M88cvf

M88cvf là trang web của M88Cvf – Đưa bạn vào thiên đường cá cược

Latest Posts

Disinggung Soal Rekor Pertemuan, Begini Reaksi Pelatih Persib

POJOKSATU.id, BANDUNG – Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez tak ingin terganggu dengan rekor pertemuan Persib vs Persija jelang bentrok keduanya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (23/9/2018) sore WIB.
Gomez mengabaikan rekor pertemuan kedua tim dan memilih fokus menatap laga lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan ke-23 itu.
Sebagai catatan, dari delapan pertemuan terakhir, Persib belum pernah meraih kemenangan, Maung Bandung hanya mencatat 6 kali seri dan dua kali menelan kekalahan.
Jelang Persib vs Persija, Mario Gomez Ingatkan Wasit Soal Ini
Dijamu Persib di Bandung, Ismed Sofyan: Persija Siap Tempur!
Persib Bandung sendiri meraih kemenangan terakhir atas Persija pada 2013 lalu di Stadion Si Jalak Harupat Kab. Bandung dengan skor 3-1.
“Itu hanyalah masa lalu. Saya tidak terlalu peduli dengan rekor pertemuan,” kata Gomez seperti dikutip dari laman resmi klub.
“Semua hal sudah berbeda sekarang. Begitupun dengan tim kami. Semua itu akan menjadi evaluasi bagi tim agar lebih baik di pertandingan nanti,” sebut pelatih asal Argentina itu.
Oleh karena itu, Gomez bertekad untuk memberi kemenangan untuk timnya di pertandingan nanti dengan terus fokus pada persiapan tim.
“Persiapan tim sangat baik. Kita punya persiapan yang cukup setelah pulang dari Balikpapan. Saya pastikan semua pemain sangat siap dan sudah tidak sabar melawan mereka di sini,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Dijamu Persib di Bandung, Ismed Sofyan: Persija Siap Tempur!

POJOKSATU.id, JAKARTA – Persija Jakarta bersiap melakoni laga sarat gengsi menghadapi Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (23/9/2018) pukul 15.30 WIB.
Kapten Macan Kemayoran, Ismed Sofyan menegaskan ia dan rekan-rekannya tengah dalam kondisi prima dan siap tempur di laga lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan ke-23 itu.
“Alhamdulillah tidak ada masalah. Sudah siap kami bertanding lawan Persib. Alhamdulilah kondisi rekan-rekan juga fight semua, tidak ada yang akumulasi kartu,” tutur Ismed seperti dikutip dari laman resmi klub.
Jelang Persib vs Persija, Mario Gomez Ingatkan Wasit Soal Ini
Selain kesiapan fisik, Ismed menegaskan jika timnya sudah siap secara mental dan siap menghadapi teror yang suporter tuan rumah, Bobotoh sepanjang 90 menit lebih pertandingan.
“Selain mental juga fisik. Syukur-syukur di sana kami bisa mencuri poin agar kami bisa dekat terus dengan pemuncak klasemen,” ucapnya.
Ismed pun memandang laga nanti seperti pertandingan-pertandingan lainnya di Liga 1, sehingga ia mengaku akan tetap bermain normal seperti biasa.
“Seperti yang saya bilang tadi, pertandingan ini seperti pertandingan sebelum-sebelumnya. Jadi sama saja,” ucapnya.
Ismed dan kawan-kawan pun bertekad untuk memetik hasil maksimal di laga nanti untuk terus memperpendek jarak dengan Persib yang kini masih kokoh di puncak klasemen sementara Go-Jek Liga 1 2018.
Skuat besutan Stefano Cugurra Teco kini menempati urutan keempat atau terpaut selisih lima poin dari Persib yang telah mengumpulkan 41 poin.
(qur/pojoksatu)

Cristiano Ronaldo Hengkang, Bale dan Benzema Makin Mamprang

POJOKSATU.id, MADRID – Legenda Liga Primer Inggris, Luis Garcia menilai, kepergian Cristiano Ronaldo dari Real Madrid musim ini menjadi ‘berkah’ tersendiri buat Gareth Bale dan Karim Benzema.
Betapa tidak, menurut mantan penggawa Liverpool itu, sepeninggal Ronaldo, penampilan keduanya justru lebih moncer.
“Musim ini seperti apa yang kita duga, yaitu Barcelona yang sangat kuat serta Real Madrid yang bermain dengan baik. Hal ini sedikit mengejutkan karena semua orang khawatir dengan nasib Real Madrid setelah kepergian Ronaldo. Tapi menurut saya mereka bermain baik tanpa ada Ronaldo,” tuturnya.
Dikatakan Garcia, baik Bale maupun Benzema tampil lebih brilian dan lepas, bahkan sukses mengawali musim ini dengan permainan yang impresif.
“Sekarang kami bisa melihat cara Bale atau Benzema bermain dengan kebebasan saat mereka berlaga di lapangan,” sebutnya.
“Semasa masih ada Ronaldo di lapangan, mereka hanya ingin bola dioper ke Ronaldo sebanyak mungkin. Tetapi sekarang bolanya harus disebarkan kepada pemain yang lain,” sambung Garcia.
Garcia juga turut mengomentari performa Barcelona yang semakin matang. Kehadiran Lionel Messi menjadi faktor penting Blaugrana dalam beberapa musim terakhir.
“Saya terkagum bagaimana dia bisa terus bermain dan memiliki hasrat di setiap musim untuk mencetak banyak gol, melakukan banyak assist, untuk meraih lebih banyak trofi, dan memenangkan lebih banyak pertandingan,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)

Siapa Pencetak Gol Terbanyak di Liga Champions, Ini Daftarnya

POJOKSATU.id, NYON – Liga Champions musim 2018/19 telah bergulir dengan menghadirkan sejumlah pertandingan seru di macthday 1, beberapa waktu lalu.
Superstar Barcelona, Lionel Messi terus menambah pundi-pundi golnya di pentas paling bergengsi di Eropa itu dengan mencetak hat-trick ke gawang PSV Eindhoven.
Di sisi lain, Cristiano Ronaldo yang musim ini turun membela Juventus mengalami hal tragis setelah diganjar kartu merah di laga debut Liga Champions bersama Bianconerri.

Namun demikian, sepanjang sejarah perhelatan Liga Champions, Ronaldo masih tak tergoyahkan sebagai pemain dengan jumlah gol terbanyak.
Hingga saat ini, Ronaldo telah membukukan 121 gol yang disarangkan untuk Manchester United dan  Real madrid.
Sementara La Pulga terus menguntit di bawahnya dengan jumlah 103 gol, tiga gol tambahan yang didapatkan musim ini ke gawang PSV Eindhoven.
Sementara legenda Real Madrid, Raul menempati peringkat ketiga dengan raihan 71 gol, dan di bawahnya ada mantan bintang Manchester United,  Ruud van Nistelrooy.
Sedangkan mantan penggawa Ajax Amsterdam, Juventus, Inter Milan, Barcelona, AC Milan dan Paris Saint-Germain, Zlatan Ibrahimovic  menempati urutan ke-10 dengan raihan 49 gol.
Berikut daftar pencetak gol terbanyak di Liga Champions yang dikutip dari Goal.

Cristiano Ronaldo (Portugal) 121 gol – Real Madrid, Manchester United, Juventus
Lionel Messi (Argentina) – 103 gol – Barcelona
Raul (Spanyol) 71 gol – Real Madrid, Schalke 04
Ruud van Nistelrooy (Belanda) 60 gol – PSV, Manchester United, Real Madrid
Andrei Shevchenko (Ukraina) 59 gol – Dinamo Kiev, AC Milan, Chelsea
Karim Benzema (Prancis) 53 gol – Olympique Lyon, Real Madrid
Thierry Henry (Prancis) 51 gol – Mónaco, Arsenal, Barcelona
Filippo Inzaghi (Italia) 50 gol – Juventus, AC Milan
Alfredo Di Stefano (Argentina) 49 gol – Real Madrid
Zlatan Ibrahimovic (Swedia) 49 gol – Ajax, Juventus, Inter Milan, Barcelona, AC Milan, PSG

(qur/pojoksatu)

Luca Modric Hebat tapi Ballon D’Or Masih Punya Ronaldo!

POJOKSATU.id, MADRID –  Gelandang Real Madrid, Luca Modric digadang-gadang banyak pihak sebagai kandidat peraih Ballon d’Or tahun ini.
Kapten Timnas Kroasia di Piala Dunia 2018 Rusia itu sendiri sukses membawa pulang penghargaan Pemain Terbaik Eropa 2018.
Modric dinilai pantas memenangkan Bola Emas setelah sukses membawa Kroasia runner up Piala Dunia 2018 dan mempersembahkan trofi Liga Champions buat Los Blancos musim lalu.
Bukan Ronaldo, Luca Modric yang Pantas Memenangka Ballon d’Or
Namun begitu, penggawa Real Madric, Casemiro tidak sependapat dengan hal itu. Menurut dia, mantan rekan setimnya, Cristiano Ronaldo adalah figur yang masih pantas menambah koleksi Bola Emas-nya.
Ronaldo yang kini bergabung dengan Juventus sendiri telah mengumpulkan 5 Ballon d’Or, pencapaian yang identik dengan superstar Barcelona, Lionel Messi.
“Tahun Luka Modric sangat spektakuler. Tapi menurut saya, saya akan memberikannya kepada Cristiano Ronaldo karena dia telah menjadi yang terbaik sepanjang musim lalu,” tuturnya seperti dikutip dari Diario AS.
Pendapat Casemiro ini bertolak belakang dengan rekan setimnya Isco yang lebih menjagokan Luca Modric sebagai peraih Ballon d’Or.
Modric, yang memenangkan penghargaan Pemain Terbaik di Piala Dunia 2018 dan Pemain Terbaik Eropa 2018 dinilai pantas ketimbang Ronaldo, terlebih performanya yang luar biasa mengawali Liga Champions musim ini.
Di sisi lain, Ronaldo justru mengalami hal yang tragis setelah diganjar kartu merah di debut Liga Champions bersama Juventus musim ini.
Namun, gol-gol Ronaldo yang berperan besar mengantarkan Los Blancos menjuarai Liga Champions musim lalu menurut Casemiro adalah sebuah kepantasan jika kapten Timna Portugal itu memenangkan Ballon d’Or keenamnya.
(qur/pojoksatu)

Bukan Ronaldo, Luca Modric yang Pantas Memenangkan Ballon D’Or

POJOKSATU.id, MADRID – Gelandang Real Madrid, Isco menilai rekan setimnya Luca Modric pantas memenangkan penghargaan Ballon d’Or tahun ini.
Modric dinilai pantas setelah sukses membawa negaranya, Kroasia menembus final Piala Dunia 2018 Rusia kendati kalah dari Prancis.
Selain itu, konsistensi Modric di Real Madrid juga sangat mengesankan setelah mempersembahkan trofi Liga Champions musim lalu.
Modric juga, ungkap Isco, telah memenangkan Pemain Terbaik Eropa tahun ini sehingga pantas menyandingkannya dengan Bola Emas itu.
“Modric memberikan kami banyak hal di setiap pertandingan,” kata Isco kepada Movistar seperti dikutip dari Goal.
“Ia fundamental untuk kami. Semoga kami semua berada di levelnya. Ia pantas mendapat Ballon d’Or, ia pemain unik,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Jelang Persib Vs Persija, Mario Gomez Ingatkan Wasit Soal Ini

POJOKSATU.id, BANDUNG – Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez mengingatkan wasit yang akan memimpin jalannya El Clasico Indonesia antara Persib kontra Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (23/9/2018) sore WIB agar bersikap profesional.
Pasalnya, dalam beberapa pertandingan kedua tim, Gomez menilai wasit yang memimpin jalannya pertandingan kurang bertindak profesional.
Gomez pun masih ingin laga Persija kontra Persib di Stadion PTIK Jakarta di putaran pertama lalu. Menurutnya, wasit Faulur Rosy tak bisa mengontrol jalannya laga sehingga berlangsung keras.
“Karena dia kerja untuk Persija, saya tidak ingin dia memimpin lagi di sini. Mungkin karena itu fans kita marah kepada mereka. Tapi setelah game, bukan sebelum game,” tutur Gomez seperti dikutip dari Simamaung.
Menurutnya, untuk memimpin pertandingan seperti ini perlu wasit dengan kualitas terbaik. Karena ketika laga dipimpin oleh wasit yang adil, dia tidak akan mempermasalahkan saat Persib dapat hasil minor sekalipun.
“Tapi jika wasit bisa bekerja imbang tidak masalah. Kami kalah, menang, draw bukan masalah tapi jika wasit bekerja untuk lawan itu tidak boleh, jangan ada di sini,” ujarnya.
Masalah non teknis seperti soal kepemimpinan wasit yang tidak adil menurut Gomez juga bisa memicu reaksi suporter, karena itu ia tak mau laga nanti terjadi hal demikian.
“Ya tentu dan itu termasuk soal wasit karena saya tak suka ada masalah di sini, oleh karena itu jangan coba buat masalah. Kami selalu ada masalah, jadi jangan menambah masalah,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

PSM Makassar Waspadai Lini Depan Sriwijaya FC

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – PSM Makassar mulai mendapatkan kepercayaan diri usai mengalahkan PS Tira dengan skor 2-1. Hasil itu merupakan kemenangan pertama tim Juku Eja dalam lima pertandingan terakhir.
Saat ini, anak asuh Robert Rene Albert tengah menyiapkan diri jelang pertadingan melawan Sriwijaya FC dalam lanjutan pekan ke-23 Liga 1 Indonesia 2018. Laga ini akan berlangsung di Stadion Andi Mattallatta Mattonging, Minggu (23/9/2018) mendatang.
Robert menilai Laskar Wong Kito memiliki masalah internal usai ditinggal beberapa pemain pilarnya. Meski begitu, pelatih asal Belanda itu enggan menganggap remeh calon lawannya.
“Mereka mempunyai masalah sendiri, saat transfer window beberapa pemainnya keluar, tapi pemain-pemain yang tinggal mulai stabil,” kata Robert saat ditemui di Stadion Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Jumat (21/9/2018).
Menurut Robert, anak asuhnya perlu mewaspadai lini depan Sriwijaya. Apalagi mereka berhasil menahan imbang Persebaya Surabaya dengan 3-3 pada laga sebelumnya.
Keberhasilan menyamakan kedudukan menjadi gambaran betapa berbahanya lini depan Sriwijaya yang dihuni oleh Alberto Goncalvez dan Esteban Gabriel Vizcarra.
“Mereka mencetak bola lawan Surabaya, peyerangnya masih solid, saya kira kita harus waspada sama hal-ha tersebut,” kata dia.
Hingga pekan ke-22 PSM Makassar bertengger di posisi kelima dengan 35 poin. Tertinggal enam poin dari Persib yang sementara memuncaki klasemen Liga 1 Indonesia 2018.
(muh aliyafid/pojoksulsel)

Piala Asia U-16 2018: Timnas U-16 Indonesia Bungkam Iran 2-0

POJOKSATU.id, KUALALUMPUR – Amiruddin Bagus Kahfi dan Amiruddin Bagas Kaffa tampil menjadi pahlawan Timnas U-16 Indonesia usai mencetak gol ke gawang Iran U-16 di babak penyisihan Grup C Piala Asia U-16 2018.
Skuat Garuda Muda sukses memetik kemenangan lewat gol Bagus Kahfi di menit 4 dan gol Bagas Kaffa di masa injury time menit 90+1 dalam pertandingan yang digelar di Stadion Bukit Jalil Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (21/9/2018) sore WIB itu.
Hasil ini pun seakan mematahkan prediksi jika skuat besutan Fakhri Husaini akan tumbang di tangan Iran yang notabene satu level lebih baik di atas Indonesia.
Babak Pertama, Gol Cepat Bagus Bawa Timnas U16 Indonesia Unggul atas Iran
Namun, David Maulana dan koleganya mampu mematahkan ekspektasi tersebut dengan tampil impresif sepanjang 90 menit lebih pertandingan.
Timnas U-16 Indonesia sendiri memang tampil mengesankan dipertandingan tersebut. Menjadi tim yang tak diunggulkan mereka mampu tampil lepas.
Bahkan skuat Merah-Putih pun mampu mencuri poin di menit awal setelah Supriadi melakukan penetrasi serangan yang cepat lewat sektor sayap kanan.
Menggiring bola untuk kemudian melakukan umpan silang ke jantung pertahanan lawan, Bagus yang berada di posisi yang tepat mampu mengonversi umpan mendasar rekannya itu hingga berbuah gol.
Unggul di menit awal membakar motivasi para penggawa timnas untuk terus melakukan tekanan ke jantung pertahanan.
Memasuki menit ke-7, Bagus nyaris menambah koleksi golnya, namun upayanya kali ini masih mampu dipatahkan pemain belakang Iran.
Indonesia benar-benar mengobrak-abrik barisan pertahanan Iran dan sang bomber nyaris mencetak gol tambahan di menit 11, namun sepakannya masih mudah diantisifasi kiper Iran, Nikpour.
Iran sendiri bukan tanpa upaya, sejumlah serangan balik yang dikonstruksinya mampu mengancam barisan pertahanan timnas yang digalang Fadillah.
Iran bahkan nyaris menyamakan kedudukan, namun tendangan keras Alizabeh masih mampu dipatahkan Ernando.
Memasuki menit akhir Iran terus menekan benteng pertahanan Indonesia, namun hingga wasit meniup peluit tanda turun minum, para palang pintu timnas masih mampu mengamankan zona terlarang dari serangan bertubi-tubi para pemain Iran.

Babak Pertama, Gol Cepat Bagus Bawa Timnas U16 Indonesia Unggul Atas Iran

POJOKSATU.id, KUALA LUMPUR – Timnas U-16 Indonesia unggul sementara 1-0 atas Iran U-16 di babak penyisihan Grup C menghadapi Iran U-16 di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (21/9/2018) sore WIB.
Gol skuat besutan Fakhri Husaini itu disarangkan Amiruddin Bagus Kahfi di menit 4 setelah menyambut umpan Supriadi di mulut gawang lawan.
David Maulana dari koleganya sendiri tampil cukup mendominasi jalannya pertandingan di babak pertaa ini meski Iran mampu berulang kali mengancam gawang Indonesia yang dikawal Ernando lewat sebuah skema serangan balik yang cepat.
Skuat Merah-Putih pun mampu mencuri poin di menit awal setelah Supriadi melakukan penetrasi serangan yang cepat lewat sektor sayap kanan.
Menggiring bola untuk kemudian melakukan umpan silang ke jantung pertahanan lawan, Bagus yang berada di posisi yang tepat mampu mengonversi umpan mendasar rekannya itu hingga berbuah gol.
Unggul di menit awal membakar motivasi para penggawa timnas untuk terus melakukan tekanan ke jantung pertahanan.
Memasuki menit ke-7, Bagus nyaris menambah koleksi golnya, namun upayanya kali ini masih mampu dipatahkan pemain belakang Iran.
Indonesia benar-benar mengobrak-abrik barisan pertahanan Iran dan sang bomber nyaris mencetak gol tambahan di menit 11, namun sepakannya masih mudah diantisifasi kiper Iran, Nikpour.
Iran sendiri bukan tanpa upaya, sejumlah serangan balik yang dikonstruksinya mampu mengancam barisan pertahanan timnas yang digalang Fadillah.
Iran bahkan nyaris menyamakan kedudukan, namun tendangan keras Alizabeh masih mampu dipatahkan Ernando.
Memasuki menit akhir Iran terus menekan benteng pertahanan Indonesia, namun hingga wasit meniup peluit tanda turun minum, para palang pintu timnas masih mampu mengamankan zona terlarang dari serangan bertubi-tubi para pemain Iran. Skor babak pertama pun berakhir 1-0 untuk keunggulan sementara Timnas U-16 Indonesia.
Susunan Pemain:
IRAN U-16: Nikpour (GK), Azizi, Hazbavi, Teymori, Shabani, Bavieh (C), Shakibkhoo, Seyedi, Salman, Jafari, Alizadeh. Substitusi: Shaverdi, Hajizadeh, Parsa, Khodabakhshi, Aminzadeh, Sharifi, Eslamtalab, Barzegar, Doustali, Malekinezhad, Bagheri, Hosseini.
TIMNAS U-16 INDONESIA: Ernando (GK), Komang, Fadillah, Yudha, M. Bagas, David, Brylian, Andre, Amanar, Supriadi, M. Bagus. Substitusi: Ahludz, Risky, Salman, Uchida, Reza, Hamsa, Talaohu, Subhan, Rendy, Subhan, Sutan, Aji, Cecep.
(qur/pojoksatu)