018 pekan ke-26 itu untuk menjauh dari zona degradasi.
Namun, skuat besutan Djajang Nurjaman alias Djanur itu kini sedang dalam kondisi tidak optimal karenaakan kehilangan sejumlah pemain pilar di laga nanti.
Djanur: Permainan Persib Tidak Enak Dilihat tapi Efektif!
Persebaya akan kehilangan tujuh pemain pilarnya termasuk beberapa legiun asing mereka karena persoalan cedera dan akumulasi kartu.
Striker David da Silva misalnya, ia dipastikan akan absen karena cedera lutut. Begitupun dengan gelandang Robertino Pugliara yang absen panjang karena mengalami patah tulang fibula.
Sementara Raphael Maitimo, Izaac Wanggai, dan Nelson Alom juga masih belum pulih. Di sisi lain O.K John dan Fandry Imbiry menerima hukuman akumulasi kartu.
Melihat kondisi compang-camping tersebut, Djanur pun dipaksa untuk memeras otak mencari alternatif strategi untuk pertandingan nanti termasuk melakukan eksperimen formasi.
”Saya mencoba komposisi yang tidak biasa dengan menggeser beberapa pemain. Termasuk Ricky ke tengah atau Fandi dan Rendi yang main dua-duanya,” tutur mantan pelatih Persib Bandung itu.
Meski begitu, Djanur tidak terlalu khawatir mengingat lawannya juga dalam kondisi tidak komplit setelah dua bombernya Ezechiel N’Douassel dan Jonathan Bauman harus menepi karena sanksi larangan bermain.
Hanya saja, Djanur mengaku tetap wajib mewaspadai Persib karena dengan kondisi yang serba tidak ideal itu, skuat besutan Mario Gomez masih mampu menahan imbang Persipura Jayapura di laga sebelumnya.
”Saya menonton laga Persib kemarin. Saya pikir, mereka bermain tidak komplet dan bisa imbang itu tanda bahwa Persib memang tim yang berpengalaman,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)