M88cvf

M88cvf là trang web của M88Cvf – Đưa bạn vào thiên đường cá cược

Latest Posts

Bukan Ronaldo, Luca Modric yang Pantas Memenangkan Ballon D’Or

POJOKSATU.id, MADRID – Gelandang Real Madrid, Isco menilai rekan setimnya Luca Modric pantas memenangkan penghargaan Ballon d’Or tahun ini.
Modric dinilai pantas setelah sukses membawa negaranya, Kroasia menembus final Piala Dunia 2018 Rusia kendati kalah dari Prancis.
Selain itu, konsistensi Modric di Real Madrid juga sangat mengesankan setelah mempersembahkan trofi Liga Champions musim lalu.
Modric juga, ungkap Isco, telah memenangkan Pemain Terbaik Eropa tahun ini sehingga pantas menyandingkannya dengan Bola Emas itu.
“Modric memberikan kami banyak hal di setiap pertandingan,” kata Isco kepada Movistar seperti dikutip dari Goal.
“Ia fundamental untuk kami. Semoga kami semua berada di levelnya. Ia pantas mendapat Ballon d’Or, ia pemain unik,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Jelang Persib Vs Persija, Mario Gomez Ingatkan Wasit Soal Ini

POJOKSATU.id, BANDUNG – Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez mengingatkan wasit yang akan memimpin jalannya El Clasico Indonesia antara Persib kontra Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (23/9/2018) sore WIB agar bersikap profesional.
Pasalnya, dalam beberapa pertandingan kedua tim, Gomez menilai wasit yang memimpin jalannya pertandingan kurang bertindak profesional.
Gomez pun masih ingin laga Persija kontra Persib di Stadion PTIK Jakarta di putaran pertama lalu. Menurutnya, wasit Faulur Rosy tak bisa mengontrol jalannya laga sehingga berlangsung keras.
“Karena dia kerja untuk Persija, saya tidak ingin dia memimpin lagi di sini. Mungkin karena itu fans kita marah kepada mereka. Tapi setelah game, bukan sebelum game,” tutur Gomez seperti dikutip dari Simamaung.
Menurutnya, untuk memimpin pertandingan seperti ini perlu wasit dengan kualitas terbaik. Karena ketika laga dipimpin oleh wasit yang adil, dia tidak akan mempermasalahkan saat Persib dapat hasil minor sekalipun.
“Tapi jika wasit bisa bekerja imbang tidak masalah. Kami kalah, menang, draw bukan masalah tapi jika wasit bekerja untuk lawan itu tidak boleh, jangan ada di sini,” ujarnya.
Masalah non teknis seperti soal kepemimpinan wasit yang tidak adil menurut Gomez juga bisa memicu reaksi suporter, karena itu ia tak mau laga nanti terjadi hal demikian.
“Ya tentu dan itu termasuk soal wasit karena saya tak suka ada masalah di sini, oleh karena itu jangan coba buat masalah. Kami selalu ada masalah, jadi jangan menambah masalah,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

PSM Makassar Waspadai Lini Depan Sriwijaya FC

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – PSM Makassar mulai mendapatkan kepercayaan diri usai mengalahkan PS Tira dengan skor 2-1. Hasil itu merupakan kemenangan pertama tim Juku Eja dalam lima pertandingan terakhir.
Saat ini, anak asuh Robert Rene Albert tengah menyiapkan diri jelang pertadingan melawan Sriwijaya FC dalam lanjutan pekan ke-23 Liga 1 Indonesia 2018. Laga ini akan berlangsung di Stadion Andi Mattallatta Mattonging, Minggu (23/9/2018) mendatang.
Robert menilai Laskar Wong Kito memiliki masalah internal usai ditinggal beberapa pemain pilarnya. Meski begitu, pelatih asal Belanda itu enggan menganggap remeh calon lawannya.
“Mereka mempunyai masalah sendiri, saat transfer window beberapa pemainnya keluar, tapi pemain-pemain yang tinggal mulai stabil,” kata Robert saat ditemui di Stadion Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Jumat (21/9/2018).
Menurut Robert, anak asuhnya perlu mewaspadai lini depan Sriwijaya. Apalagi mereka berhasil menahan imbang Persebaya Surabaya dengan 3-3 pada laga sebelumnya.
Keberhasilan menyamakan kedudukan menjadi gambaran betapa berbahanya lini depan Sriwijaya yang dihuni oleh Alberto Goncalvez dan Esteban Gabriel Vizcarra.
“Mereka mencetak bola lawan Surabaya, peyerangnya masih solid, saya kira kita harus waspada sama hal-ha tersebut,” kata dia.
Hingga pekan ke-22 PSM Makassar bertengger di posisi kelima dengan 35 poin. Tertinggal enam poin dari Persib yang sementara memuncaki klasemen Liga 1 Indonesia 2018.
(muh aliyafid/pojoksulsel)

Piala Asia U-16 2018: Timnas U-16 Indonesia Bungkam Iran 2-0

POJOKSATU.id, KUALALUMPUR – Amiruddin Bagus Kahfi dan Amiruddin Bagas Kaffa tampil menjadi pahlawan Timnas U-16 Indonesia usai mencetak gol ke gawang Iran U-16 di babak penyisihan Grup C Piala Asia U-16 2018.
Skuat Garuda Muda sukses memetik kemenangan lewat gol Bagus Kahfi di menit 4 dan gol Bagas Kaffa di masa injury time menit 90+1 dalam pertandingan yang digelar di Stadion Bukit Jalil Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (21/9/2018) sore WIB itu.
Hasil ini pun seakan mematahkan prediksi jika skuat besutan Fakhri Husaini akan tumbang di tangan Iran yang notabene satu level lebih baik di atas Indonesia.
Babak Pertama, Gol Cepat Bagus Bawa Timnas U16 Indonesia Unggul atas Iran
Namun, David Maulana dan koleganya mampu mematahkan ekspektasi tersebut dengan tampil impresif sepanjang 90 menit lebih pertandingan.
Timnas U-16 Indonesia sendiri memang tampil mengesankan dipertandingan tersebut. Menjadi tim yang tak diunggulkan mereka mampu tampil lepas.
Bahkan skuat Merah-Putih pun mampu mencuri poin di menit awal setelah Supriadi melakukan penetrasi serangan yang cepat lewat sektor sayap kanan.
Menggiring bola untuk kemudian melakukan umpan silang ke jantung pertahanan lawan, Bagus yang berada di posisi yang tepat mampu mengonversi umpan mendasar rekannya itu hingga berbuah gol.
Unggul di menit awal membakar motivasi para penggawa timnas untuk terus melakukan tekanan ke jantung pertahanan.
Memasuki menit ke-7, Bagus nyaris menambah koleksi golnya, namun upayanya kali ini masih mampu dipatahkan pemain belakang Iran.
Indonesia benar-benar mengobrak-abrik barisan pertahanan Iran dan sang bomber nyaris mencetak gol tambahan di menit 11, namun sepakannya masih mudah diantisifasi kiper Iran, Nikpour.
Iran sendiri bukan tanpa upaya, sejumlah serangan balik yang dikonstruksinya mampu mengancam barisan pertahanan timnas yang digalang Fadillah.
Iran bahkan nyaris menyamakan kedudukan, namun tendangan keras Alizabeh masih mampu dipatahkan Ernando.
Memasuki menit akhir Iran terus menekan benteng pertahanan Indonesia, namun hingga wasit meniup peluit tanda turun minum, para palang pintu timnas masih mampu mengamankan zona terlarang dari serangan bertubi-tubi para pemain Iran.

Babak Pertama, Gol Cepat Bagus Bawa Timnas U16 Indonesia Unggul Atas Iran

POJOKSATU.id, KUALA LUMPUR – Timnas U-16 Indonesia unggul sementara 1-0 atas Iran U-16 di babak penyisihan Grup C menghadapi Iran U-16 di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (21/9/2018) sore WIB.
Gol skuat besutan Fakhri Husaini itu disarangkan Amiruddin Bagus Kahfi di menit 4 setelah menyambut umpan Supriadi di mulut gawang lawan.
David Maulana dari koleganya sendiri tampil cukup mendominasi jalannya pertandingan di babak pertaa ini meski Iran mampu berulang kali mengancam gawang Indonesia yang dikawal Ernando lewat sebuah skema serangan balik yang cepat.
Skuat Merah-Putih pun mampu mencuri poin di menit awal setelah Supriadi melakukan penetrasi serangan yang cepat lewat sektor sayap kanan.
Menggiring bola untuk kemudian melakukan umpan silang ke jantung pertahanan lawan, Bagus yang berada di posisi yang tepat mampu mengonversi umpan mendasar rekannya itu hingga berbuah gol.
Unggul di menit awal membakar motivasi para penggawa timnas untuk terus melakukan tekanan ke jantung pertahanan.
Memasuki menit ke-7, Bagus nyaris menambah koleksi golnya, namun upayanya kali ini masih mampu dipatahkan pemain belakang Iran.
Indonesia benar-benar mengobrak-abrik barisan pertahanan Iran dan sang bomber nyaris mencetak gol tambahan di menit 11, namun sepakannya masih mudah diantisifasi kiper Iran, Nikpour.
Iran sendiri bukan tanpa upaya, sejumlah serangan balik yang dikonstruksinya mampu mengancam barisan pertahanan timnas yang digalang Fadillah.
Iran bahkan nyaris menyamakan kedudukan, namun tendangan keras Alizabeh masih mampu dipatahkan Ernando.
Memasuki menit akhir Iran terus menekan benteng pertahanan Indonesia, namun hingga wasit meniup peluit tanda turun minum, para palang pintu timnas masih mampu mengamankan zona terlarang dari serangan bertubi-tubi para pemain Iran. Skor babak pertama pun berakhir 1-0 untuk keunggulan sementara Timnas U-16 Indonesia.
Susunan Pemain:
IRAN U-16: Nikpour (GK), Azizi, Hazbavi, Teymori, Shabani, Bavieh (C), Shakibkhoo, Seyedi, Salman, Jafari, Alizadeh. Substitusi: Shaverdi, Hajizadeh, Parsa, Khodabakhshi, Aminzadeh, Sharifi, Eslamtalab, Barzegar, Doustali, Malekinezhad, Bagheri, Hosseini.
TIMNAS U-16 INDONESIA: Ernando (GK), Komang, Fadillah, Yudha, M. Bagas, David, Brylian, Andre, Amanar, Supriadi, M. Bagus. Substitusi: Ahludz, Risky, Salman, Uchida, Reza, Hamsa, Talaohu, Subhan, Rendy, Subhan, Sutan, Aji, Cecep.
(qur/pojoksatu)

Lakoni Debut ke Kandang Persib, Marko Simic Sudah Tak Sabar

POJOKSATU.id, JAKARTA – Striker Persija Jakarta, Marko Simic akan melakoni laga pertama bermain di markas Persib Bandung, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Minggu (23/9/2018) pukul 15.30 WIB.
Legiun asing asal Kroasia itu pun mengaku sangat antusias terhadap laga bertajuk El Clasico Indonesia yang dijamin akan berlangsung sengit dan dalam tensi tinggi tersebut.
“Saya hanya bisa katakan bahwa akhirnya kami akan bermain di stadion besar dengan suporter yang banyak. Itulah yang disebut sebagai sepakbola,” tutur Simic seperti dikutip dari laman resmi klub.
Lawan Persib, Persija Bertekad Ulang Hasil Manis di Putaran Pertama
Demi Jakmania, Persija Siap Tampil Garang di Kandang Maung
Butuh Mental yang Kuat Main di Kandang Persib
“Sekali lagi saya justru antusias dan menunggu laga ini,” sambung mantan bomber Malaka United berusia 30 tahun itu.
Antusiasme Simic terhadap laga nanti, tak sekedar karena nanti merupakan laga tandang pertamanya ke Bandung, namun juga motivasi yang berlipat di tengah tingginya rivalitas kedua tim.
Oleh karena itu, Simic bertekad untuk memberikan penampilan terbaiknya dengan mempersembahkan kemenangan untuk Macan Kemayoran.
“Saat ini saya hanya fokus dan bekerja keras agar setiap pertandingan tim bisa meraih kemenangan,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)

Lawan Persib, Persija Bertekad Ulang Hasil Manis di Putaran Pertama

POJOKSATU.id, JAKARTA – Persija Jakarta bersiap melakoni laga tandang ke markas Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (23/9/2018) pukul 15.30 WIB.
Bagi skuat Macan Kemayoran, pertandingan lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan ke-23 itu tentu bukan laga yang mudah mengingat mereka akan tampil dihadapan dukungan penuh suporter tuan rumah, Bobotoh.
Ismed Sofyan dan kawan-kawan tentu akan dihadapan dengan tekanan dan teror dari Bobotoh sepanjang pertandingan.
Demi Jakmania, Persija Siap Tampil Garang di Kandang Maung
Butuh Mental yang Kuat Main di Kandang Persib
Namun begitu, Macan Kemayoran tak gentar dan siap meneruskan tren kemenangan dari seteru abadi mereka itu setelah di putaran pertama sukses menyegel kemenangan dengan skor tipis 1-0.
Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco pun telah menyiapkan strategi untuk menjinakkan MaungBandung di markasnya sendiri.
Terlebih, Persija punya bekal motivasi atas rivalnya itu setelah sukses menyegel kemenangan di putaran pertama Go-Jek Liga 1 musim ini.
Persija sukses menekuk rival abadinya itu dengan skor tipis 1-0 di Stadion PTIK Jakarta Juni 2018 lalu lewat gol pemain belakang, Jaimerson Xavier di babak pertama.
“Kami sudah lawan Persib di putaran pertama lalu. Saya lihat dari pertemuan pertama hingga saat ini kekuatan mereka tidak berubah. Mungkin hanya satu pemain baru saja. Namun tim inti saya kira sama saat pertemuan kedua,” tutur Teco seperti dikutip dari laman resmi klub.
Oleh karena itu, Teco bertekad untuk bisa meneruskan tren kemenangan tersebut dengan memersiapkan strategi dan komposisi ideal pemain yang akan diturunkan nanti.
“Kami harus menang atau minimal bermain imbang di Bandung. Tentunya jika itu dilakukan, Jakmania akan senang,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Demi Jakmania, Persija Siap Tampil Garang di Kandang Maung

POJOKSATU.id, JAKARTA – Persija Jakarta bersiap melakoni laga tandang ke markas Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (23/9/2018) pukul 15.30 WIB.
Bagi skuat Macan Kemayoran, pertandingan lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan ke-23 itu tentu bukan laga yang mudah mengingat mereka akan tampil dihadapan dukungan penuh suporter tuan rumah, Bobotoh.
Ismed Sofyan dan kawan-kawan tentu akan dihadapan pada pressure dan teror dari penonton sepanjang 90 menit lebih pertandingan.
Butuh Mental yang Kuat Main di Kandang Persib
Namun demikian, Macan Kemayoran tak gentar dan siap meneruskan tren kemenangan dari seteru abadi mereka itu setelah di putaran pertama sukses menyegel kemenangan dengan skor tipis 1-0.
“Saya tahu benar rivalitas ini berasal dari dua suporter. Sebagai pelatih maupun pemain harus tahu ada rivalitas antara dua tim. Kami harus menang atau misalnya minimal imbang main di sana,” ungkap Cugurra Teco seperti dikutip dari laman resmi klub.
Para pemain, tegas Teco sudah siap seratus persen menghadapi laga yang diprediksi akan berlangsung sengit dan dalam tensi tinggi tersebut.
Teco pun menggaransi timnya akan berjuang mati-matian demi bisa mencuri poin dari tuan rumah. “Kami harus kerja keras untuk suporter (Jakmania),” tekad pelatih asal Brasil itu.
“Untuk mendapatkan hasil terbaik di sana. Intinya jangan kalah, tapi kalau bisa menang tentunya lebih bagus,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Butuh Mental yang Kuat Main di Kandang Persib

POJOKSATU.id, JAKARTA – Persija Jakarta bersiap melakoni laga tandang ke markas Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (23/9/2018) pukul 15.30 WIB.
Bagi skuat Macan Kemayoran, pertandingan lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan ke-23 itu tentu bukan laga yang mudah mengingat mereka akan tampil dihadapan dukungan penuh suporter tuan rumah, Bobotoh.
Ismed Sofyan dan kawan-kawan tentu akan dihadapan dengan tekanan dan teror dari Bobotoh sepanjang pertandingan.

Oleh karena itu, pelatih Persija Jakarta, Steffano Cugurra Teco menilai, mentalitas yang kuat menjadi aspek penting yang harus dimiliki para pemainnya di laga nanti.
“Program latihan untuk pertandingan sudah siap, kami sudah siap,” kata Teco lewat laman resmi klub seperti dikutip dari Goal.
Selain pemain lama, Teco menggaransi pemain yang baru bergabung juga telah siap termasuk sudah mendapat gambaran dengan atmosfir yang akan tercipta di laga nanti.
“Para pemain juga sangat konsentrasi serta fokus untuk bermain pada hari Minggu. Termasuk tentunya pemain baru baik asing maupun lokal juga sudah kami ceritakan bagaimana saat bermain di sana di mana harus dibutuhkan mental yang kuat,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)

Jelang Laga Klasik, Mario Gomez Ungkap Kondisi Pemainnya

POJOKSATUi.d, BANDUNG – Persib Bandung bersiap menjamu seteru abadi mereka, Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (23/9/2018) pukul 15.30 WIB.
Laga sarat gengsi bertajuk El Clasico Indonesia itu diprediksi akan berlangsung sengit dan berjalan dalam tensi yang sangat tinggi.
Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez menggaransi jelang pertandingan tersebut para pemainnya sedang dalam kondisi prima alias on fire.
Jumpa Persija Lagi, Kim: Tak Ada Dendam, Cukup 3 Poin!
Selain itu, mentalitas penggawa Maung Bandung juga sedang bagus menyusul hasil impresif di dua laga terakhir setelah menang atas Arema FC dan Borneo FC.
Dua kemenangan tersebut, ungkap Gomez sangat penting sebagai modal berharga Supardi Nasir Bajang dan kawan-kawan menatap laga sarat gengsi tersebut.
“Tidak ada masalah, tidak ada yang cedera ataupun kelelahan fisik. Kami juga berlatih sangat baik tadi pagi,” kata pelatih asal Argentina itu seperti dikutip dari laman resmi klub.
Gomez pun bertekad untuk meneruskan tren kemenangan demi menjaga posisi pemuncak klasemen saat ini.
“Karena yang penting adalah kemenangan untuk Bobotoh. Kemenangan lawan Persija akan terasa spesial untuk kami dan Bobotoh,” sebut dia.
Selain itu, sebut Gomez, bisa memenangkan laga atas Persija menjadi bekal penting menatap laga selanjutnya saat timnya dijamu  Madura United 29 September mendatang.
“Lawan Madura sangat penting untuk menentukan posisi kami. Saya rasa jika Jakarta (Persija) kami kalahkan, itu akan sangat membantu untuk menjaga motivasi di pertandingan selanjutnya,” ujar mantan pelatih Johor Da’rul Takzim itu.
(qur/pojoksatu)